
Kasih kalau seandainya di dunia ini kau dpt mnjumpai surga mka akulah yang akan mnjadi surgamu & apabila aku diazab neraka di dunia ini mka neraka itu adlah saat engkau mnjauhi dan meninggalkan aku. Seandainya ada pahit biarlah itu untuk ku dan bila ada manis maka akan aku persembahkan untukmu, bila engkau luka biarlah kutanggung perihnya, namun bila ada indah biar bahagianya kupearsembahkn untukmu.
Akan ku biarkan setiap napas ini mnjadi cintaku untuk MU, maka biarknlah denyut jatung ini brsama jalan cintaMU, bila cinta ini hancur biarlah hidupku hancur brsama cintaMU, bagai mana aku akan pergi kalau ENGKAU telah merantai jiwaku, seandainya ENGKAU pergi tolong bawa nyawaku dan asaku, namun bila ENGKAU brsamaku izinkanlah aku mnjadi taman surgaMU sepanjang hidupku...
MataMU mungkin tdk bisa memandang cintaku, namun bukalah matahati MU di sana ada cahaya cintaku, sedangkan mataku memang sudah dibutakan oleh cintaku kepadaMU, sehingga penglihatnku jauh lebih terang saat kupejamkan mataku karena sudah disinari cahaya cintaku untukMU. Maka jadikan sinar cintaMu mnggatikn sinar rembulan yg penuh kelembutan dan kujadikn cintaku sebagai cahaya Mentari yg akan bisa menerangi sampai relung jiwamu.
Kadang kita butuh mata orang lain melihat diri kita sendiri dan memerlukn hati orang lain utk memahami diri kita sendiri. Kasih jadikanlah mataku sebagia cermin agar engkau bisa mengenali dirimu sndiri dan mohon izinkan mata Mu utk kujadikan cermin diriku. Inginnya aku menjadikan hatiMU sebagai lautan luas ilmu pengetahuan bagiku dan cobalah lihat ke hatiku disana juga ada diriMU. Kasih tiada lagi sanggup aku merangkai kata utk mengungkap rasa dijiwa. Hidup ini rasanya mati tanpa dirimu dan cintamu.
Kalau memang aku akan membuat mu luka, maka bunuhlah aku dengan cara kau putuskan tali kasih ini, agar RINDU ku bawah mati. Biarkan keabadian kasihku terbang menebar bersma desah napasku yg trakhir melayang menyebar memenuhi setiap pojok dan ruang hampa yg nelangsa, mungkin disana dia bisa menebar benih kasih di relung jiwa yg hampa walau hanya roh yang tiada mempunyai raga. Semga desa nafasku menemukan ruang di hatimu.
Kasih walau kau jauh dimata namun sangat dekat terasa, sedekat gula dengan manisnya, sedekat laut dengan gelombangnya, sedekat angin dan hembusannya, sedekat jantung dengan denyutnya. Aku tak akan kehabisan air mata untuk kucurahkan menyiram jiwamu yang rapuh agar tumbuhlah taman yg subur. Akupun sudah tdk memikirkan kan diriku sendiri sbb seluruh hidupku adalah utk mengabdi kepadamu. Kuserahkn padamu hidup dan matiku. RINDU MAHA RINDU.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar