
Menyadari dirinya sangat indah mawar selalu memagari dirinya dengan duri, untuk itu tiadalah mawar tak berduri, karena mawar bukanlah rumput liar.
Hanya orang yang mampu mnggabungkan Fikiran dengan Hatilah yang bisa melihat mawar dari Indahnya bukanlah takut karena Durinya.
Aku katakana padamu wahai siang dam malam, jangan pernah berharap merengkuh indahnya Sang Mawar bila engkau takut tertusuk durinya.
Durinya mawar bukan untuk melukaimu tapi agar engkau bisa menghargai keindahannya dengan pengorbanan ikhlasmu bukanlah serakah congkak jiwa kerontang laksanya karang kering tak tersentuh belaian ombak.
Sang Mawar selalu berucap "Kalau engaku mncintaiku maka gemgamlah duriku dan akan kuberikan indahku, karena kesempurnaan sebuah cinta menerima lebih dan kurangnya, baik dan buruknya secara utuh tak terpisahkan laksana gula dengan manisnya".
Tekad Sang Mawar "Biar berjuta bunga dan makhluk menghina dan mencaciku namun aku akan tetap dalam Fitrahku yaitu tumbuh dan terus tumbuh kemudian berbunga dengan segenap keindahan. Disaat aku dihinakaan dengan kotoran sapi atau disiram air comberan pada tubuhku dan akar jiwaku, itu akan aku jadikan pupuk untuk kokohny tubuhku dan keindahan bungaku"
Tekad Sang Mawar "KAmu silahkan menanam aku ditempat yang paling kotor sekalipun tapi semakin kotor tempat aku kau hinakan maka akan semakin subur tekadku untuk tumbuh dan akan semakin indah warna bunga yang akan aku berikan padamu"
Harapan Sang Mawar "Sayangilah aku dengan keikhlasn cinta kasih tiada terbeban harap dan kerinduan tiada bertepi sebab dengan itu akan membuat aku berbunga lebih banyak dan lebih indah untukmu dan ketenangan jiwa mu"
Peringatan Sang Mawar "Bila hanya kebencian dan kesia-siaan yang selalu kau berikan padaku maka tak kuat aku menumbuhkan bunga melainkan durikupun semakin runcing dan mungkin juga menjadi penyebab luka berdarah bagi jiwa yang tiada cahaya"
Pesan Sang Mawar "Kalau engkau cinta dengan bungaku maka itu akan layu biar aku abadi dihatimu maka cintailah sifatku yang senantiasa memberi indah walau dihina dan dilupakan dan jadikanlah tekadku untuk pendamping semangat juangmu agar tiada kata putus asa dalam langkahmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar