
Oleh : Gusnan Mulyadi, SE. MM.
Kalau saya bertanya kepada semua orang “maukah anda jadi pengusaha kaya?”, Maukah anda punya mobil Hummer, Vila di Puncak, Apartement di Singapore, rumah mewah di Pondok Indah, deposito banyak, istri secantik Agnes Monica atau yang cewek dapat suami seganten Ariel peterpan (ini untuk yang single loh), punya pohon uang yang selalu berbuah. Saya yakin jawabnya pasti “mauuuu-mau-mau, demi langit dan bumi saya berani bersumpah bahwa saya mau jadi pengusaha kaya, hahaha”. Lantas saya tanya lagi “mau jadi pengusaha apa?” pasti ada yang jawab “nah ! itu dia saya sendiri bingung”. Itulah yang susah sebab sampai saat ini belum ada pengusaha yang jualan bingung, orang tidak mau membeli bingung. Lantas saya tanya lagi “bagai mana cara memulainya?”. Jawabnya pasti “bingung,bingung,bingung”. Bagai mana dengan modalnya ? jawabnya pasti “bingung,bingung,bingung, pusssiiinnnnggg” itupun sudah memegang kepala yang sudah enyut-enyutan. Kemudian saya kasih solusi mau saya utangi tapi kalau bangkrut kamu masuk penjara ! Si bingung menampar kepala sambil berteriak “aduh mati kitau”. Tamatlah sudah nasib si bingung, usaha lum dimulai diau la mati, hehehe.
Itulah gambaran singkat keadaan masyarakat kita yang ingin sukses tapi tidak bisa bagai mana cara mencapainya. Yang jelas tidak ada yang gratis didunia ini semua kesuksesan harus dibayar mahal dengan keuletan, ketekunan, buang gengsi, kerja keras, berfikir keras, jangan putus asa, jangan takut gagal,belajar, belajar, belajar sampai mati dan yang paling penting mulailah sekarang. Anak muda mulailah sekarang karena sebentar lagi mau berkeluarga, para pejabat dan PNS/swasta mulailah sekarang karena masa pensiun segera tiba, yang sudah tua mulailah sekarang sebab sebentar lagi akan berpisah dengan dunia. Namun memulai suatu usaha sama persis mau naik kepuncak gunung, kita selalu bermimpi alangkah enaknya bila saya sudah berada dipuncak gunung pasti udaranya sejuk pemandangan indah seperti di surga. Mimpi itu sudah benar karena mimpi itulah yang akan membawah kita ke puncak kesuksesan, jangan takut bermimpi karena mimpi tidak perlu bayar. Sebelum saya lanjutkan bagai mana memulai usaha tampa modal, saya teringat dengan suatu kisah.
Alkisah, ada seorang pemuda yang ingin sekali mendaki gunung karena dia mendengar khabar bahwa dipuncak gunung itu indah sekali seperti di surga, di sana banyak anggur liar yang manis-manis, air hangat tempat berendam, pemandangan yang sangat indah saat terbit fajar dan saat matahari tenggelam serta melihat bintang seperti bisa diraih dengan tangan. Kemudian berangkatlah pemuda tersebut dengan membawah bekal secukupnya dengan penuh semangat dan selalu membayangkan keindahan puncak gunung. Pada saat mulai menaiki lereng gunung si pemuda bertanya kepada bapak tua penunjuk jalan yang memang tinggal di situ, “pak lewat mana kepuncak agar lebih enak dan gampang?.” Tanya si pemuda. “silakan pilih sendiri bisa lewat kanan, bisa lewat tengah, bisa juga lewat kiri” jawab pak tua. “Baik pak kalau begitu saya lewat kiri saja” ucap si pemuda. Kemudian naiklah si pemuda lewat kiri. Sudah seperempat perjalanan si pemuda mulai mengerutu dalam hati, aduh kalau tahu jalannya banyak duri seperti ini tentu aku memilih jalan yang lain, aku tidak sanggup jalan ini tangan dan kakiku sudah berdarah, saya balik dan pilih jalan lain saja gumamnya dalam hati dan baliklah si pemuda menemui pak tua. “Pak saya tidak sanggup lewat kiri banyak sekali durinya, saya lewat tengah saja pak” ujar si pemuda. “Silahkan nak, hati-hati” ucap pak tua. Kemudian si pemuda kembali menelusuri jalan tengah dengan kembali semangat. Belum berapa lama si pemuda dengan wajah lesu kehilangan semangat kembali kepada pak tua “pak saya tidak tahan pak sungguh tidak sanggup, jalannya terjal dan batunya tajam-tajam” kelu si pemuda sambil menurunkan barangnya dan duduk dekat pak tua. “Pak mohon bantu saya jalan mana yang paling mudah dan gampang untuk sampai kepuncak” tanya si pemuda kepada pak tua. Anak ku ketahuilah bahwa untuk mencapai kepuncak gunung itu tidak ada yang gampang dan mudah semua jalan sulit dan berliku, jalan di sebelah kanan yang belum engkau laluipun sangat licin dan jauh, kalau engkau benar-benar ingin sampai kepuncak laluilah jalan itu dengan senang hati, jangan mengeluh, nikmati setiap tantangan yang ada, jadikan itu sebagai vitamin penambah semangat agar engkau tetap semangat sampai kepuncak dan dapat menikmati keindah saat dipuncak. Mendengar nasehat pak tua bangkitlah semangat juang si pemuda tanpa berfikir pajang dia kembali naik kepuncak tanpa memilih jalan mana, yang penting harus,harus,harus, pasti, pasti,pasti sampai kepuncak tekadnya dalam hati. Si pemuda terus melangkah, langkah demi langkah dan selulu siap menghadapi resiko disetiap langkahnya, hingga sampailah ia ke puncak.
Pembaca rasel yang budiman!. Memang tidaklah gampang untuk meraih kesuksesan, perlu tekad kuat dan kerja keras untuk memulainya. Takad yang kuat untuk keluar dari belenggu kemiskinan adalah modal dasar utama untuk meraih kesuksesan. Untuk memulai menjadi pebisnis bukanlah modal uang yang di perlukan tapi modal semangat, tekad, mau belajar, buang sombong dan gengsi, lantas mulailah bisnis sesegera mungkin dengan modal dengkul. Saya tahu para pembaca pasti mengatakan dalam hati “Ah itu Cuma teori, mana mungkin bisnis tampa modal, bohong,bohong”. Saya mengatakan teori ini benar-benar bisa di laksanakan dan ini sudah saya laksanakan. Salah satu contoh, saat saya mau bisnis buku dan alat pendidikan. Saya bukan penerbit dan tidak punya uang untuk beli buku yang jumlahnya milyaran rupiah, di satu sisi saya cukup banyak kenal beberapa kepala sekolah dan orang-orang yang membutuhkan buku. Langkah pertama saya datangi dan tanya beberapa kelompok kepala sekolah, buku apa yang mereka butuh dan apa syaratnya agar mereka mau beli sama saya. Setelah saya mendapat informasi lengkap, kemudian saya hubungi beberapa penerbit di Jakarta. Saya katakan dengan mereka bahwa saya butuh buku dan alat pendidikan cukup banyak dan mau beli sama anda, dengan syarat bisa ngutang dan discountnya besar, lantas mereka bilang ok dengan syarat ada order dari sekolah dan ada jaminan boleh bank garansi atau sertifikat atau giro mundur. Saya suruh direktur saya tanda tangan kontrak dan memberikan cek mundur senilai harga kontrak. Tidak lama buku dikirim dan saya mendapatkan pembayaran lunas dari pembeli, uang pembayaran saya bayarkan kepabrik dan untungnya saya simpan, jadilah bisnis bermodal dengkul. Demikian juga saat saya mencharter pesawat terbang (Adam Air) untuk menerbangi Jakarta-Bengkulu-Jakarta walau saya mengeluarkan uang cukup besar namun karena kepercayaan saya bisa membayar dibelakang setelah saya menjual tiket pesawat tersebut.
Itukan kan karena anda sudah punya jaringan luas, kalau saya tidak punya apa-apa begini bagai mana bisa? Itukan pertanyaan pembaca. Saya jawab bisa asal mau. Kita ambil contoh jualan kelapa bakar seperti warung makan saya. Kita jualan kelapa bakar di sekolah-sekolah. Kebun kelapa tidak ada, modal tidak ada tapi mau jualan apa bisa ?. Bisa! Caranya; temui yang punya kebun kelapa janjikan akan bayar lebih mahal 50 % dari harga pasar bila jual kelapa muda dengan anda, tapi syaratnya dibayar bila sudah terjual, kalau tidak ada yang mau cari sampai ada yang mau. Berarti anda sudah punya modal yaitu kelapa mudah, tinggal mencari modal dan alat untuk jualan. Untuk jualan kelapa bakar kita butuh gelas 10 buah pasti ada dirumah, ember tempat air pasti ada, termos es tempat air kelapa (ngutang atau pinjam atau sewa), gula 1 kg Rp. 8.500,- (ngutang) , susu kental manis 1 kaleng Rp. 8.000,- (ngutang). Kemudian cari kayu bakar dipasar bawah dan bakar kelapa muda tersebut sampai matang. Pagi-pagi sewa ojek minta antar ke dekat sekolah (ngutang lagi bayar saat pulang). Kemudian mulailah berjualan kelapa bakar satu gelas Rp. 2.500,- per gelas. Untuk satu buah kelapa muda bisa sampai lima gelas kelapa bakar, berarti satu buah kelapa bakar bisa menghasilkan Rp. 12.500,- . Kalau seandainya satu hari laku 20 buah kelapa berarti 20 X Rp. 12.500,- = Rp.250.000,- pengasilan kita perhari. Sedangkan modal kelapa perbuah Rp. 2.000,- X 20 = Rp.40.000,-, Susu dan Gula Rp. 16.500,- Ongkos ojek Rp.20.000,- lain-lain Rp. 20.000,- jadi harga pokok kita Rp. 96.500,- jadi keuntungan perhari 250.000 – 96.500 = Rp. 153.500,- perhari, kalau satu bulan 26 hari sekolah maka total menjadi Rp. 3.991.000,- perbulan (kalau kita gaji karyawan Rp. 1 jt perbulan berarti kita masih punyak untung Rp. 2.991,000,- . Ya! Kalau Cuma Rp.2.991.000,- kapan bisa kayanya. Itukan baru satu sekolah kita hitung aja berapa sekolah di daerah anda, anggaplah kita buka di 20 sekolah saja, jadi 2.991.000 X 20 = Rp. 59.820.000, - perbulan, kalah gaji bupati atau gaji ketua DPRD. Masih mau jadi PNS atau anggota dewan, pilihan terserah anda, ini aneh tapi nyata.
Nah! Sekarang tergantung dengan anda mau memulai atau tidak. Sekali lagi tidak ada jalan yang gampang untuk sukses tapi yakin setiap orang pasti bisa sukses. Ingat seorang Bob Sadino yang kaya raya mulainya berjualan telor keliling, seorang Fadel Muhammad Gubernur Gorongtalo, masa SMA nya berjualan goreng pisang, Kolonel Sanders pemilik KFC pensiunan tentara yang berjualan keliling menjajahkan ayam goreng, hingga sampai menjadi raja ayam goreng dunia. Mulailah dari sekarang, mulailah dari diri sendiri, mulailah dari apa yang ada, mulailah dari yang kecil-kecil. Saya memang belum sukses tapi saya siap berbagi pengalaman dengan anda dan siap bermitra dengan anda, masih sangat banyak peluang yang bisa kita garap. “Susungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. (QS. ArRa’d 11) Silahkan kunjungi www.gusnan-mulyadi.blogspot. com. (penulis adalah alumi FE UNIB)
BalasHapusSaya telah berpikir bahwa semua perusahaan pinjaman online curang sampai saya bertemu dengan perusahaan pinjaman Suzan yang meminjamkan uang tanpa membayar lebih dulu.
Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk memperingatkan orang-orang yang mencari pinjaman internet di Asia dan di seluruh dunia untuk berhati-hati, karena mereka menipu dan meminjamkan pinjaman palsu di internet.
Saya ingin membagikan kesaksian saya tentang bagaimana seorang teman membawa saya ke pemberi pinjaman asli, setelah itu saya scammed oleh beberapa kreditor di internet. Saya hampir kehilangan harapan sampai saya bertemu kreditur terpercaya ini bernama perusahaan Suzan investment. Perusahaan suzan meminjamkan pinjaman tanpa jaminan sebesar 600 juta rupiah (Rp600.000.000) dalam waktu kurang dari 48 jam tanpa tekanan.
Saya sangat terkejut dan senang menerima pinjaman saya. Saya berjanji bahwa saya akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi mereka melalui email: (Suzaninvestment@gmail.com) Anda tidak akan kecewa mendapatkan pinjaman jika memenuhi persyaratan.
Anda juga bisa menghubungi saya: (Ammisha1213@gmail.com) jika Anda memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut