Saya mendapat pelajaran dari berbagai FILM SILAT CHINA....
1). Murid-murid yang baru belajar selalu saja nakal mencari lawan tanding untuk menunjukan bahwa mereka HEBAT dan berilmu, dengan sombong dan angkuhnya biasanya mereka menantang perguruan atau orang2 lain tanpa berfikir bahwa mungkin orang lainpun jauh lebih hebad dari mereka.
2.). Para Maha GURU yang sudah menguasai kesempurnaan ilmu dalam diri mereka, sangat Tenang, Sabar dan tidak pernah menyombongan diri bahkan menghinakan orang lain, bahkan mereka cenderung selalu menghormat setiap orang bahkan itu musuhnya sendiri.
Melihat kejadian di saat ini pun saya jadi teringat akan filsafah para PENDEKAR china itu...
1). Jadi kalau ada beberapa orang yang suka mencari lawan tanding untuk berdebat atau adu kemampuan dalam apapun bentuknya itu, pastinya mereka baru tahap belajar, dalam bahasa lain kawan saya mengatakan orang yang Ribut mencari KULIT DURIAN dan masih suka menebak-nebak dan berimajinasi tentang apa itu durian, kadang mereka terpesona akan wanginya yang sangat harum, karena barang siapa sudah bisa menikmati NIKMATNYA durian itu, tentunya dia akan tenang , senyum bahagia , dan cenderung diam tidak akan ribut karena dia benar2 menikamti NIKMATnya durian tersebut.
2). Sementara disi lain mereka yang sudah menikmati NIKMATNYA durian kecenderungan akan berusaha untuk diam dan tidak akan pernah sibuk beragumentasi dengan beberapa dalil tentang durian tersebut, karena mereka menyadari soal durian itu adalah SOAL rasa nah yang akan PAHAM bagai mana NIKMATnya durian yang mereka yang sudah merasakan.
Jadi saran saya untuk kawan-kawan yang mau merasakan NIKMATNYA KeIMANan. Nikamatnya BERCINTA dengan SANG MAHAKASIH ALLAH, sangat salah bila kawan-kawan memperdebatkannya , yang laksana berkutak-katik kulit durian tadi, bukalah sendiri durian itu dan nikmati dengan rasa. Dalam arti kata Islam bukan untuk diperdebatkan tapi untuk diyakini, dirasakan , dinikmati bagai mana sesungguhnya mencintai Allah, memupuk rindu tang tiada henti, menjadikan nafas menjadi zikir dan seterusnya.
Pada tatanan itu tentunya diri tidak akan ada rasa sombong, benci, dendam, angkuh merasa benar sendiri, karena kita pasti akan menyadari sesungguhnya akal fikiran kecerdasan manusia itu hanya sebatas denyutan jantung dan aliran darah, bila jantung tidak bedenyut lagi dan darah tidak mengalir lagi maka akan hilanglah memory kecerdasan yang selalu disombongakan oleh manusia itu. Otak yang cerdas itu tidak lebih hanya seonggok tumpukan lemak yang menjijikan.
Maha MULIA Tuhan yang sudah menggerakan jantung manusia ...
Jumat, 27 September 2013
Rabu, 25 September 2013
JATI DIRI MAKHLUK APA ITU...?
Mendapat pelajaran berharga dari seorang Guru besar/Ustadz/Cendekiawan Islam (PF) yang komentar di status FBku yaitu "Antek2 Liberal atau Sekuler, mendewakan akal pikiran dengan mengacuhkan AL-Qu'ran. Ente salah gan, liberal itu bukan hanya pemikiran mengenai ekonomi dan ketatanegaraan. Tapi lebih luas dari itu, jadi jangan lah menyempitakn dalam pemikiran yang dangkal" dan juga "Orang Galau... ehheh..:"": Lagi mencari jati diri..:::" dari Seorang yang saya anggap GURU BESAR bagi saya yang bodoh ini, membuat saya jadi tergelitik untuk menulis sebagai mana judul di atas "JATI DIRI MAKHLUK APA ITU...?"
Sebelum saya menguraikan pengetahuan saya yang dangkal ini, saya jadi ingat sekitas 3,5 tahun lalu saya pernah menulis artikel singkat tentang JATI DIRI DARI KAJIAN ISLAM. Baiklah sebelumnya saya coba menghimpun pengertian Jati Diri itu sendiri secara sederhana dan singkat. Menurut kamus bahasa Indonesia " Jati diri ; ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas; (2) inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dr dalam; spiritualitas: mencari ........ Dalam tulisan ini saya mencoba menggabungan pemikiran saya dan beberapa sumber bacaan dari media online yang ada. Secara singkat dari pengertian kamus tersebut dapat saya persempit yaitu : Jati diri adalah suatu rasa yang digerakan dari dalam diri dan disadari sepenuhnya oleh orang tersebut, berasal dari Inti kata hati jiwa (Qalbu) manusia itu sendiri karena kesadarannya akan fitrah mengapa dia diciptakan, apa tujuan dia diciptakan, atau apa fungsi dia diciptakan dan kemana atau apa tujuan kehidupan manusia itu ? serta bagai mana menggapai tujan tersebut.
Baik sekarang kita coba urai " Mengapa dan apa tujuan Allah menciptakan manusia ?" sebagaimana difirmankan Allah dalam Al- Qur’an Surat Adz-Dzaariyaat ayat 56 yang berbunyi : "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” . Nah Sembah disini berarti mempersembahkan diri dan hidup kita untukNya, Sembah disini mengabdikan diri kita sebagai insan manusia ciptaanNya , Sembah disini menuhankan DIa sebagai satu satunya Tuhan, Tidak Ada Tuhan selain Allah ,Tidak ada Tuhan yang layak aku sembah selain Allah, Sembah berarti pula mencintai dan mendahulukan, Jadi tak ada yang lebih dicintai dan didahulukan selain Allah. Jadi penyembahan Allah tadi terlaksana dalam kumpulan ibadah padaNya. Ibadah ialah segala sesuatu bentuk penyembahan atau persembahan kebaikan (baik dari perkataan #termasuk berkata satun di FB donk hehehe, akhlaq, sifat,sikap, perbuatan, pikiran, amal, usaha,zikir dan doa, harta, uang, diri, jiwa dan sebagainya) yang ditujukan pada Allah, karena Allah dan untuk Allah,semata mengharapkan ridla Allah.
Fungsi Allah menciptakan manusia di muka bumi ini jelas tertuang dalam Surat Al Baqarah : 30 Artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”.” (QS Al Baqarah : 30). Saya pribadi agak kurang sependapat dengan mereka yang mengartikan khalifah itu adalah penguasa, karena nanti akan timbul rasa keangkuhan dan kesombongan atau penguasa, dan saya lebih senang menyebut khalifah itu WAKIL yaitu WAKIL ALLAH DIMUKA BUMI. Yang mana sebagai wakil manusia harus mewakili atau menjadi perpanjangan tangan Allah untuk melakukan dan melaksanakan sifat-sifat yang Maha di miliki Allah antara lain MAHA MENCINTA tak membedakan status sosial, membedakan warna kulit, membedakan pendapat dan keyakinan yang berbeda hehehe, mewakil Allah atas sifat ALLAH MAHA PENYANYANG , mewakili Allah dari sifat Maha Mendamaikan dan menyejukan juga termasuk bukan membuat rusuh orang dengan komen-komen di FB yang kadang cenderung menvonis. dan seterusnya dalam arti kata seluas-luasnya mewakili Allah untuk menjadi RAHMAT BAGI SERU SEKALIAN ALAM hehehehe. Sebagai Wakil tentunya juga melekat kekuasaan yang diwakili yaitu KeKUASAan ALLAH pada diri setiap manusia itu hal. Sebagai perumpamaan jika kita ditunjuk menjadi WAKIL PEMIMPIN dalam suatu tugas tertentu tentunya kita juga mempunyai hak kuasa untuk melakukan apa yang digariskan pada tugas dan fungsi kita sebagai wakil pimpinan yang tentunya tidak akan bisa melampaui kewewenangan sang pemimpin yang kita wakili.
Kalau begitu sekarang timbul pertanyaan kemana atau apa tujuan kehidupan manusia itu ? nah .. pada hakekatnya tujuan manusia hidup di muka bumi inti tidak lain dan tidak bukan hanyalah untuk mencari RIDHO ALLAH semata, bukan harta dan tahta semata. Sebagai gambaran banyak mereka yang terjebak dengan tujuan ini hingga mencari harta untuk membeli narkoba, menimbun kekayaan tadi akhirnya bunuh diri karena masalah dengan hartanya. Di sisi lain sangat banyak orang yang sangat sederhana dengan hidup damai bahagia karena tujuannya hanya RIDHO ALLAH semata.
Sekarang tentunya timbul pertanyaan bagaimana cara menggapai tujuan / RIDHO ALLAH tersbut. Untuk menjawab pertanyaan tersebut tentunya kita harus mengaikan semua uraian diatas menjadi satu kesatuan. Sebagai Khalifah (Wakil ALLAH) bumi yang diberikan hak dan kuasa untuk mewakilnya maka kita harus sadar akan Tujuan kita di ciptakan yaitu untuk menyembah ALLAH , oleh karena itu maka sebagai bukti kita menyembah maka kita harus mempersembahkan hasil atau bukti kerja kita sebagai wakil Allah / khalifah.
Adapun persembahan yang di maksud adalah persembahan kita akan hasil tugas dan fungsi kita sebagai khalifah yang mewakili ALLAH dengan segala sifatnya untuk melakukan kebaikan menjadi rahmatanlil alamin untuk seru sekalian alam (baik dari perkataan #termasuk berkata satun di FB donk hehehe, akhlaq, sifat,sikap, perbuatan, pikiran, amal, usaha,zikir dan doa, harta, uang, diri, jiwa dan sebagainya, mencintai, menyanyangi), tanpa pilih kasih, karena Allah tetap mencintai segala makhluknya baik yang hidup maupun yang mati, baik yang muslim maupun non muslim, baik yang cacat maupun yang sempurna dan seterusnya...
Nah itulah sesungguhnya JATI DIRI MANUSIA SECARA HAKIKI menurut saya yang berselimut nista dan kebodohan ini. Artikel singkat ini akan menambah kebodohan saya hingga saya merasa sangat hina tak berarti sedebupun dimata ALLAH yang menciptakan ku, di mata ALLAH yang telah memberikan Hak diriku untuk mewakilNya, sehingga tunduklah diri ini dalam khimad sebagai HAMBA / ABDULLAH yang dalam penuh kecintaan kepada KEKASIH HATI SANG MAHA KASIH.. :'(
Sebelum saya menguraikan pengetahuan saya yang dangkal ini, saya jadi ingat sekitas 3,5 tahun lalu saya pernah menulis artikel singkat tentang JATI DIRI DARI KAJIAN ISLAM. Baiklah sebelumnya saya coba menghimpun pengertian Jati Diri itu sendiri secara sederhana dan singkat. Menurut kamus bahasa Indonesia " Jati diri ; ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas; (2) inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dr dalam; spiritualitas: mencari ........ Dalam tulisan ini saya mencoba menggabungan pemikiran saya dan beberapa sumber bacaan dari media online yang ada. Secara singkat dari pengertian kamus tersebut dapat saya persempit yaitu : Jati diri adalah suatu rasa yang digerakan dari dalam diri dan disadari sepenuhnya oleh orang tersebut, berasal dari Inti kata hati jiwa (Qalbu) manusia itu sendiri karena kesadarannya akan fitrah mengapa dia diciptakan, apa tujuan dia diciptakan, atau apa fungsi dia diciptakan dan kemana atau apa tujuan kehidupan manusia itu ? serta bagai mana menggapai tujan tersebut.
Baik sekarang kita coba urai " Mengapa dan apa tujuan Allah menciptakan manusia ?" sebagaimana difirmankan Allah dalam Al- Qur’an Surat Adz-Dzaariyaat ayat 56 yang berbunyi : "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” . Nah Sembah disini berarti mempersembahkan diri dan hidup kita untukNya, Sembah disini mengabdikan diri kita sebagai insan manusia ciptaanNya , Sembah disini menuhankan DIa sebagai satu satunya Tuhan, Tidak Ada Tuhan selain Allah ,Tidak ada Tuhan yang layak aku sembah selain Allah, Sembah berarti pula mencintai dan mendahulukan, Jadi tak ada yang lebih dicintai dan didahulukan selain Allah. Jadi penyembahan Allah tadi terlaksana dalam kumpulan ibadah padaNya. Ibadah ialah segala sesuatu bentuk penyembahan atau persembahan kebaikan (baik dari perkataan #termasuk berkata satun di FB donk hehehe, akhlaq, sifat,sikap, perbuatan, pikiran, amal, usaha,zikir dan doa, harta, uang, diri, jiwa dan sebagainya) yang ditujukan pada Allah, karena Allah dan untuk Allah,semata mengharapkan ridla Allah.
Fungsi Allah menciptakan manusia di muka bumi ini jelas tertuang dalam Surat Al Baqarah : 30 Artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”.” (QS Al Baqarah : 30). Saya pribadi agak kurang sependapat dengan mereka yang mengartikan khalifah itu adalah penguasa, karena nanti akan timbul rasa keangkuhan dan kesombongan atau penguasa, dan saya lebih senang menyebut khalifah itu WAKIL yaitu WAKIL ALLAH DIMUKA BUMI. Yang mana sebagai wakil manusia harus mewakili atau menjadi perpanjangan tangan Allah untuk melakukan dan melaksanakan sifat-sifat yang Maha di miliki Allah antara lain MAHA MENCINTA tak membedakan status sosial, membedakan warna kulit, membedakan pendapat dan keyakinan yang berbeda hehehe, mewakil Allah atas sifat ALLAH MAHA PENYANYANG , mewakili Allah dari sifat Maha Mendamaikan dan menyejukan juga termasuk bukan membuat rusuh orang dengan komen-komen di FB yang kadang cenderung menvonis. dan seterusnya dalam arti kata seluas-luasnya mewakili Allah untuk menjadi RAHMAT BAGI SERU SEKALIAN ALAM hehehehe. Sebagai Wakil tentunya juga melekat kekuasaan yang diwakili yaitu KeKUASAan ALLAH pada diri setiap manusia itu hal. Sebagai perumpamaan jika kita ditunjuk menjadi WAKIL PEMIMPIN dalam suatu tugas tertentu tentunya kita juga mempunyai hak kuasa untuk melakukan apa yang digariskan pada tugas dan fungsi kita sebagai wakil pimpinan yang tentunya tidak akan bisa melampaui kewewenangan sang pemimpin yang kita wakili.
Kalau begitu sekarang timbul pertanyaan kemana atau apa tujuan kehidupan manusia itu ? nah .. pada hakekatnya tujuan manusia hidup di muka bumi inti tidak lain dan tidak bukan hanyalah untuk mencari RIDHO ALLAH semata, bukan harta dan tahta semata. Sebagai gambaran banyak mereka yang terjebak dengan tujuan ini hingga mencari harta untuk membeli narkoba, menimbun kekayaan tadi akhirnya bunuh diri karena masalah dengan hartanya. Di sisi lain sangat banyak orang yang sangat sederhana dengan hidup damai bahagia karena tujuannya hanya RIDHO ALLAH semata.
Sekarang tentunya timbul pertanyaan bagaimana cara menggapai tujuan / RIDHO ALLAH tersbut. Untuk menjawab pertanyaan tersebut tentunya kita harus mengaikan semua uraian diatas menjadi satu kesatuan. Sebagai Khalifah (Wakil ALLAH) bumi yang diberikan hak dan kuasa untuk mewakilnya maka kita harus sadar akan Tujuan kita di ciptakan yaitu untuk menyembah ALLAH , oleh karena itu maka sebagai bukti kita menyembah maka kita harus mempersembahkan hasil atau bukti kerja kita sebagai wakil Allah / khalifah.
Adapun persembahan yang di maksud adalah persembahan kita akan hasil tugas dan fungsi kita sebagai khalifah yang mewakili ALLAH dengan segala sifatnya untuk melakukan kebaikan menjadi rahmatanlil alamin untuk seru sekalian alam (baik dari perkataan #termasuk berkata satun di FB donk hehehe, akhlaq, sifat,sikap, perbuatan, pikiran, amal, usaha,zikir dan doa, harta, uang, diri, jiwa dan sebagainya, mencintai, menyanyangi), tanpa pilih kasih, karena Allah tetap mencintai segala makhluknya baik yang hidup maupun yang mati, baik yang muslim maupun non muslim, baik yang cacat maupun yang sempurna dan seterusnya...
Nah itulah sesungguhnya JATI DIRI MANUSIA SECARA HAKIKI menurut saya yang berselimut nista dan kebodohan ini. Artikel singkat ini akan menambah kebodohan saya hingga saya merasa sangat hina tak berarti sedebupun dimata ALLAH yang menciptakan ku, di mata ALLAH yang telah memberikan Hak diriku untuk mewakilNya, sehingga tunduklah diri ini dalam khimad sebagai HAMBA / ABDULLAH yang dalam penuh kecintaan kepada KEKASIH HATI SANG MAHA KASIH.. :'(
Jumat, 21 September 2012
MEMBUKTIKAN TUHAN ITU SATU/MAHA ESA
Hampir semua Agama mengakui Tuhan itu adalah satu alias TUHAN MAHA ESA, tapi sedikit sekali para Tokoh agama menguraikan secara detail tentang kebenaran Tuhan itu benar-benar Maha Esa dengan pembuktian-pembuktian. Kalau semua Agama mengakui Tuhan Itu Maha Esa dengan cara dan ajaran dan pemahamannya masing-masing bahwa Tuhan itu Maha Esa menurut agama yang dia anut, maka jelas sekali bahwa Tuhan itu BANYAK dan terdiri dari Tuhan Orang Islam, Tuhan Orang Kristen, Tuhan Orang Budha, Tuhan orang Hindu, Tuhan orang Konghucu, Tuhan Orang Yahudi dan bagi yang tak beragama berarti dia tidak ada Tuhannya (Siapakah yang menciptakannya). Pernyataan diatas jelas membantah bahwa Tuhan itu adalah satu melainkan membenarkan Tuhan itu adalah banyak.
Nah saya sekarang melepaskan diri dari seluruh doktrin agama manapun dan namun berkeyakinan bahwa Tuhan itu MAHA ESA dan saya tidak akan menamakan TUHAN itu siapa (nama atau sebutannya) dan DIA-lah adalah Tuhan langit dan bumi, Tuhan jagat raya , Tuhan Yang Maha Menciptakan seluruh makhluk termasuk di dalamnya manusia. Walau saya akan merujuk ke dalil-dalil Islam sebagai agama yang saya anut untuk menjelaskan disi Agama Islam secara sederhana yang tidak njlimet dengan ayat-ayat kitab suci dan hadist-hadist nantinya.
Nah sekarang mari kita masuk ke bagai mana Tuhan menciptakan manusia versi ilmu Biologi. Manusia berkelamin jantan/Pria mempunyai alat reproduksi yang memproduksi SPERMA, sprema ini hidup dan didalam makhluk / sel yang bernama sperma ini sudah menyimpan berjuta-juta informasi dan masterplan seorang manusia yang berbentuk software meliputi, rencana tinggi tubuh, bentuk tubuh, bentuk hidung, telinga, gigi, otak dan tingkat kecerdasan, sifat, warna kulit dan sangat lengkap mengalahkan SERVER super canggih baik dari IBM atau yang lainnya. Nah tidak peduli dia beragama apa baik Islam, Kristen , Hindu , budha dan Atheis semua sama. Begitupun dengan manusia yang berkelamin perempuan , dia mempunyai alat reproduksi yang memproduksi sel telur dan dimana sel telur ini adalah wadah bagi sperma untuk membenamkan dirinya , kemudian menyatu dan berkembang laksana serbuk sari yang diserap putik jambu yang kemudian membuat putik itu membesar kemudian matang. Sel telur perempuan itu sama tidak ada bedanya sama sekali antara sel telur orang Islam, Kristen , Hindu , budha dan Atheis semua sama. Bukti PERTAMA TUHAN ITU MAHA ESA dan hanya satu-satunya . Kesamaan SPERMA dan SEL TELUR semua manusia yang tidak memandang agama apapun itu adalah salah satu bukti dan DALIL nyata bahwa TUHAN ITU MAHA ESA, DIA adalah TUHAN LANGIT DAN BUMI BUKAN HANYA TUHAN PARA PEMELUK AGAMA.
Katanya TUHAN itu Maha pencipta. Nah kalau Tuhan itu Maha Pencipta maka dia tidak akan mungkin menjadi penjiplak atau pencontoh produk ciptaan Tuhan yang lain bila Tuhan itu banyak. Sebagai perumpamaan pabrik Toyota pasti ingin mobil-mobil buatannya berbeda dengan mobil-mobil produksi Mitshibisi, Honda, Nissan, Ford, BMW dll. Begitupun Tuhan bila banyak dan Tuhan setiap Agama berbeda maka Tuhan pasti tidak akan menciptakan manusia yang sama. Tuhan orang Kristen pasti menciptakan bentuk dan model manusia dengan gayanya sendiri, begitu juga Tuhan orang Islam pasti akan menciptakan manusia dengan gayanya sendiri, dan para Tuhan itu pasti mau membuat yang terbaik menurutnya masing. Sehingga bentuk manusia ciptaan Tuhan Kristen bentuknya akan berbeda dengan bentuk manusia ciptaan Tuhan agama budha, begitu seterusnya dengan Islam, Hindu dan kasian mereka yang Athies tidak ada Tuhannya yang menciptakannya… hahahaha.
Untuk memudahkan pemahaman kita mari saya uraikan dengan perumpamaan dan bahasa sederhana sebagai berikut. Bila Pria agama Kristen yang berkulit hitam kawin dengan wanita beragama Hindu berkulit kuning, kemudian sperma dan sel telur mereka bertemu kemudian hamil si perempuan, tetap melahirkan anak yang berbentuk manusia. Begitu juga seorang pria penganut Islam dengan perempuan penganut atheis kawin, dan kemuadian sperma dan sel telur mereka bertemu pasti akan tumbuh juga janin dalam rahim perempuan dan kemudian lahir seorang anak manusia. Nah sekarang bila Tuhan setiap agama berbeda maka jelas sekali Tuhan si hitam penganut Kristen tidak akan merestui atau mengizinkan spermanya bersarang di sel telur si perempuan hindu, kata Tuhan si Kristen eee Elho jangan buahi sel telur si budha itu hehehehe, kan kacau jadinya, begitupun sebaliknya Tuhan si penganut Hindu tidak akan mau menerima Sperma si Penganut Kristen, membuahi sel telur ciptaan Tuhan si Budha, karenanya Tuhan mereka pasti akan bertengkar hahahaha. Begitu juga sperma si Penganut Islam pasti tidak akan bisa membuahi sel telur si penganut Atheis. Nah kalau anda tak percaya silahkan buktikan sendiri, bahwa Tuhan masing-masing agama tidak akan bertengkar dan pasti akur menciptakan manusia sebagai makhluknya yang paling mulia. Ini apa maknanya , mari kita baca (IQRA) makna yang adalah. Jelas sekali itu membuktikan dan secara tersirat Tuhan mengatakan kepada kita Bahwa AKU HANYA SATU yaitu Tuhan yang telah menciptakan ADAM dan HAWA, Tuhan yang mencipta Nabi Isa tanpa ayah, Tuhan yang menciptkan kalian dari setetes air hina “kata Bang Haji Rhoma” hehehe.
Bukti lain bahwa Tuhan itu hanya Satu, Tunggal, Esa semua manusia bahkan makhluk hidup yang berdarah hanya di hidupkan dengan GERAK JANTUNG dan NAFAS serta DARAH. Nahh kalau Tuhan itu berbeda maka masing-masing Tuhan pasti akan menghidupkan manusia ciptaannya masing-masing dengan cara masing-masing. Sekarang setiap manusia matanya dua, telingga dua, mulut satu, otak satu, kaki dua, tangan dua, itu sama bagi penganut dan pemercaya Tuhan sesuai ajarannya. Nah hal itu menambah bukti kalau sesungguhnya Tuhan itu adalah satu. Di sisi lain mengapa kita manusia ini hidup di BUMI DAN LANGIT yang satu, kalau Tuhan itu berbeda sesuai dengan agama-agama yang di anut, mengapa Tuhan koq kompak gotong-royong membuat bumi yang satu-satunya ini. Hadoooohhh.
Kemudian pasti timbul pertanyaan kalau Tuhan itu Satu / Esa mengapa ada banyak agama ?. Nah Agama itu di ciptakan atau diturunkan oleh Tuhan melalui pencerahan atau pemaham kepada manusia-manusia pilihannya, untuk menjadi tuntunan manusia agar bisa menemukannya atau mengetahui kesejatian Tuhan itu sendiri dengan cara dan pemahaman menurut Agama – Agama yang ada termasuk kepercayaan yang dianut kaum Atheis. Para penganut Islam ada jalan pencapaian pemahaman terhadap Tuhan yang dinamakan ALLAH dengan ajaran yang berjenjang dan satu kesatuan yang bernama SYARIAT, TARIKAT, HAKIKAT, MAKRIFAT. Begitu juga dengan para pemeluk Kristen / Kaum Nasrani mencari dan memahami Tuhan ALLAH dengan ajaran yang bernama TRINITAS. Begitu Juga penganut Hindu Budha bisa memahami dan menemui Tuhan dengan PENCERAHAN AGUNG (Maaf kalau salah karena saya penganut Islam mohon di luruskan).
Untuk mempermudah pemahaman maka saya coba mengumpamakan, seadainya pemahaman kesejatian Tuhan Yang Maha Esa dan atau pertemuan dengan Tuhan itu adalah puncak Gunung, maka PUNCAK GUNUNG itu adalah puncak keindahan yang tiada banding bagi para pencari Tuhan. Di sanalah puncak kecintaan dan kerinduan sejati yang indah tiada sedih dan rindu tiada bertepi. Dan bagi para pencari Tuhan maka Puncak Gunung itulah sesungguhnya tujuan sejati makhluk manusia yang dinamakan Insan Al Khamil (Islam). Nah bagi mereka yang sudah mampu mencapai Puncak Gunung tersebut maka dia akan bisa melihat kesegala sisi dengan jelas. Bila agama saya umpamakan adalah jalan atau jalur untuk menuju Puncak Gunung tadi dan kita umpamakan Islam adalah jalur timur, Kristen Jalur barat, dan Budha jalur tenggara, Hindu jalur utara, maka semua bisa naik ke puncak Gunung dengan keyakinan dan caranya masing-masing. Nah kecenderungan mereka yang masih berada di jalur pendakian ini akan merasa benar sendiri dan selalu menganggap orang lain atau agama lain adalah jalur SESAT. Namun bila dia sudah berada di puncak maka dia akan dapat melihat bahwa semua jalur adalah benar dan dia bisa turun kembali dengan melalui jalur manapun dia suka. Salah satu manusia mulia yang sudah dalam pencapaian agung Hakikat seorang manusia yang bernama Insan Khamil itu adalah GUS DUR sehingga GUS DUR sudah pada tahap mencintai semua Umat Lintas Agama dan benar-benar menjadi seorang Manusia suci yang mengedepankan kecintaan sesama dengan menghapus perbedaan, begitu indahnya dunia ini bila sudah pada tahap itu, itulah sesungguhnya yang dinamakan Islam Rahmat Bagi Senap Alam.
Nah saya menguraikan hal ini karena sangat prihatin dengan kecenderungan umat Islam sesama umat Islam saling bentrok, saling bunuh saling caci saling maki, saling hina dan begitu juga umat yang non Muslim dengan Muslim selalu saling salahkan merasa diri paling benar, merasa bahwa Sorga itu hanya milik dia/kelompok dia dan orang selain dia dan kelompoknya hanya layak menghuni neraka. Pada mereka sangat paham bahwa manusia ini dicipta dari keturunan Adam manusia pertama yang di ciptakan dan belum mengenal agama yang selalu bikin orang jadi ribut. Kenapa manusia hanya berfikir sempit dan mau-maunya di kotak-kotakan oleh yang namanya Agama. “Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”. (QS. Al Kafirun: 6) ayat itu juga bermakna “Ga usah Lho ngurusin sorga neraka orang lain, urus aja diri Elho sendiri bakal masuk Sorga atau Neraka kagak Elho”, Juga tidak usah kamu menghujat atau mengebom orang lain lahh wong Sapean dewe belum tentu masuk Sorga.
Nah sekarang kita kembali pada Penciptaan manusia. Dalam ajaran Islam di sebutkan dalam satu dalil Al-quran :
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud ( Al-Hijr Ayat : 29)
Saya tidak begitu paham namun sepengetahuan saya katanya Ruh itu ditiupakan setelah janin berumur 40 hari di dalam kandungan, sehingga setela itu sang janin mulai bergerak. Di sisi lain kita semua tahu bahwa Sperma itu ada, hidup dan bergerak, bukankah itu berarti SUDAH ADA KEHIDUPA
N, ADA GERAK, ADA WUJUD, ADA KECERDASAN sebelum manusia diciptakan (40 hari) walau dalam bentuk / wujud Sperma kalau boleh saya pakai istilah BIANG MANUSIA. Nah sekarang timbul pertanyaan, manusia belum ada sedangkan kehidupan dalam bentuk Sperma sudah ada sebelum manusia diciptakan / sempurna , jadi apakah yang hidup itu ? itukah yang dinamakan Tuhan ? atau itulah yang dinamakan manusia ? Silahkan kaji sendiri dan berikan komentar atau penjelasan bila anda sudah paham.
Nah saya sekarang melepaskan diri dari seluruh doktrin agama manapun dan namun berkeyakinan bahwa Tuhan itu MAHA ESA dan saya tidak akan menamakan TUHAN itu siapa (nama atau sebutannya) dan DIA-lah adalah Tuhan langit dan bumi, Tuhan jagat raya , Tuhan Yang Maha Menciptakan seluruh makhluk termasuk di dalamnya manusia. Walau saya akan merujuk ke dalil-dalil Islam sebagai agama yang saya anut untuk menjelaskan disi Agama Islam secara sederhana yang tidak njlimet dengan ayat-ayat kitab suci dan hadist-hadist nantinya.
Nah sekarang mari kita masuk ke bagai mana Tuhan menciptakan manusia versi ilmu Biologi. Manusia berkelamin jantan/Pria mempunyai alat reproduksi yang memproduksi SPERMA, sprema ini hidup dan didalam makhluk / sel yang bernama sperma ini sudah menyimpan berjuta-juta informasi dan masterplan seorang manusia yang berbentuk software meliputi, rencana tinggi tubuh, bentuk tubuh, bentuk hidung, telinga, gigi, otak dan tingkat kecerdasan, sifat, warna kulit dan sangat lengkap mengalahkan SERVER super canggih baik dari IBM atau yang lainnya. Nah tidak peduli dia beragama apa baik Islam, Kristen , Hindu , budha dan Atheis semua sama. Begitupun dengan manusia yang berkelamin perempuan , dia mempunyai alat reproduksi yang memproduksi sel telur dan dimana sel telur ini adalah wadah bagi sperma untuk membenamkan dirinya , kemudian menyatu dan berkembang laksana serbuk sari yang diserap putik jambu yang kemudian membuat putik itu membesar kemudian matang. Sel telur perempuan itu sama tidak ada bedanya sama sekali antara sel telur orang Islam, Kristen , Hindu , budha dan Atheis semua sama. Bukti PERTAMA TUHAN ITU MAHA ESA dan hanya satu-satunya . Kesamaan SPERMA dan SEL TELUR semua manusia yang tidak memandang agama apapun itu adalah salah satu bukti dan DALIL nyata bahwa TUHAN ITU MAHA ESA, DIA adalah TUHAN LANGIT DAN BUMI BUKAN HANYA TUHAN PARA PEMELUK AGAMA.
Katanya TUHAN itu Maha pencipta. Nah kalau Tuhan itu Maha Pencipta maka dia tidak akan mungkin menjadi penjiplak atau pencontoh produk ciptaan Tuhan yang lain bila Tuhan itu banyak. Sebagai perumpamaan pabrik Toyota pasti ingin mobil-mobil buatannya berbeda dengan mobil-mobil produksi Mitshibisi, Honda, Nissan, Ford, BMW dll. Begitupun Tuhan bila banyak dan Tuhan setiap Agama berbeda maka Tuhan pasti tidak akan menciptakan manusia yang sama. Tuhan orang Kristen pasti menciptakan bentuk dan model manusia dengan gayanya sendiri, begitu juga Tuhan orang Islam pasti akan menciptakan manusia dengan gayanya sendiri, dan para Tuhan itu pasti mau membuat yang terbaik menurutnya masing. Sehingga bentuk manusia ciptaan Tuhan Kristen bentuknya akan berbeda dengan bentuk manusia ciptaan Tuhan agama budha, begitu seterusnya dengan Islam, Hindu dan kasian mereka yang Athies tidak ada Tuhannya yang menciptakannya… hahahaha.
Untuk memudahkan pemahaman kita mari saya uraikan dengan perumpamaan dan bahasa sederhana sebagai berikut. Bila Pria agama Kristen yang berkulit hitam kawin dengan wanita beragama Hindu berkulit kuning, kemudian sperma dan sel telur mereka bertemu kemudian hamil si perempuan, tetap melahirkan anak yang berbentuk manusia. Begitu juga seorang pria penganut Islam dengan perempuan penganut atheis kawin, dan kemuadian sperma dan sel telur mereka bertemu pasti akan tumbuh juga janin dalam rahim perempuan dan kemudian lahir seorang anak manusia. Nah sekarang bila Tuhan setiap agama berbeda maka jelas sekali Tuhan si hitam penganut Kristen tidak akan merestui atau mengizinkan spermanya bersarang di sel telur si perempuan hindu, kata Tuhan si Kristen eee Elho jangan buahi sel telur si budha itu hehehehe, kan kacau jadinya, begitupun sebaliknya Tuhan si penganut Hindu tidak akan mau menerima Sperma si Penganut Kristen, membuahi sel telur ciptaan Tuhan si Budha, karenanya Tuhan mereka pasti akan bertengkar hahahaha. Begitu juga sperma si Penganut Islam pasti tidak akan bisa membuahi sel telur si penganut Atheis. Nah kalau anda tak percaya silahkan buktikan sendiri, bahwa Tuhan masing-masing agama tidak akan bertengkar dan pasti akur menciptakan manusia sebagai makhluknya yang paling mulia. Ini apa maknanya , mari kita baca (IQRA) makna yang adalah. Jelas sekali itu membuktikan dan secara tersirat Tuhan mengatakan kepada kita Bahwa AKU HANYA SATU yaitu Tuhan yang telah menciptakan ADAM dan HAWA, Tuhan yang mencipta Nabi Isa tanpa ayah, Tuhan yang menciptkan kalian dari setetes air hina “kata Bang Haji Rhoma” hehehe.
Bukti lain bahwa Tuhan itu hanya Satu, Tunggal, Esa semua manusia bahkan makhluk hidup yang berdarah hanya di hidupkan dengan GERAK JANTUNG dan NAFAS serta DARAH. Nahh kalau Tuhan itu berbeda maka masing-masing Tuhan pasti akan menghidupkan manusia ciptaannya masing-masing dengan cara masing-masing. Sekarang setiap manusia matanya dua, telingga dua, mulut satu, otak satu, kaki dua, tangan dua, itu sama bagi penganut dan pemercaya Tuhan sesuai ajarannya. Nah hal itu menambah bukti kalau sesungguhnya Tuhan itu adalah satu. Di sisi lain mengapa kita manusia ini hidup di BUMI DAN LANGIT yang satu, kalau Tuhan itu berbeda sesuai dengan agama-agama yang di anut, mengapa Tuhan koq kompak gotong-royong membuat bumi yang satu-satunya ini. Hadoooohhh.
Kemudian pasti timbul pertanyaan kalau Tuhan itu Satu / Esa mengapa ada banyak agama ?. Nah Agama itu di ciptakan atau diturunkan oleh Tuhan melalui pencerahan atau pemaham kepada manusia-manusia pilihannya, untuk menjadi tuntunan manusia agar bisa menemukannya atau mengetahui kesejatian Tuhan itu sendiri dengan cara dan pemahaman menurut Agama – Agama yang ada termasuk kepercayaan yang dianut kaum Atheis. Para penganut Islam ada jalan pencapaian pemahaman terhadap Tuhan yang dinamakan ALLAH dengan ajaran yang berjenjang dan satu kesatuan yang bernama SYARIAT, TARIKAT, HAKIKAT, MAKRIFAT. Begitu juga dengan para pemeluk Kristen / Kaum Nasrani mencari dan memahami Tuhan ALLAH dengan ajaran yang bernama TRINITAS. Begitu Juga penganut Hindu Budha bisa memahami dan menemui Tuhan dengan PENCERAHAN AGUNG (Maaf kalau salah karena saya penganut Islam mohon di luruskan).
Untuk mempermudah pemahaman maka saya coba mengumpamakan, seadainya pemahaman kesejatian Tuhan Yang Maha Esa dan atau pertemuan dengan Tuhan itu adalah puncak Gunung, maka PUNCAK GUNUNG itu adalah puncak keindahan yang tiada banding bagi para pencari Tuhan. Di sanalah puncak kecintaan dan kerinduan sejati yang indah tiada sedih dan rindu tiada bertepi. Dan bagi para pencari Tuhan maka Puncak Gunung itulah sesungguhnya tujuan sejati makhluk manusia yang dinamakan Insan Al Khamil (Islam). Nah bagi mereka yang sudah mampu mencapai Puncak Gunung tersebut maka dia akan bisa melihat kesegala sisi dengan jelas. Bila agama saya umpamakan adalah jalan atau jalur untuk menuju Puncak Gunung tadi dan kita umpamakan Islam adalah jalur timur, Kristen Jalur barat, dan Budha jalur tenggara, Hindu jalur utara, maka semua bisa naik ke puncak Gunung dengan keyakinan dan caranya masing-masing. Nah kecenderungan mereka yang masih berada di jalur pendakian ini akan merasa benar sendiri dan selalu menganggap orang lain atau agama lain adalah jalur SESAT. Namun bila dia sudah berada di puncak maka dia akan dapat melihat bahwa semua jalur adalah benar dan dia bisa turun kembali dengan melalui jalur manapun dia suka. Salah satu manusia mulia yang sudah dalam pencapaian agung Hakikat seorang manusia yang bernama Insan Khamil itu adalah GUS DUR sehingga GUS DUR sudah pada tahap mencintai semua Umat Lintas Agama dan benar-benar menjadi seorang Manusia suci yang mengedepankan kecintaan sesama dengan menghapus perbedaan, begitu indahnya dunia ini bila sudah pada tahap itu, itulah sesungguhnya yang dinamakan Islam Rahmat Bagi Senap Alam.
Nah saya menguraikan hal ini karena sangat prihatin dengan kecenderungan umat Islam sesama umat Islam saling bentrok, saling bunuh saling caci saling maki, saling hina dan begitu juga umat yang non Muslim dengan Muslim selalu saling salahkan merasa diri paling benar, merasa bahwa Sorga itu hanya milik dia/kelompok dia dan orang selain dia dan kelompoknya hanya layak menghuni neraka. Pada mereka sangat paham bahwa manusia ini dicipta dari keturunan Adam manusia pertama yang di ciptakan dan belum mengenal agama yang selalu bikin orang jadi ribut. Kenapa manusia hanya berfikir sempit dan mau-maunya di kotak-kotakan oleh yang namanya Agama. “Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”. (QS. Al Kafirun: 6) ayat itu juga bermakna “Ga usah Lho ngurusin sorga neraka orang lain, urus aja diri Elho sendiri bakal masuk Sorga atau Neraka kagak Elho”, Juga tidak usah kamu menghujat atau mengebom orang lain lahh wong Sapean dewe belum tentu masuk Sorga.
Nah sekarang kita kembali pada Penciptaan manusia. Dalam ajaran Islam di sebutkan dalam satu dalil Al-quran :
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud ( Al-Hijr Ayat : 29)
Saya tidak begitu paham namun sepengetahuan saya katanya Ruh itu ditiupakan setelah janin berumur 40 hari di dalam kandungan, sehingga setela itu sang janin mulai bergerak. Di sisi lain kita semua tahu bahwa Sperma itu ada, hidup dan bergerak, bukankah itu berarti SUDAH ADA KEHIDUPA
N, ADA GERAK, ADA WUJUD, ADA KECERDASAN sebelum manusia diciptakan (40 hari) walau dalam bentuk / wujud Sperma kalau boleh saya pakai istilah BIANG MANUSIA. Nah sekarang timbul pertanyaan, manusia belum ada sedangkan kehidupan dalam bentuk Sperma sudah ada sebelum manusia diciptakan / sempurna , jadi apakah yang hidup itu ? itukah yang dinamakan Tuhan ? atau itulah yang dinamakan manusia ? Silahkan kaji sendiri dan berikan komentar atau penjelasan bila anda sudah paham.
Jumat, 01 Juni 2012
Merubah Kemarau Jiwa Menjadi Damai
Ketika kemarau menghantam damai, daun hijau menguning layu, cintapun berbatas benci,
rindupun berbatas dendam, kasih yang manis menjadi tawar, sang mawarpun enggan berbunga namun duri semakin tajam mengiris luka, kemanakah diri akan berpaut sang bintang tertutup awan kelabu…..
Hahahahaha ternyata lepasnya burung harus di syukuri karena kita akan bisa menikmati kicaunya di dahan yang rindang, dan jiwapun semakin matang selalu belajar menanam ikhlas saat terlepas. Yaa begitulah hidup terkadang tembok kesabaran runtuh diterpah banjir air yang keruh hingga hijaunya taman tersapu lumpur kemunafikan dan pengkhianatan.
Wahai jiwa-jiwa di tikam galau aku datang memberi terang, ketahuilah lahar yang ganas dari mulut merapi membawa subur dimuka bumi, begitu juga jiwa yang gersang lahan yang bagus menanam ikhlas , hingga kemarau di usir hujan , bunga mereka bak taman surga. Kini damailah jiwa yang hampa karena ikhlas akan berubah menjadi sungai bening kesejukan hati… Damailah Jiwa
rindupun berbatas dendam, kasih yang manis menjadi tawar, sang mawarpun enggan berbunga namun duri semakin tajam mengiris luka, kemanakah diri akan berpaut sang bintang tertutup awan kelabu…..
Hahahahaha ternyata lepasnya burung harus di syukuri karena kita akan bisa menikmati kicaunya di dahan yang rindang, dan jiwapun semakin matang selalu belajar menanam ikhlas saat terlepas. Yaa begitulah hidup terkadang tembok kesabaran runtuh diterpah banjir air yang keruh hingga hijaunya taman tersapu lumpur kemunafikan dan pengkhianatan.
Wahai jiwa-jiwa di tikam galau aku datang memberi terang, ketahuilah lahar yang ganas dari mulut merapi membawa subur dimuka bumi, begitu juga jiwa yang gersang lahan yang bagus menanam ikhlas , hingga kemarau di usir hujan , bunga mereka bak taman surga. Kini damailah jiwa yang hampa karena ikhlas akan berubah menjadi sungai bening kesejukan hati… Damailah Jiwa
Jumat, 25 November 2011
BICARA KEPEMIMPINAN
Saudaraku Allah telah memberitahu kita pentingnya orang yang berilmu untuk menjadi pemimpin.
*Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu". Mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang banyak?" (Nabi mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa." Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui. Q.S Al-Baqarah (2) : 247*.
Ada beberapa penting yang disampaikan ayat tersebut.
1)."Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang banyak?". Dalam ayat ini Allah mengingatkan bahwa tolok-ukur untuk menjadi Pemimpin sesungguhnya bukanlah KAYA, BANYAK HARTA, barang siapa memilih pemimpin berdasarkan KARENA DIA KAYA dan BANYAK UANGnya (cenderung membeli suara utk menjadi pemimpin) maka Rakyat akan menanggung sendiri akibatnya. Ini kesalahan memilih pemimpin.
2)."Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ILMU YANG LUAS dan tubuh yang perkasa." Menganugrahan ILMU ini berarti orang yang berpendidikan di bangku sekolah dan mempunyai pengetahuan dalam kehidupan dan keagamaan. Banyak DOKTOR, Profesor tapi sombong angkuh mau menang sendiri ini tergolong orang yg tdk berilmu. Orang yang berilmu selalu bisa mnjadi tempat bertanya bila tak bisa, menjadi tempat mengadu dikalah keluh, menjadi tempat berlindung dikalah lemah, menjadi tempat meminta dikalah tak punya.
3)."Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan TUBUH YANG PERKASA." Tubuh yang perkasa tentunya bukan saja SEHAT dan KUAT tapi hakekatnya yaitu Orang yg TEGAS, LINCAH, PEKERJA KERAS, BICARA yang HEBAT dan Bisa menjadi PENYEMANGAT bagi yg dipimpin, bukan malah membuat yg dipimpin loyo. PEMIMPIN TAK LAYAK MENGELUH dia harus mnjadi motivator dan Inovator dan bisa MERUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG.
4). Walau cukup singkat tapi ada yang bisa di petik dari ayat tersebut kalau dihubungkan dengan Indonesia terutama Propinsi Bengkulu saat ini, yang Pertama bahwa sesungguhnya kita cenderung SALAH memilih pemimpin karena menilai layak tidaknya seorang calon pemimpin dilihat dari UANGnya BUKAN ILMUNYA (Pengetahuan Kemasyarakatan, Moralitas, Pendidikan, Keagamaan, Ilmu Kepemimpinannya). Sebagaian melihat dari TUBUH yang ganteng saja, saya pernah bertanya dgn Ibu “Bu knapa ibu memilih Si A” “abis dia ganteng paling ganteng dia” jawab sang ibu. Jadi kalau negeri ini terpuruk jangan salahkan pemimpin mari kita KOREKSI DIRI BAHWA KITA YANG SALAH MEMILIH PEMIMPIN
5). Ingat SUARA RAKYAT SUARA TUHAN, jadi bila rakyat yang memilih pemimpin yang salah maka
TUHANpun akan merestui kehendak rakyat atau umatnya tersebut karena Tuhan tergantung atas prasangka dan permintaan umatnya, namun dibalik itu Allah tetap akan mengatakan bahwa semua yang kamu perbuat baik buruknya akan tetap kembali kepada kamu.
Sabtu, 15 Oktober 2011
AKU ADALAH ANGIN
Aku adalah UDARA namun nama keren ku adalah ANGIN, aku ada unsur penting dalam kehidupan (Air, Tanah, Api, Angin) , tanpa aku maka tiada kehidupan, karena aku berperan sekali dalam kehidupan maka aku sangat mempengaruhi warna kehidupan manusia.
Kadang-kadang aku di puja, di hina, bahkan dikambinghitamkan oleh manusia. Seperti menghadapi Reshuffle kabinet SBY saat ini, untuk mereka yg sdh dipanggil ke cikeas pasti di bilang “MENDAPAT ANGIN” padahal kapan mereka mendapat aku , kan aku ada di mana2. Pintarnya manusia.
Begitu juga bila seseorang memberi kesempatan kepada seseorang untuk hal2 yang menyenangkan pasti dia bilang , diberi ANGIN SORGA atau DIKASIH ANGIN… cek,cek,cek,cek . Padahal belum ada yang pulang dari sorga dan juga angin bukan hadiah dari seseorang… koq DIKASIH ANGIN.
Lain lagi kalau orang yang emosinya tidak stabil pasti dibilang ohhh kalau dia itu ANGIN-ANGINAN… Koq saya di anggap main-mainan kayak mobil-mobilan… cupekk dheee…
Nahh kalau ada tamu yang tak di duga-duga , si tuan rumah langsung aja bilang “ANGIN APA YANG MEMBAWA KAMU KEMARI” … koq angin apa , angin yaa angin … yaaa aku anginn …
Nahhh ada yg agak lucu kalau seandainya Si Pria kurang kejantanannya , terkadang mereka bilang MATI ANGIN heheh atau LAYAR TERKEMBANG ANGIN MATI… huaahahaha ini yang sangat gaa enak , bikin kecewa dua arah, bolak balik…
Kalau badannya mulai meriang, pegel-pegel, mual dan puyeng, langsung aja mereka memfitnahku dengan berkata aduhh MASUK ANGIN nheee. Ga banget … lha saya itu memang kerjanya keluar masuk tubuh manusia, kalau ga keluar masuk ntar manusianya matiiii…
Biasanya kalau seseorang sedang galau, suntuk dan bosan tingkat tinggi, dia akan berusaha mencari ketenangan, nah yang ini biasanya di katakana MENCARI ANGIN. Wah..wah wahh .. kacau banget koq ANGIN di cari… Saya tidak kemana-mana koqq malah di cari…
Ada satu yang sering bikin orang gaduh, kalau perus mereka mulas mereka selalu BUANG ANGIN… yang ini biasanya busuk hingga sering bikin gaduh orang-orang… Nah terkhusus untuk BUANG ANGIN ini kamu juga bisa menilai sifat-sifat seseorang. Misalnya orang yang SOMBONG pasti BUANG ANGIN diGEDE-GEDEIN SUARANYA agar orang tahu bahwa KENTUTNYA GEDE segede OMONGNYA… hehehe
Orang yang PRIHATIN kalau dia BUANG ANGIN pasti hemat banget , dia angsur KENTUTnya itu kayak cicilan kredit dikit-dikit tapi berkali-kali… hehehe
Orang yang PEDIAM kalau BUANG ANGIN pasti akan berusaha agar KENTUTnya tidak berbunyi , nah biasanya dia akan ngatur letak pantatnya sedemikian rupa agar saat dia KENTUT , ANGIN yang lewat tidak tergencet hingga so silence … qiqiqiq
Orang yang PENDUSTA, PEMBOHONG, PENIPU pasti saat kentut dia akan berusaha menghindar saat orang bilang Lhoo KENTUT yaa…!!! Walau jelas-jelas sudah tahu dia yang KENTUT dia pasti bilang bukan gue, sumpah bukan gue, terus saat sudah kepepet dia akan bilang “Yaa kalau kalian semua tidak siapa lagi selain aku hehehe, syukur lho aku cuma KENTUT kalau seandainya aku tadi langsung mencret pasti kalian lebih repot” hehehe
Orang yang suka memFITNAH kalau BUANG ANGIN selalu diam-diam dan KENTUTnya sangat bau, sangat busuk hingga semua orang gaduh karena bau busuknya sangat menyengat. Karena KENTUTnya tidak berbunyi maka orang tidak berani menuduh dia dan malah dia yang menuduh orang lain yang KENTUT hehe LICIK BANGET BROO.
Orang yang SOPAN SANTUN kalau BUANG ANGIN pasti permisi “Maaf yaa saya tak tahan mau KENTUT , walau sedang minta maaf dia juga sambil KENTUT tapi orang sudah tidak bisa marah karena dia sudah permisi KENTUT” hehehe
Orang yang PENAKUT kalau dia BUANG ANGIN pasti menghindar dari kerumunan orang cari tempat sepi kemudian KENTUTlah dia dengan leluasa, sebab kalau kentut di tengah orang-orang dia takut orang lain marah. Ohhhh nikmatnya KENTUT bebas dan leluasa…
Orang yang PENYABAR kalau dia mau BUANG ANGIN pasti dia akan selalu tunda dan tidak buru-buru apalagi saat dia mencret pasti dia hati-hati sekali KENTUT agar jangan sampai dia KENTUT bersamaan dengan mencretnya…
Rabu, 12 Oktober 2011
AKU DAN DIRIKU
Oleh : Gusnan Mulyadi
Aku yakinlah bahwa selalu saja DIRIKU selalu lebih besar dari masalahku dan, DIRIKU selalu saja lebih tinggi dari permasalahan yang merendahkan atau orang yang menghinakan untuk merendahkanku, DIRIKU selalu saja lebih mulia dari orang yang memfitnahku untuk menjatuhkanku, tapi aku yakin akan bertambahlah kehebatan DIRIKU dengan sabar dan kerendahan jiwaku dalam ikhlas menerima kehendak Tuhan atas hidupku.
Aku selalu lebih senang dan bangga saat orang lain mengkeritik atau bahkan mencaciku, karena terkadang pujian yang mereka berikan hanya tipu daya untuk menjerumuskanku dalam kesombongan dan keangkuhan yang sesungguhnya adalah jurang kenistaan yang sangat dalam, *Yaa Rabb pertajamlah mata bhatinku*.
Tak akan aku biarkan diriku larut dalam gundah dan kegelisahan hanya karena prasangka yang belum tentu benar adanya, lebih baik aku mengukir senyum terindah dengan selalu berbaik sangkah , bila orang orang mempergunjingkanku, aku sadar sesungguhnya mereka sedang mengagumiku dengan cara berbeda karena mereka tidak bisa melebihi kemulianku selain dengan cara irih dan dengki, dan Tuhanlah yang akan menutup mulut mereka.
Terkadang aku tidak bisa menyadari betapa kemulian, peluang dan orang yang mengasihiku ada di sekiling atau di hadapanku, karena congkak dan rasa tidak bersykurku selalu cenderung melihat yang jauh dan terlalu rumit sementara yang sederhana dan ada di sekilingku terabaikan, aku selalu saja menggambar kesempurnaan dengan kuas fikiran di kanvas khayalan, sementara aku tidak pernah mau menyadari bahwa kesempurnaan itu melekat erat pada diriku, yaa padaku dan aku sangat sempurna dengan segenap keindahan *Harap burung terbang tinggi punai di tangan dilepaskan*
Memang terkadang jiwaku GALAU !!! Tapi sesungguhnya aku butuh rasa galau sebab galau itu laksana gurun tandus jiwa yg hampa kering hampa tiada air, di tengah gurun KEGALAUAN aku akan merasakan bagai mana berharganya air kesejukan bernama CINTA dan IMAN, semakin jauh perjalananku di gurun KEGALAUAN semakin rindu aku akan Sang MAHA KASIH dan semakin dalam cinta terpaut padaMU Tuhan, semakin haus aku berjalan di Gurun yang tandus maka semakin butuh aku air KEIMANAN, aku sadari bahwa setiap jiwa menelusuri gurun yang tandus selalu saja untuk memuliakan dan meninggikan diri dan akan membangun jiwa yang semakin kokoh.
Yaa aku sangat paham bahwa semua yg hidup akan mati, namun aku juga paham tidak sedikit orang yang hidup benar-benar hidup dan merasakan kehidupan, ketakutan akan kehidupan masa depan adalah setengah kematian dalam hidup dan hidup yang diliputi ketakutan sesungguh sudah tak hidup sebelum kematian, oleh karena itu aku tidak akan pernah mau mengubur diriku sendiri sebelum mati dengan ketakutan akan masa depan yang belum tentu akan terjadi.
Hidup laksana perjalanan panjang, tekadang bukit hijau terhampar indah terkadangpun gurun tandus terbentang luas, smua itu utk meninggikan. Yaa .. hanya ada dua cara untuk menghadapi masa depan. Yang pertama menghadapinya dengan ketakutan dan disana hanya akan nampak barisan hambatan, rintangan masalah yang siap menghancurkan kita langkah dan harapanku. Yang Kedua menghadapinya dengan segenap keyakinan diri dan yang akan kelihatan disana sangat banyak jalan keluar dan peluang-peluang bahkan setiap permasalahan selalu saja menyertakan kunci pembuka pintu keluarnya. Jadi aku akan selalu memilih cara yang kedua, bermimpi, yakin, semangat, jalani dan tak akan pernah aku berkeluhkesah.
Kekuatan yg paling besar dari seorang manusia adalah PERASAAN bahkan jauh mengalahkan FIKIRAN, Yaa karena PERASAAN itu hanya berasal dari TUHAN, maka bila aku didorong oleh RASA halus yg sangat kuat dari relung hati yang terdalam aku akan IKUTILAH DIA sebab DIA akan membimbingku menuju BAHAGIA, Akupun pasrah dengan RASA itu. Semakin jauh aku merasakan padang GURUN ini maka rasa cintaku semakin dalam, rasa rinduku tiada henti, AKU CINTA PADAMU TUHAN, AKU RINDU PADAMU YAA RABB.
Manusia bisa mengubah hidup dengan mengubah fikiran dan perasan, maka aku akn selalu merubah rasa kecewa dengan lapang dada, rasa malas dengan semangat, rasa takut dengan berani, dikhianati dengan rasa ikhlas, tapi tidaklah gampang bagi ku mengubah rasa benci menjadi cinta atau dari cinta menjadi benci, untuk itu biar waktu yang merubahnya. Sebab aku menyadari bahwa *Tubuh bisa menyembuhkan sendiri luka di raga dan waktu akan menyembuhkan luka di jiwa* aku yakin itu.
Kebijaksanaan datang dari pengalaman, pengalaman terkadang datang dari kesalahan dan kebodohan, maka janganlah takut kalau melakukan kesalahan yg penting bagaimana memperbaiki kesalahan dan juga jangan takut dengan kebodohan sebab kebodohan selalu bisa di usir dengan pelajaran, dan akupun sadar aku bukanlah seorang terpelajar hanya seorang PEMBEJAR.
Ada penyebab ada akibat itulah kehidupan, setiap kegagalan atau keberhasilan hari ini adalah akibat dari penyebab yang dilakukan di masa lalu, aku akan jadikan hidupku hari ini sebagai penyebab yang terindah di hari depan, Menjadi penyebab berarti aku harus berperan aktif merubah nasib, menjadi akibat berarti aku hanya bermalas diri pasrahkan hidup di gilas zaman, oohhh tidak!!! … aku harus menjadi penyebab.
DIAM ADALAH EMAS tapi terkadangpun bicara adalah BERLIAN, maka saat itu aku akan bicara walau dengan bicara aku tahu akan mendapat musuh, karena belumlah benar kata-kataku sampai saat ada orang tidak senang mendengarkan apa yang aku bicarakan, mereka itu yaitu orang yang tidak suka saat aku berkata untuk kebaikannya dan dia sedang nyaman dalam buaian iblis kejahatan dan kesalahannya.
Memang terkadang mungkin komunikasi tidak bisa menjadi PEMBAIK hubungan antara manusia bila seseorang di antara kita hanya minta di dengar tanpa mau mendengar, hanya mau dimengerti tanpa mau mengerti, hanya mau menang sendiri yang belum tentu benar, mungkin itulah saatnya "DIAM ADALAH EMAS" dan aku akan DIAM.
Nasib bisa berubah, hujan bisa datang di musim panas, hati yang mati bisa berganti bersemih, cinta yang patah bisa tumbuh segera, tangis bisa saja berganti tawa & duka pasti di usir bahagia, ikuti saja waktu pasti membawa semua harapan dan doaku.
Laksana seorang pendaki gunung yang senantiasa penuh semangat menujuh puncak walau onak & duri , cadas & terjal menghalangiku tidak peduli kadang perjuanganku bertaruh nyawa, aku akan tetap fokus pada tujuanku yaitu puncak, namun dalam jiwa tetap ku tanam Ikhlas menerima segala hasilnya, baik itu indah atau cuma derita...tiada akan berkeluh kesah, harapan hanya Ridho Allah. Bila ku berada di persimpangan maka keyakinanlah yang dibutuhkan menjadi pembimbing kaki melangkah...
Aku akan selalu mencoba menjadi YANG TERBAIK dan PEMBAIK, jika tanganku mampu menggenggam setetes air pasti kupersembahkan sebuah sungai untuk mu yang saat ini kehausan, Bila desah ku adalah angin pasti kuhembuskan semilir lembut untuk mu yg saat ini sedang kegalauan, Bila mataku adalah cahaya maka untuk mu ku bersinar terangi engkau dalam kegelapan, Bila tetes darahku butiran emas maka kan kutebar bibitnya di hamparan lahan utk kau petik buahnya, begitulah tekadku untuk orang-orang yang kucinta ...
Dan aku adalah matahari...sinarnya akan terangi jiwa-jiwa yg mencari jalan di lorong kegelapan, menerbar energy keseluruh pelosok negeri untuk menghidupkan semangat mereka yang mati, menjadi selimut hangat bagi insan kendinginan oleh kesepian jiwa yang gersang tak tersiram indahnya iman, mengusir gelap bagi mereka yang ketakutan akan ketidak pastian masa depan..
Bahagia datang dari dalam bukan hadir dari luar , maka tidak jaminan kebahagian akan menyertai seiring pencapaian kekuasaan, harta dan wanita serta pria, sebab bahagia itu bagai mana kita mencukupkan diri kita dengan apa yang ada bukan dengan menumpuk kekayaan dan meraih kekuasaan.
Semua akan terasa berat bila dengan menggerutu dan akan terasa sangat ringat bila dengan ikhlas bahwa tak akan jatuh selehai daun tanpa izinNYA.
Terkadang Emosi dan Kemarahan membuat ku terdorong untuk melakukan kejahatan sebagai pembalasan, namun Hati Nurani jauh lebih indah dari hanya sekedar dendam, lebih indah memaafkan dan juga lebih terasa damai di jiwa hidup lepas dari rasa dendam *Berdamai Dengan Jiwa*
Aku tidak akan pernah mau terpengaruh apabila ada seorang sahabat menyampaikan keburukan seseorang kepada ku, atau menghasut ku dengan seorang lainnya, karena akau tahu suatu saat dia juga akan mempergunjingkan ku dengan orang lain juga seperti yang dia lakukan mempergunjingkan orang lain pada ku.
"EMANG GUE PIKIRIN" adalah kalanya kata2 ini harus ku pakai dalam kehidupan sehari-hari, sebab terlalu banyak kicauwan mulut orang lain yang sangat tidak perlu kita dengarkan, Tuhan menciptakan mulut untuk bicara, nah biarkan saja mreka bicara dan bergunjingku sampai Tuhan menutup mulut mereka, aku rasa cukuplah aku fokus melakukan yang terbaik menurutku, sementara mereka tidak akan bisa membagi bahagia mereka untuk ku, jadi aku harus membahagiakan diriku sendiri, karena hanya akulah yang bisa membahagiakan diriku sendiri.
Sesungguhnya aku menyadari bahwa aku tidak akan bisa mengajari orang lain, yang ada, aku hanya bisa membantu mereka untuk menemukan itu dalam diri mereka sendiri.
Ada satu hal yang terkadang tidak kusadari saat aku sendirian, yaitu aku bisa memulai suatu hal sesegra aku mau, sebab kalau aku bersama orang lain, terkadang aku harus menunggu orang lain siap baru bisa memulai, jadi *Sendirian aku tak akan takut* .
Rabu, 21 September 2011
HAL-HAL YANG MEMBUAT SUSAH KITA SENDIRI
.(1) Terlalu PERASA , bila kita terlalu perasa tentu kita akan susah dan repot sendiri karena kita hanya sibuk mengurusi SALAH RASA yg terkadang menguras fikiran dan badan.
(2) Perfectionism = perpeksionisme ; Orang yg memelihara sifat ini akan sangat susah percaya dengan orang lain sehingga dia cenderung berkerja dan mengerjakan sesuatu sendiri, padahal kita tahu bahwa manusia TIDAK ADA YANG SEMPURNA.
(3) RASA TAKUT ; Rasa takut yang berlebihan atau lebih mengutamakan rasa takut (Gagal, Sedih, Sakit, Kecewa, Miskin, Diejek Orang dll) akan menjadi penghalang utama utk kesuksesan termasuk kebahagian.
(4) Terlalu focus dan larut dengan masa lalu sehingga lupa bahwa kita hidup untuk masa kini dan masa datang. HAL2 YANG MEMBUAT SUSAH KITA SENDIRI ;
(5) Terlalu focus dan selalu berusaha untuk menyenangkan semua orang yang berakibat kita sendiri yg tidak senang dan diri dan jiwa kita sendiri yg jadi tak terurus *Tidak akan mungkin menyenangkan semua orang*
(6) Menggerutu dan menyesali nasib, kalau orang bisa sukses bahagia dengan hanya menggerutu maka mungkin tidak perlu seorang PAHLAWAN dan INDONESIA akan merdeka cukup dgn menyumpah-serapahi Belanda.
(7) Ketergantungan dgn orang lain alias tidak mandiri, orang begini akan selalu takut (kehilangan jabatan, miskin karena dikucilkan, tidak berani mengambil keputusan dan selalu uring-uringan) hehehe
(8) Senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang… hahaha orang yg begini jelas2 tdk akan pernah merasa bahagia karena tdk akan pernah pandai bersyukur.
(9) Mudah terpengaruh dan tidak berpendirian sehingga orang akan sangat mudah menggadu domba dan menghasut padahal apa yg disampaikan orang belum tentu benar, bahkan sengaja utk menghacurkan kita dan hubungan baik kita dengan orang lain.
(10) Selalu curiga dan buruk sangka sehingga selalu CURIGA mengganggap orang lain tidak benar, jahat kepada kita, kita selalu teranianya atau menyangka orang lain berbuat buruk tanpa disertai bukti yang jelas.
(11) Senang di puji dan marah dikritik, memang semua manusia senang di puji tapi bila selalu minta dipuji dan marah saat di beri saran atau dikritik alamat diri akan hancur dikerumini para penjilat.
(12) Cemburu berlebihan sehingga membuat kita berfikir tidak sehat lagi dan orang yang kita cemburui bukannya senang bahkan malah sangat tidak senang apalagi cemburu tak beralasan. Dan masih banyak lagi hal-hal yang kurang dan harus kita hindari
(2) Perfectionism = perpeksionisme ; Orang yg memelihara sifat ini akan sangat susah percaya dengan orang lain sehingga dia cenderung berkerja dan mengerjakan sesuatu sendiri, padahal kita tahu bahwa manusia TIDAK ADA YANG SEMPURNA.
(3) RASA TAKUT ; Rasa takut yang berlebihan atau lebih mengutamakan rasa takut (Gagal, Sedih, Sakit, Kecewa, Miskin, Diejek Orang dll) akan menjadi penghalang utama utk kesuksesan termasuk kebahagian.
(4) Terlalu focus dan larut dengan masa lalu sehingga lupa bahwa kita hidup untuk masa kini dan masa datang. HAL2 YANG MEMBUAT SUSAH KITA SENDIRI ;
(5) Terlalu focus dan selalu berusaha untuk menyenangkan semua orang yang berakibat kita sendiri yg tidak senang dan diri dan jiwa kita sendiri yg jadi tak terurus *Tidak akan mungkin menyenangkan semua orang*
(6) Menggerutu dan menyesali nasib, kalau orang bisa sukses bahagia dengan hanya menggerutu maka mungkin tidak perlu seorang PAHLAWAN dan INDONESIA akan merdeka cukup dgn menyumpah-serapahi Belanda.
(7) Ketergantungan dgn orang lain alias tidak mandiri, orang begini akan selalu takut (kehilangan jabatan, miskin karena dikucilkan, tidak berani mengambil keputusan dan selalu uring-uringan) hehehe
(8) Senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang… hahaha orang yg begini jelas2 tdk akan pernah merasa bahagia karena tdk akan pernah pandai bersyukur.
(9) Mudah terpengaruh dan tidak berpendirian sehingga orang akan sangat mudah menggadu domba dan menghasut padahal apa yg disampaikan orang belum tentu benar, bahkan sengaja utk menghacurkan kita dan hubungan baik kita dengan orang lain.
(10) Selalu curiga dan buruk sangka sehingga selalu CURIGA mengganggap orang lain tidak benar, jahat kepada kita, kita selalu teranianya atau menyangka orang lain berbuat buruk tanpa disertai bukti yang jelas.
(11) Senang di puji dan marah dikritik, memang semua manusia senang di puji tapi bila selalu minta dipuji dan marah saat di beri saran atau dikritik alamat diri akan hancur dikerumini para penjilat.
(12) Cemburu berlebihan sehingga membuat kita berfikir tidak sehat lagi dan orang yang kita cemburui bukannya senang bahkan malah sangat tidak senang apalagi cemburu tak beralasan. Dan masih banyak lagi hal-hal yang kurang dan harus kita hindari
Senin, 19 September 2011
Jiwa Sang Mawar

Menyadari dirinya sangat indah mawar selalu memagari dirinya dengan duri, untuk itu tiadalah mawar tak berduri, karena mawar bukanlah rumput liar.
Hanya orang yang mampu mnggabungkan Fikiran dengan Hatilah yang bisa melihat mawar dari Indahnya bukanlah takut karena Durinya.
Aku katakana padamu wahai siang dam malam, jangan pernah berharap merengkuh indahnya Sang Mawar bila engkau takut tertusuk durinya.
Durinya mawar bukan untuk melukaimu tapi agar engkau bisa menghargai keindahannya dengan pengorbanan ikhlasmu bukanlah serakah congkak jiwa kerontang laksanya karang kering tak tersentuh belaian ombak.
Sang Mawar selalu berucap "Kalau engaku mncintaiku maka gemgamlah duriku dan akan kuberikan indahku, karena kesempurnaan sebuah cinta menerima lebih dan kurangnya, baik dan buruknya secara utuh tak terpisahkan laksana gula dengan manisnya".
Tekad Sang Mawar "Biar berjuta bunga dan makhluk menghina dan mencaciku namun aku akan tetap dalam Fitrahku yaitu tumbuh dan terus tumbuh kemudian berbunga dengan segenap keindahan. Disaat aku dihinakaan dengan kotoran sapi atau disiram air comberan pada tubuhku dan akar jiwaku, itu akan aku jadikan pupuk untuk kokohny tubuhku dan keindahan bungaku"
Tekad Sang Mawar "KAmu silahkan menanam aku ditempat yang paling kotor sekalipun tapi semakin kotor tempat aku kau hinakan maka akan semakin subur tekadku untuk tumbuh dan akan semakin indah warna bunga yang akan aku berikan padamu"
Harapan Sang Mawar "Sayangilah aku dengan keikhlasn cinta kasih tiada terbeban harap dan kerinduan tiada bertepi sebab dengan itu akan membuat aku berbunga lebih banyak dan lebih indah untukmu dan ketenangan jiwa mu"
Peringatan Sang Mawar "Bila hanya kebencian dan kesia-siaan yang selalu kau berikan padaku maka tak kuat aku menumbuhkan bunga melainkan durikupun semakin runcing dan mungkin juga menjadi penyebab luka berdarah bagi jiwa yang tiada cahaya"
Pesan Sang Mawar "Kalau engkau cinta dengan bungaku maka itu akan layu biar aku abadi dihatimu maka cintailah sifatku yang senantiasa memberi indah walau dihina dan dilupakan dan jadikanlah tekadku untuk pendamping semangat juangmu agar tiada kata putus asa dalam langkahmu
Selasa, 12 Juli 2011
Kakek 100 Tahun Meraih Gelar Sarjana

Pada tanggal 3 Agustus 2011 nanti usia Leo Plass akan mencapai 100 tahun. Namun hadiahnya sudah ia dapatkan pada 11 Juni kemarin. Tak tanggung-tanggung hadiah itu ia buat sendiri dan dunia menyukainya. Hal ini karena ia mencatatkan rekor dunia sebagai orang tertua yang berhasil meraih gelar sarjana pada usia 99 tahun lebih 10 bulan, atau dua bulan menjelang hari ulang tahunnya.
Plass sebenarnya dulu sudah kuliah di Eastern Oregon University sejak tahun 1930. Saat itu universitas ini masih bernama Eastern Oregon Normal School dan ia mengambil jurusan pendidikan dengan harapan setelah lulus akan jadi guru.
Sambil kuliah ia mengajar private anak-anak SMA di kotanya untuk membayar uang kuliahnya. Dari hasil ini ia bisa menabung. Namun keadaan ekonominya mulai memburuk ketika terjadi "depresi ekonomi" di Amerika. Orangtuanya sendiri harus menutup perkebunannya sedangkan bank tempatnya menabung juga bangkrut. Plass sampai kehilangan tabungannya sebesar 400 dolar AS, nilai yang besar untuk ukuran saat itu!
Di tengah kesulitan itu, ia mendapat pekerjaan menarik. Seorang temannya menawarkan pekerjaan di logging company, perusahaan penebangan kayu dengan upah dua kali lipat. Dengan mengajar private ia mendapat pemasukan US$ 80 sebulan sedangkan dari di perusahaan ini ia ditawari US$ 150 sebulan. Kesempatan ini tak ia sia-siakan meski harus meninggalkan bangku kuliah. Padahal saat itu ia tinggal setahun lagi untuk lulus.
Mendapatkan uang berlimpah dari pekerjaannya membuat ia lupa untuk melanjutkan kuliahnya. Lalu 79 tahun kemudian, atas desakan kemenakannya, Plass melanjutkan kuliah lagi. Ini pada awalnya sulit dilakukan. Namun setelah melakukan penelitian, pihak universitas bisa menemukan karya tulis Plass, yang merupakan prasyarat untuk bisa melanjutkan kuliah guna meraih gelar sarjana.
Maka di usia hampir 100 tahun Plass pun kembali ke kampus. Ketika pertama kali kuliah ia diajak jalan-jalan keliling kampus. "Ya, ampun, semuanya sudah berubah," katanya. Dan melalui ketekunannya maka Leo Plass berhasil meraih gelar sarjananya. "Saya cuma membutuhkan waktu 79 tahun untuk menyelesaikan kuliah," katanya. Plass membuktikan bahwa belajar tak ada akhirnya. Luar biasa!!
Dikutip dari
Penulis : Tim AndrieWongso.com
Jumat, 24-Juni-2011
Kisah Kasih Tulus Si Bocah Polos

Banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran, namun pelajaran hidup dari mereka yang melakukannya tanpa niat memberi teladan akan sangat mengena. Pelajaran itu datang dari anak-anak yang masih polos, di antaranya sebagai berikut.
Zhang Da harus menanggung beban hidup yang berat ketika usianya masih sangat belia. Tahun 2001, ketika usianya menjelang 10 tahun, Zhang Da harus menerima kenyataan ibunya lari dari rumah. Sang ibu kabur karena tak tahan dengan kemiskinan yang mendera keluarganya. Yang lebih tragis, si ibu pergi karena merasa tak sanggup lagi mengurus suaminya yang lumpuh, tak berdaya, dan tanpa harta. Dan ia tak mau menafkahi keluarganya.
Maka Zhang Da yang tinggal berdua dengan ayahnya yang lumpuh, harus mengambil-alih semua pekerjaan keluarga. Ia harus mengurus ayahnya, mencari nafkah, mencari makanan, memasaknya, memandikan sang ayah, mencuci pakaian, mengobatinya, dan sebagainya.
Yang patut dihargai, ia tak mau putus sekolah. Setelah mengurus ayahnya, ia pergi ke sekolah berjalan kaki melewati hutan kecil dengan mengikuti jalan menuju tempatnya mencari ilmu. Selama dalam perjalanan, ia memakan apa saja yang bisa mengenyangkan perutnya, mulai dari memakan rumput, dedaunan, dan jamur-jamur untuk berhemat. Tak semua bisa jadi bahan makanannya, ia menyeleksinya berdasarkan pengalaman. Ketika satu tumbuhan merasa tak cocok dengan lidahnya, ia tinggalkan dan beralih ke tanaman berikut. Sangat beruntung karena ia tak memakan dedaunan atau jamur yang beracun.
Usai sekolah, agar dirinya bisa membeli makanan dan obat untuk sang ayah, Zhang Da bekerja sebagai tukang batu. Ia membawa keranjang di punggung dan pergi menjadi pemecah batu. Upahnya ia gunakan untuk membeli aneka kebutuhan seperti obat-obatan untuk ayahnya, bahan makanan untuk berdua, dan sejumlah buku untuk ia pejalari.
Zhang Da ternyata cerdas. Ia tahu ayahnya tak hanya membutuhkan obat yang harus diminum, tetapi diperlukan obat yang harus disuntikkan. Karena tak mampu membawa sang ayah ke dokter atau ke klinik terdekat, Zhang Da justru mempelajari bagaimana cara menyuntik. Ia beli bukunya untuk ia pelajari caranya. Setelah bisa ia membeli jarum suntik dan obatnya lalu menyuntikkannya secara rutin pada sang ayah.
Kegiatan merawat ayahnya terus dijalaninya hingga sampai lima tahun. Rupanya kegigihan Zhang Da yang tinggal di Nanjing, Provinsi Zhejiang, menarik pemerintahan setempat. Pada Januari 2006 pemerintah China menyelenggarakan penghargaan nasional pada tokoh-tokoh inspiratif nasional. Dari 10 nama pemenang, satu di antaranya terselip nama Zhang Da. Ternyata ia menjadi pemenang termuda.
Acara pengukuhan dilakukan melalui siaran langsung televisi secara nasional. Zhang Da si pemenang diminta tampil ke depan panggung. Seorang pemandu acara menanyakan kenapa ia mau berkorban seperti itu padahal dirinya masih anak-anak. "Hidup harus terus berjalan. Tidak boleh menyerah, tidak boleh melakukan kejahatan. Harus menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab," katanya.
Setelah itu suara gemuruh penonton memberinya applaus. Pembawa acara menanyainya lagi. "Zhang Da, sebut saja apa yang kamu mau, sekolah di mana, dan apa yang kamu inginkan. Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah dan mau kuliah di mana. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebutkan saja. Di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!" papar pembawa acara.
Zhang Da terdiam. Keheningan pun menunggu ucapannya. Pembaca acara harus mengingatkannya lagi. "Sebut saja!" katanya menegaskan.
Zhang Da yang saat itu sudah berusaha 15 tahun pun mulai membuka mulutnya dengan bergetar. Semua hadirin di ruangan itu, dan juga jutaan orang yang menyaksikannya langsung melalui televisi, terdiam menunggu apa keinginan Zhang Da. "Saya mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri. Mama kembalilah!" kata Zhang Da yang disambut tetesan air mata haru para penonton.
Zhang Da tak meminta hadiah uang atau materi atas ketulusannya berbakti kepada orangtuanya. Padahal saat itu semua yang hadir bisa membantu mewujudkannya. Di mata Zhang Da, mungkin materi bisa dicari sesuai dengan kebutuhannya, tetapi seorang ibu dan kasih sayangnya, itu tak ternilai. Pelajaran moral yang tampak sederhana, tetapi amat bermakna. Setuju kan?
Dikutip DARI
Penulis : Tim AndrieWongso.com
Selasa, 12-Juli-2011
Sabtu, 25 Desember 2010
TARIAN CAHAYA BINTANG

by ; gusnan gundul
Adakalahnya jiwa laksana ilalang di tengah padang, begitupun aku sangat limbung ketika tongkat pegangan patah luluh tak berbentuk. Kemana langkah akan dibawah, kemana hati akan ditaut, laksana kapas tertiup angin kadang melayang membumbung angkasa kadang kandas terhempas begulir bergumul debu. Jiwa yang segar layulah sudah kering kerontang laksana terbakar, yang ada hanya arang yang hitam, rasa hina makin mnjadi. Aku terasa sangatlah hina jiwa yang mati gairahpun layu. Tautan hati entah kemana, tempat bersandar dikala gundah. Namun tertanam kuat didalam diri, tak akan diri mati sebelum ajal. Kan kucari ganti yang hilang, kan ku sapu cermin yang buram.
Kubawa jiwa mengembarakan raga, harap bertemu hamparan hijau. Tertatih langka kuseret jua tiada ku hirau luka berdara. Ku ajak diri kedalam gelap harapkan mucul setitik cahaya. Ku ajak diri duduk disudut , dalam sunyi yang ramai dan riang, namun tetap bhatinku hampa, berselimut kabut awan kelabu. Kulayang pandang melihat bintang , bintang bertabur menari lembut. Cahaya bintang menyiram benih, yang terkubur lara tebakar dusta. Kutatap lembut gemulai bintang menari indah direlung jiwa. Suara lembut datang berbisik cahaya bintang mmbawa terang. Kini aku balik terjaga ternyata hidup belum berakhir, Dikau hadir diujung senja. Bintang datang memberi terang pembimbing arah biduk berlayar. Aku tak mau berdiam lagi bangkit berdiri terus berlari. Kudekap erat kekasih hati , hidup gairah berhias cinta, cinta didada membangun rindu, rindu dijiwa bagai istana. Kekasih hati pasrahkan diri sebab jiwa sudah terbuka. Kini Dia sudah bertahta meminta diri selalu merindu.
Batapa indah memadu kasih saat bersama tiada jarak, hamba tak paham dimana diri, mana Kekasih , kami berdua sesungguhnya satu, satupun kami untuk berdua, engkau Kekasih akulah hamba. Sangat jauh biduk berlayar membelah ombak bermandikan bayu. Suatu saat kamipun terbang mengitari bintang membelah mimpi, terdampar hamba ditaman surga ternyata Kekasih mendekap erat. Ada biduk ada telaga, laut beriak membelai jiwa. Kami terpaku terpana kagum, kilau cahaya gemerlap sinar, biduk belayar bermandi warna cahaya lampu selaksa rindu. Sebagai mana Kekasih dan hamba, hamba pelayan Ratu Nan Agung, sajian cinta sudah terhidang hamba layani Ratu Di hati, tanda bhakti diri mencinta. Aku merasa Engkaupun tahu ikhlas diri mnjadi hamba, syukur diri memujiMu Kasih. Getar rasa cinta bertalu menusuk dalam jantung hatiMu, tiada mungkin tidak Kau rasa sebab cinta begitu kuat, untuk itu hamba berharap cinta ku tabur bertumbuh kasih.
Sebagai mana seorang pencinta barharap Kasih Cantik Rupawan. Ku hias indah diri Kekasih pakaian Cinta besulam pujian, bagai mana hamba berpaling wajahMu cantik sifatMu agung, semakin kuhias semakin menawan. Ampun dan maaf hamba haturkan bila kuas lukisku tak sempurna lagi, maklum badai habis menerpa, yang merenggut semua tanpa bersisa, besar harapku bisa menghias wajah cantik indah sempurna namun tangan tak sampai dan kuas terbatas, hamba berharap esok menjelang.
Memang bumi tak mungkin datar, ada padang luas membentang, ada lembah berkelok indah, ada gunung menjulang tinggi, siangpun selalu diusir malam. Begitulah langkah menitih tangga kadang menaik tekadang jatuh. Bintang tertutup awan kelabuh, membuat arah menjadi bimbang . Pasang selalu berganti surut begitulah cinta kandang menghampa. Ahhh ... Kasih jangan ragu tatap jiwaku, Engkau bertahta didalam sana. Kuharap Engkau segera bersinar , usirlah mendung tabir cahaya. Aku disini menekur langkah disaat lalu bintang menari, cahaya bintang menerang jiwa harap biduk sampai dermaga. Kutepis ragu didasar jiwa Engkau Kekasih belahan jiwa. Cinta dalam tiada berdasar rinduku luas tiada berbatas DIKAU RATU dalam jiwaku. (gusnan gundul sebuah perjalan dlm pencarian diri)
Jumat, 26 November 2010
WAWANCARA IMAGINER DENGAN BUNG KARNO (HARI PAHLAWAN)

Oleh ; Gusnan Mulyadi
Pagi itu tanggal 13 November 2010, cuaca cerah berawan membuat suasana nyaman dan sejuk. Saya kembali bertandang dengan guru Bangsa ini BUNG KARNO. Dengan senyum ramah Bung Karno menyambut saya, beliau tampak santai dan bahagia sekali . Sendal kulit warna hitam, kain sarung dan kaos oblong putih dan tidak lupa jati diri beliau peci hitam dikepala, membuat suasana santai menjadi semakin terasa. Kami duduk santai ditaman belakang yang tertata apik dengan pemandangan lembah bebukitan yang sangat menyegarkan jiwa. Tidak lama kami duduk datanglah seorang wanita cantik menyuguhkan tempe mendoan, goreng pisang dan kopi hangat. (Hehehe rupanya Bung Karno tidak bisa lepas dari pemandangan yang terindah ini “perempuan cantik”).
BK ; “Lama tak berkunjung kemana aja Nak Doel” (Ujar BK membuka pembicaraan , kunjungan terakhir saya saat 17 Agustus lalu).
Doel ; Biasa Bung lagi ikut-ikutan mikirin negeri kita yang tak lepas dirundung bencana, yaaa … jadi nggak sempat bertandang sama Bung Karno (sambil mangut-mangut BK memotong pembicaraan saya).
BK ; Nahhh… itu nak Doel, sebagian besar bencana itu datang dari ulah manusia, dan bencana yang ada di Negara kita saat ini juga sebagian besar karena ulah manusia itu sendiri, … hhhmmmm maksudnya begini, di jagat raya ini ada dua energy yaitu Positif dan negative, kalau untuk manusia ini bernama Sifat Taqwa dan Sifat Fujur atau Sifat Malaikat dan Sifat Setan. Nah alam yang luas ini hanya memiliki Energy yang baik yaitu Ketaqwaan, alam ini senantiasa bertasbih kepada Allah tanpa henti-hentinya, di satu sisi manusia Indonesia ini lebih banyak yang memancarkan energy negative bahkan energy negative ini lebih mendominasi diseluruh lini kehidupan, perusakan hutan dan alam, saling fitnah, saling jatuhkan dalam berpolitik yang tidak sehat, monopoli ekonomi, mafia hukum dimana-mana, orang-orang gampang marah, dendam politik yang berpanjangan, jual beli jabatan, sogok menyogok, kekuasaan diraih dengan money politik dan tekanan, rakyat menjual harga diri dengan memilih pemimpin dengan menjual suara. Seluruh prilaku itu merupakan energy negative yang sangat dahsyat yang berbentuk gelombang elektromagnetik dan energy itu memendar keseluruh jagat raya ini, termasuk mengenai Sang Maha Energy yang bernama Allah. Energi negative itu selalu betambah dari hari kehari dan terakumulasi karena secara terus menerus selalu dipancarkan oleh ratusan juta manusia, sehingga energy negative itu terakumulasi menjadi sebuah kekuatan negative sangat besar dan alam sudah tidak bisa menetralkanya lagi sehingga alam mengembalikan energy negative tersebut kepada manusia untuk kembali menyeimbangkan energy alam yang ada dalam bentuk bencana. Manusia selalu memuntahkan kemarahan, kecurangan, nafsu serakah, yang dibalas oleh alam dengan menjadi muntahan lahar panas, Lumpur Lapindo…. Yaaa begitulah alam selalu akan membalas setiap energy yang kita keluarkan, energy positif akan berbalas positif yaitu dengan tumbuhan yang subur dan yang lainnya. Waduhhh … koq malah ngomong kemana-mana nak Doel… hehehehehe (BK tertawa riang menyaksikan saya bengong terpukau oleh penjelasan beliau).
Doel ; Wah… wah… wah … sungguh pemaparan yang luar biasa Bung, O yaa Bung beberapa hari yang lalu Negara kita memperingati hari Pahlawan bagai mana menurut Bung ?.
BK ; Ahhh itu hanya pekerjaan seremoni yang tidak berisi, upacara, nyekar ketaman makam pahlawan, itu hanya pekerjaan yang percuma dan sia-sia belaka. Lah wong kami yang pahlawan ini tidak merasa terhormat dengan perlakuan dan upacara yang dilakukan itu, bahkan kami ini sangat sedih sebab mereka semua berebut ingin mnjadi pahlwan kesiangan.
Doel ; Koq Bung ngomong begitu bukankah itu tanda penghormatan kami yang hidup ini kepada pahlawan seperti Bung..??? (ujarku kebingungan)
BK ; Ingat Nak Doel, kami berjuang itu bukan untuk mencari kehormatan apalagi untuk dihormati dengan upacara kayak gitu, kami berjuang itu untuk kesejahteraan rakyat yang miskin, untuk mensejahterakan kaum Marhaen. Nah kalau untuk membahagiakan kami atau menghormati kami ya mbok diingat aja apa cita-cita kami, kemudian teruskan cita-cita itu dengan penuh keikhlasan, misalnya ; kami sudah rumuskan pada pasal 33 UUD 45 “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan lah sekarang ini malah berdasarkan asas KESERAKAHAN ; Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara, sekarang ini malah semuanya dikuasai oleh segelintir orang saja dengan monopoli, oligopoly dan yang dikuasai oleh Negara juga cuma untuk mensejahterakan segelitir orang saja, rakyat kecil listriknya mati orang besar terang terus ; Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat , nah … untuk yang itu malah lebih banyak dikuasai dan dimanfaatkan untuk mereka-mereka yang tertentu saja, tanah-tanah, sumber daya alam lainnya sudah di kuasai oleh pengusaha dan penguasa saja. Pasal 34 Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh Negara, nah ini yang lebih parah lagi Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar diperalat oleh beberapa orang untuk kepentingan pribadi kelompok dan golongan. Gas 3 kg meledak, pupuk susah, kesehatan mahal, pendidikan yang layak dan berkwalitas hanya milik orang kaya dan berkuasa saja. Nah nak Doel itulah yang membuat kami ini bersedih dan tidak bangga dengan peringatan hari pahlawan dengan upacara-upacara yang seremonial itu. Kami akan bangga bila mereka menuruskan cita-cita kami, berpihak dengan yang lemah dan mensejahterahkan rakyat. (Papar Bung Karno dengan sangat serius dengan wajah sedih).
Doel ; Yaa Bung … Saya jadi ingat cita-cita yang tertuang dalam UUD 45 itu sungguh mulia sekali Bung.
BK ; Benar itu Nak Doel tidak gampang merumuskan itu, kita yang merumuskan itu smuanya orang-orang pintar dan hebat, lah kalau membuat anggaran dasar koperasi aja banyak pemimpin yang tidak bisa, bagai mana mau buat UUD …. Hehehehehe.
Doel ; Bung ! Kemarin Obama ke Jakarta, disambut dan dijamu secara luar biasa oleh pemerintah bagai mana menurut Bung ?
BK ;Ga apa bagus itu memang kita harus menghormati dan memuliakan tamu, kalau saya malah saya akan hibur dengan penyanyi dan penari yang cantik-cantik, biar Obama tahu tidak hanya istrinya yang cantik, orang Indonesia malah lebih banyak yang cantik-cantik…. Hehehehe, Nah saat dia menikmati tarian dan nyanyian saya akan todong dia dengan deal-deal soal Freeport dan beberapa kesepakatan yang menguntungkan kita …. Hehehe
Doel ; Bung , malam jamuan Mbak Mega datang keistana padahal sudah sangat lama Mbak Mega ga mendatangi undangan ke Istana, bagai mana ini ???
BK ; Hoooo … saya bisikan ke Mbak EGA, Nduk kamu harus tunjukan bahwa kamu bisa membedahkan kepentingan dan kehormatan Negara dengan masalah politik, Ega itu pinter dia langsung ngerti tapi secara politik dan prinsip Ega tetap teguh bahwa BEYE itu belum bisa meneruskan cita-cita Bapaknya dan para pejuang lainnya sehingga Ega tetap teguh bahwa BEYE bukan orang sehaluan sama PDIP. (BK sambil mengambil tempe mendoan)
Deol ; Pada pidatonya di Balairung UI Obama mendapat aplaus beberapa kali terutama saat beliau mengatakan bahwa beliau mengambil makna dari BHINEKA TUNGGAL IKA dan PANCASILA bagai mana menurut Bung..??
BK ; Hehehehehe , saya jadi geli sama mereka, obama cuma baru bisa menyebutkannya saja mereka tepuk tangan, hehehehe tapi ga apa-apa lah, wong hakekat dari perkataan Obama dan tepuk tangan mereka itu adalah mengakui bahwa saya dan kawan-kawan yang mencetuskan itu jauh lebih hebat dari Obama … ya kan nak Doel… ??? (BK menatap saya seraya minta pengakuan dari saya dan saya mengangguk dan dalam hati saya sangat kagum dengan BK).
Doel ; Iya Bung sebagai perumusan Pancasila dan UUD 45 yang jauh lebih pintar dari Obama. (Sambungku dengan anggukan kekaguman).
BK ; Hehehehe (BK tertawa panjang riang mendengar pujianku).
Doel ; Bung ! Mengikuti pidato Obama di UI , sungguh membuat saya berdecak kagum, hidup, mengalir tertata dan terjadi komunikasi emosional dengan pendengar, ini sungguh luar biasa dan mengingatkan saya dengan Bung Karno sebagai orator ulung.
BK ; Hehehehe nak Doel pintar memuji saya. Oyaa memang begitulah harusnya seorang pemimpin berbicara di podium jangan seperti para pemimpin kita kalau dia pidato urat tengkuk pendengar jadi tegang dan kaku sebab Dia pidato tanpa senyum laksana tentara menyampaikan laporan, sehingga suasana tidak santai dan hidup. Untuk saat ini sangat sedikit pemimpin yang bisa bicara baik didepan public, hal ini wajar sebab salah satu kesalahkan besar pendidikan bahasa Indonesia tidak pernah ada pelajar pidato, drama dan lebih banyak pelajaran bahasa Indonesia itu cuma bersifat hapalan, bukan pelajaran bagaimana berbahasa yang baik. Nah! hal Itu juga yang melatarbelakngi saya sering membuat kelompok drama.
Doel ; Woww … sungguh banyak pencerahan yang saya dapat setiap berdiskusi dengan Bung Karno. Oya Bung ! Khusus untuk Bengkulu saat ini bagai mana menurut Bung ?
BK ; Jujur belum ada yang dapat saya Banggakan dengan Bengkulu, sebagai salah satu produsen sawit yang cukup besar Bengkulu belum bisa menciptakan nilai tambah untuk produk tersebut, CPO di export rata-rata dari Tanjung Priok dan Belawan, sehingga orang hanya kenal sawit Medan. Produk hilir CPO yang sederhana saja seperti minyak goreng curah, Bengkulu belum bisa memproduksi, padahal dengan pembelian minyak goreng curah dari luar Bengkulu saja itu sudah mngakibatan capital flight yang sangat besar, yang menyedihkan bahan bakunya CPO dari Bengkulu. Ini hanya contoh kecil saja Nak Doel, masih banyak lagi yang lain ….. hehehe (Bung Karno tertawa getir)
Doel ; Sebagai penutup Bung , apa saran Bung Karno untuk rakyat dan pemimpin negeri ini ?
BK ; (Bung Karno memperbaiki posisi duduknya) Untuk rakyat Indonesia belajarlah dewasa dengan memilih pemimpin bukan memilih, kepala desa, Bupati, Walikota, Gubernur dan Presiden saja, namun carilah yang mempunyai jejak rekam yang baik dan layak menjadi seorang pemimpin bukan cuma penguasa. Untuk para pemimpin mohon dicamkan hal berikut, janganlah tujuan ikut pemilihan umum itu hanya menang namun muliakanlah tujuan itu untuk menjadi pemimpin, jadikanlah kemenangan itu hanya jalan, dan jabatan kepala desa, Bupati, Walikota, Gubernur dan Presiden itu sebagai alat untuk menjadi pemimpin. (Bung Karno menghirup Kopi)
Doel ; Sungguh luar biasa Bung, coba seluruh pemimpin di negeri ini berfikir seperti Bung Karno, pasti negeri ini sudah lama maju. Saya sangat berterima kasih atas kesedian Bung Karno menerima dan berbincang dengan saya, saya mohon pamit Bung, sampaikan salam kami dari Bengkulu pada Bu Fat.
BK ; Baik nak Doel saya suka dengan anak muda kayak Nak Doel, oya sampaikan dengan Pemerintah disana bahwa saya sangat setuju bila kisah saya dipengasingan terutama kisah cinta saya dengan istri tercintaku Fatmawati difilmkan. (Bung Karno tersenyum mengenang kisah cintanya).
Doel ; Baik Bung Terima kasih, Assalammualiakum Wr.wb
BK ; Waalaikum salam , ati-ati nak Doel.
Penulis adalah Alumi Fakultas Ekonomi UNIB
Langganan:
Postingan (Atom)







