Minggu, 08 Agustus 2010

AJARAN DAN PEMIKIRAN SYEKH SITI JENAR



Oleh Mas Kumitir

Kepada Yth Pembaca Yang Budiman,

Artikel ini disampaikan untuk menambah wacana dan referensi untuk memperkaya pemahaman dan bisa juga untuk tujuan menambah perbendaharaan pengetahuan ajaran-ajaran jawa semata. Soal benar dan salah ajaran beliau, kami mohon agar para pembaca bisa arif dan bijaksana. Terima kasih. (Editor)

Ketika
dihadapkan pada peradaban baru, banyak di antara manusia yang memilih jalan yang dianggap benar. Jalan wali adalah salah satu yang mungkin bisa membawa manusia memasuki peradaban yang penuh dengan kesadaran untuk menuju Tuhan, karena jalan wali adalah jalan menuju pembebasan…..

Syekh Siti Jenar adalah salah satu wali yang memiliki ajaran dan pemikiran kontroversial. Banyak ulama melihat ajaran Beliu dari sudut pandang tasawwuf dan menjadikan persoalan yang timbul menjadi lain, karena dianggap menyesatkan tetapi justru menjadi suatu ajaran yang sudah mencapai derajat ”fana”.

Apa
dan bagaimana ajaran dan pemikiran Syekh Siti Jenar yang telah menemukan ”sejati ning urip” hidup yang lahir. Apakah ajaran dan pemikiran Beliu dapat kita petik untuk bekal kehidupan atau malah menyesatkan ….

Mari
kita ungkap ajaran-ajaran Beliu serta membuka misteri yang selama ini masih menjadi teka-teki yang belum terpecahkan,sbb:

140 AJARAN DAN PEMIKIRAN SYEKH SITI JENAR

001. …. tidak usah kebanyakan teori semu, karena sesungguhnya ingsun (saya) inilah Allah. Nyata ingsun yang sejati, bergelar Prabu Satmata, yang tidak ada lain kesejatiannya yang disebut sebangsa Allah.

002. Jika ada seseorang manusia yang percaya kepada kesatuan lain selain Allah SWT, maka ia akan kecewa karena ia tidak akan memperoleh apa yang ia inginkan.

003. Allah itu adalah keadaanku, lalu mengapa kawan-kawanku sama memakai penghalang? Dan sesungguhnya aku ini adalah haq Allah pun tiada wujud dua; saya sekarang adalah Allah, nanti Allah, dzahir bathin tetap Allah, kenapa kawan-kawan masih memakai pelindung?.

004. Sebenarnya keberadaan dzat yang nyata itu hanya berada pada mantapnya tekad kita, tandanya tidak ada apa-apa, tetapi harus menjadi segala niat kita yang sungguh-sungguh.

005. Tidak usah banyak bertingkah, saya ini adalah Tuhan. Ya, betul betul saya ini adalah Tuhan yang sebenarnya, bergelar Prabu Satmata, ketahuilah bahwa tidak ada tuhan yang lain selain saya.

006. Saya ini mengajarkan ilmu untuk betul-betul dapat merasakan adanya kemanunggalan. Sedangkan bangkai itu selamanya tidak ada. Adapun yang dibicarakan sekarang adalah ilmu yang sejati yang dapat membuka tabir kehidupan. Dan lagi semuanya sama. Tidak ada tanda secara samar-samar, bahwa benar-benar tidak ada perbedaan yang bagaimanapun, saya akan tetap mempertahankan tegaknya ilmu tersebut.

007. Bahwa sesungguhnya, lafadz Allah yaitu kesaksian akan Allah, yang tanpa rupa dan tiada tampak akan membingungkan orang, karena diragukan kebenarannya. Dia tidak mengetahui akan diri pribadinya yang sejati, sehingga ia menjadi bingung. Sesungguhnya nama Allah itu untuk menyebut wakil-Nya, diucapkan untuk menyatakan yang dipuja dan menyatakan suatu janji. Nama itu ditumbuhkan menjadi kalimat yang diucapkan Muhammad Rasulullah.

008. ….. padahal sifat kafir berwatak jisim, yang akan membusuk, hancur lebur bercampur tanah. Lain jika kita sejiwa dengan Dzat Yang Maha Luhur. Ia gagah berani, Maha Sakti dalam syarak, menjelajahi alam semesta. Dia itu pangeran saya, yang mengusai dan memerintah saya, yang bersifat wahdaniyah, artinya menyatukan diri denga ciptaan-Nya. Ia dapat abadi mengembara melebihi peluru atau anak sumpit, bukan budi bukan nyawa, bukan hidup tanpa asal dari manapun, bukan pula kehendak tanpa tujuan. Dia itu yang bersatu padu dengan wujud saya. Tiada susah payah, kodrat dan kehendak-Nya, tiada kenal rintangan, sehingga pikiran keras dari keinginan luluh tiada berdaya. Maka timbullah dari jiwa raga saya kearif-bijaksanaan saya menjumpai ia sudah ada di sana.

009. Syehk Lemah Bang namaku, Rasulullah ya aku sendiri, Muhammad ya aku sendiri,Asma Allah itu sesungguhya dirilu, ya akulah yang menjadi Allah ta’ala.

010. Jika Anda menanyakan di mana rumah Tuhan, maka jawabnya tidaklah sukar. Allah berada pada Dzat yang tempatnya tidak jauh, yaitu berada dalam tubuh manusia. Tapi hanya orang yang terpilih saja yang bisa melihatnya, yaitu orang-orang suni.

011. Rahasia kesadaran kesejatian kehidupan, ya ingsun ini kesejahteraan kehidupan, engkau sejatinya Allah, ya ingsun sejatinya Allah; yakni wujud yang berbentuk itu sejati itu sejatinya Allah, sir (rahasia) itu Rasulullah, lisan (pengucap) itu Allah, jasad Allah badan putih tanpa darah, sir Allah, rasa Allah, rahasia rasa kesejatian Allah, ya ingsun (aku) ini sejatinya Allah.

012. Adanya kehidupan itu karena pribadi, demikian pula keinginan hidup itupun ditetapkan oleh diri sendiri, tidak mengenal roh, yang melestarikan kehidupan, tiada turut merasakan sakit ataupun lelah. Suka dukapun musnah karena tidak diinginkan oleh hidup. Dengan demikian hidupnya kehidupan itu berdiri sendiri.

013. Dzat wajibul maulana adalah yang menjadi pemimpin budi yang menuju ke semua kebaikan. Citra manusia hanya ada dalam keinginan yang tunggal. Satu keinginan saja belum tentu dapat dilaksanankan dengan tepat, apalagi dua. Nah cobala untuk memisahkan Dzat wajibul maulana dengan budi, agar supaya manusia dapat menerima keinginan yang lain.

014. Hyang Widi, kalau dikatakan dalam bahasa di dunia ini adalah baka bersifat abadi, tanpa antara tiada erat dengan sakit apapun rasa tidak enak, ia berada baik disana, maupun di sini, bukan ini bukan itu. Oleh tingkah yang banyak dilakukan dan yang tidak wajar, menuruti raga, adalah sesuatu yang baru.

015. Gagasan adanya badan halus itu mematikan kehendak manusia. Di manakah adanya Hyang Sukma, kecuali hanya diri pribadi. Kelilingilah cakrawala dunia, membubunglah ke langit yang tinggi, selamilah dalam bumi sampai lapisan ke tujuh, tiada ditemukan wujud yang mulia.

016. Kemana saja sunyi senyap adanya; ke Utara, Selatan, Barat, Timur dang Tengah, yang ada di sana hanya adanya di sini. Yang ada di sini bukan wujud saya. Yang ada dalam diriku adalah hampa dan sunyi. Isi dalam daging tubuh adalah isi perut yang kotor. Maka bukan jantung bukan otak yang pisah dari tubuh, laju peasat bagaikan anak panah lepas dari busur, menjelajah Mekkah dan Madinah.

017. Saya ini bukan budi, bukan angan-angan hati, bukan pikiran yang sadar, bukan niat, buka udara, bukan angin, bukan panas, dan bukan kekosongan atau kehapaan. Wujud saya ini jasad, yang akhirnya menjadi jenazah, busuk bercampur tanah dan debu. Napas saya mengelilingi dunia, tanah, api, air, dan udara kembali ke tempat asalnya, sebab semuanya barang baru bukan asli.

018. Maka saya ini Dzat sejiwa yang menyatu, menyukma dalam Hyang Widi. Pangeran saya bersifat Jalil dan Jamal, artinya Maha Mulia dan Maha Idah. Ia tidak mau sholat atas kehendak sendiri, tidak pula mau memerintah untuk shalat kepada siapapun. Adapun shalat itu budi yang menyuruh, budi yang laknat dan mencelakakan, tidak dapat dipercaya dan dituruti, karena perintahnya berubah-ubah. Perkataannya tidak dapat dipegang, tidak jujur, jika dituruti tidak jadi dan selalu mengajak mencuri.

019. Syukur kalau saya sampai tiba di dalam kehidupan yang sejati. Dalam alam kematian ini saya kaya akan dosa. Siang malam saya berdekatan dengan api neraka. Sakit dan sehat saya temukan di dunia ini. Lain halnya apabila saya sudah lepas dari alam kematian. Saya akan hidup sempurna, langgeng tiada ini dan itu.

020. Menduakan kerja bukan watak saya. Siapa yang mau mati dalam alam kematian orang kaya akan dosa. Balik jika saya hidup yang tak kekak ajal, akan langeng hidup saya, tida perlu ini dan itu. Akan tetapi saya disuruh untuk memilih hidup ayau mati saya tidak sudi. Sekalipun saya hidup, biar saya sendiri yang menetukan.

021. …….Betapa banyak nikmat hidup manfaatnya mati. Kenikmatan ini dijumpai dalam mati, mati yang sempurna teramat indah, manusia sejati adalah yang sudah meraih ilmu. Tiada dia mati, hidup selamanya, menyebutnya mati berarti syirik, lantaran tak tersentuh lahat, hanya beralih tempatlah dia memboyong kratonnya.

022. Aku angkat saksi dihadapan Dzat-KU sendiri, susungguhnya tidak ada Tuhan selain Aku. Dan Aku angkat saksi sesungguhnya Muhammad itu utusan-KU, susungguhny yang disebut Allah adalah ingsun (aku) diri sendiri. Rasul itu rasul-KU, Muhammad itu cahaya-KU, aku Dzat yang hidup yang tak kena mati, Akulah Dzat yang kekal yang tidak pernah berubah dalam segala keadaan. Akulah Dzat yang bijaksana tidak ada yang samar sesuatupun, Akulah Dzat Yang Maha Menguasai, Yang Kuasa dan Yang Bijaksana, tidak kekurangan dalam pegertian, sempurna terang benderang, tidak terasa apa-apa, tidak kelihatan apa-apa, hanyalah aku yang meliputi sekalian alam dengan kodrat-KU.
023. Janganlah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah keberadaan Allah. Disebut Imannya Iman.

024. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah tempat manunggalnya Allah. Disebut Imannya Tauhid.

025. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah sifatnya Allah. Disebut Imannya Syahadat.

026. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah kewaspadaan Allah. Disebut Imannya Ma’rifat.

027. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah menghadap Allah. Disebut Imannya Shalat.

028. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah kehidupannya Allah. Disebut Imannya Kehidupan.

029. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah kepunyaan dan keagungan Allah. Disebut Imannya Takbir.

030. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, sebab engkau adalah pertemuan Allah. Disebut Imannya Saderah.

031. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah kesucian Allah. Disebut Imannya Kematian.

032. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, sebab engkau adalah wadahnya Allah. Disebut Imannya Junud.

033. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah bertambahnya nikmat dan anugrah Allah. Disebut Imannya Jinabat.

034. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah asma Nama Allah. Disebut Imannya Wudlu.

035. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah ucapan Allah. Disebut Imannya Kalam.

036. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah juru bicara Allah. Disebut Imannya Akal.

037. Jangalah ragu dan janganlah menyekutukan, karena engkau adalah wujud Allah, yaitu tempat berkumpulnya seluruh jagad makrokosmos, dunia akhirat, surga neraka,arsy kursi, loh kalam, bumi langit, manusia, jin, iblis laknat, malaikat, nabi, wali, orang mukmin, nyawa semua, itu berkumpul di pucuknya jantung, yang disebut alam khayal (ala al-khayal). Disebut Imannya Nur Cahaya.

038. Yang disebut kodrat itu yang berkuasa, tiada yang mirip atau yang menyamai. Kekuasannya tanpa piranti, keadaan wujudnya tidak ada baik luar maupun dalam merupakan kesatuan, yang beraneka ragam.

039. Iradat artinya kehendak yang tiada membicarakan, ilmu untuk mengetahui keadaan, yang lepas jah dari panca indra bagaikan anak gumpitan lepas tertiup.

040. Inilah maksudnya syahadat: Asyhadu berarti jatuhnya rasa, Ilaha berarti kesetian rasa, Ilallah berarti bertemunya rasa, Muhammad berartihasil karya yang maujud dan Pangeran berarti kesejatian hidup.

041. Mengertilah bahwa sesungguhnya inisyahadat sakarat, jika tidak tahu maka sakaratnya masih mendapatkan halangan, hidupnya dan matinya hanya sperti hewan.

042. Syahadat allah, allah badan lebur menjadi nyawa, nyawa lebur menjadi cahaya, cahaya lebur menjadi roh, roh lebur menjadi rasa, rasa lebur sirna kembali kepada yang sejati, tinggalah hanya Allah semata yang abadi dan terkematian. (Terjemahan dalam Bahasa Indonesia).

043. Syahadat Ananing Ingsun, Asyhadu keberadaan-KU, La Ilaha bentuk wajahku, Ilallah Tuhanku, sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Aku, yaitu badan dan nyawa seluruhnya. (Terjemahan dalam Bahasa Indonesia).

044. Syahadat Panetep Panatagana yaitu, yang menjdai bertempatnya Allah, menghadap kepada Allah, bayanganku adalah roh Muhammad, yaitu sejatinya manusia, yaitu wujudnya yang sempurna. (Terjemahan dalam Bahasa Indonesia).

045. Kenikmatan mati tak dapat dihitung ….tersasar, tersesat, lagi terjerumus, menjadikan kecemasan, menyusahkan dalam patihnya, justru bagi ilmu orang remeh…..

046. Segala sesuatu yang wujud, yang tersebar di dunia ini, bertentangan denga sifat seluruh yang diciptakan, sebab isi bumi itu angkasa yang hampa.

047. Shalat limakali sehari adalah pujian dan dzikir yang merupakan kebijaksanaan dalam hati menurut kehendak pribadi. Benar atau salah pribadi sendiri yang akan menerima, dengan segala keberanian yang dimiliki.

048. Pada permulaan saya shalat, budi saya mencuri, pada waktu saya dzikir, budi saya melepaskan hati, menaruh hati kepada seseorang, kadang-kadang menginginkan keduniaan yang banyak, lain dengan Dzat Maha yang bersama diriku, Nah, saya inilah Yang Maha Suci, Dzat Maulana yang nyata, yang tidak dapat dipikirkan dan tidak dapat dibayangkan.

049. Syahadat, shalat, dan puasa itu adalah amalan yang tidak diinginkan, oleh karena itu tidak perlu dilakukan. Adapun zakat dan naik haji ke Makkah, keduanya adalah omong kosong. Itu semua adalah palsu dan penipuan terhadap sesama manusia. Menurut para auliya’ bila manuasia melakukannya maka dia akan dapat pahala itu adalah omong kosong, dan keduanya adalah orang yang tidak tahu.

050. Tiada pernah saya menuruti perintah budi, bersujud-sujud di masjid mengenakan jubah, pahalanya besok saja, bila dahi sudah menjadi tebal, kepala, berbelang. Sesungguhnya hal itu tidak masuk akal. Di dunia ini semua manusia adalah sama. Mereaka semua mengalami suka duka, menderita sakit dan duka nestapa, tiada bedanya satu dengan yang lain. Oleh karena itu saya, Siti Jenar, hanya setia pada satu hal, saja, yaitu Gusti Dzat Maulana.

051. ….Gusti Dzat Maulana. Dialah yang luhur dan sangat sakti, yang berkuasa Maha Besar, lagi pula memiliki dua puluh sifat, kuasa atas segala kehendak-Nya. Dialah Maha Kuasa pangkal mula segala ilmu, Maha Mulia, Maha Indah, Maha Sempurna, Maha Kuasa, Rupa warna-nya tanpa cacat, seperti hamba-Nya. Di dalam raga manusia ia tiada tanpak. Ia sangat sakti menguasai segala yang terjadi, dan menjelajahi seluruh alam semesta, Ngindraloka.

052. Hyang Widi, wjud yang tak tampak oleh mata, mirip dengan ia sendiri, sifat-sifatnya mempunyai wujud, sperti penampakan raga yang tiada tanpak. Warnanya melambangkan keselamatan, tetapi tanpa cahaya atau teja, halus, lurus terus menerus, menggambarkan kenyataan tiada dusta, ibaratnya kekal tiada bermula, sifat dahulu yang meniadakan permulaan, karena asal diri pribadi.

053. Mergertilah bahwa sesungguhnya ini syahadat sakarat, jika tidak tahu maka sekaratnya masih mendapatkan halangan, hidupnya dan matinya hanya seperti hewan.

054. Syekh Siti Jenar mengetahui benar di mana kemusnahan anta ya mulya, yaitu Dzat yang melanggengkan budi, berdasarkan dalil ramaitu, ialah dalil yang dapat memusnahkan beraneka ragam selubung, yaitu dapat lepas bagaikan anak panah, tiada dapat diketahui di mana busurnya. Syari’at, tarekat, hakekat, dan ma’rifat musnah tiada terpikirkan. Maka sampailah Syekh Siti Jenar di istana sifat yang sejati.

055. Kematian ada dalam hidup, hidup ada dalam mati. Kematian adalah hidup selamanya yang tidak mati, kembali ke tujuan dan hidup langgeng selamanya, dalam hidup ini adalah ada surga dan neraka yang tidak dapat ditolak oleh manusia. Jika manusia masuk surga berarti ia senang, bila manusia bingung, kalut, risih, muak, dan menderita berarti ia masuk neraka. Maka kenikmatan mati tak dapat dihitung.

056. Hidup itu bersifat baru dan dilengkapi dengan panca indera. Panca indera ini merupakan barang pinjaman, yang jika sudah diminta oleh yang mempunyai, akan menjadi tanah dan membusuk, hancur lebur bersifat najis. Oleh karena itu panca indera tidak dapat dipakai sebagai pedoman hidup. Demikian pula budi, pikiran, angan-angan dan kesadaran, berasal dari panca indera, tidak dapat dipakai sebagai pegangan hidup. Akal dapat menjadi gila, sedih, bingung, lupa, tidur dan sering kali tidak jujur. Akal itu pula yang siang malam mengajak kita berbuat dengki, bahkan merusak kebahagiaan orang lain. Dengki juga akan menimbulkan kejahatan, kesombongan yang pada akhirnya membawa manusia ke dalam kenistaan dan menodai citranya. Kalau sudah sampai sedemikian parahnya manusia biasanya baru menyesali perbuatannya.

057. Apakah tidak tahu bahwa penampilan bentuk daging, urat, tulang, dan sumsum busa rusak dan bagaimana cara Anda memperbaikinya. Biarpun bersembahyang seribu kali setiap barinya akhirnya mati juga. Meskipun badan Anda, Anda tutupi akhirnya kena debu juga. Tetapi jika penampilan bentuknya seperti Tuhan, apakah para wali dapat membawa pulang dagingnya, saya rasa tidak dapat. Alam semesta ini adalah baru. Tuhan tidak akan membentuk dunia ini dua kali dan juga tidak akan membuat dunia ini dua kali dan juga tidak akan membuat tatanan baru.

058. Segala sesuatu yang terjadi di alam ini pada hakikatnya adalah perbuatan Allah. Berbagai hal yang dinilai baik maupun buruk pada hakikatnya adalah dari Allah juga. Jadi sangat salah besar bila ada yang menganggap bahwa yang baik itu dari Allah dan yang buruk adalah dari selain Allah. Oleh karena itu Af’al allah harus dipahami dari dalam dan dari luar diri manusia. Misalnya saat manusia menggoreskan pensil, di situlah terjadi perpaduan dua kemampuan kodrati yang dipancarkan oleh Allah kepada makhluk-Nya, yaitu kemampuan gerak pensil. Tanah yang terlempar dari tangan seseorang itu adalah berdasar kemampuan kodrati gerak tangan seseorang, ”maksudnya bukanlah engkau yang melempar, melainkan allah yang melempar ketika engkau melempar.

059. Di dunia ini kita merupakan mayat-mayat yang cepat juga akan menjadi rusak dan bercampur tanah. Ketahuilah juga bahwa apa yang dinamakan kawulo-gusti tidak berkaitan dengan seorang manusia biasa seperti yang lain-lain. Kawulo dan Gusti itu sudah ada dalam diriku, siang dan malam tidak dapat memisahkan diriku dari mereka. Tetapi hanya untuk saat ini nama kawula-gusti itu belaku, yakni selama saya mati. Nanti kalau saya sudah hidup lagi, gusti dan kawulo lenyap, yang tinggal hanya hidupku sendiri, ketentraman langgeng dalam Anda sendiri. Bial kamu belum menyadari kata-kataku, maka dengan tepat dapat dikatakan bahwa kamu masih terbenam dalam masa kematian. Di sini memang terdapat banyak hihuran macam warna. Lebih banyak lagi hal-hal yang menimbulkan hawa nafsu. Tetapi kau tidak melihat, bahwa itu hanya akibat panca indera. Itu hanya impian yang sama sekali tidak mengandung kebenaran dan sebentar lagi akan cepat lenyap. Gilalah orng yang terikat padanya. Saya tidak merasa tertarik, tak sudi tersesat dalam kerajaan kematian, satu-satunya yang ku usahakan ualah kembali kepada kehidupan.

060. Bukan kehendak, angan-angan, bukan ingatan, pikir atau niat, hawa nafsupun bukan, bukan juga kekosongan atau kehampaan, penampilanku bagai mayat baru, andai menjadi gusti jasadku dapat busuk bercampur debu, napsu terhembus ke segala penjuru dunia, tanah, api, air kembali sebagai asalnya, yaitu kembali menjadi baru.

061. Bumi, langit dan sebagainya adalah kepunyaan seluruh manusia. Manusialah yang memberi nama. Buktinya sebelum saya lahir tidak ada.

062. Sesungguhnya pada hakikatnya tidak ada perbedaan antara ajaran Islam dengan Syiwa Budha. Hanya nama, bahasa, serta tatanan yang berbeda. Misalnya dalam Syiwa Budha dikenal Yang Maha Baik dan Pangkal Keselamatan, sementara dalam Islam kita mengenal Allah al Jamal dan as Salam. Jika Syiwa dkenal sebagai pangkal penciptaan yang dikenal dengan Brahmana maka dalam Islam kita mengenal al Khaliq. Syiwa sebagai penguasa makhluk disebut Prajapati, maka dalam Islam kita mengenal al Maliku al Mulki. Jika Syiwa Maha Pemurah dan Pengasih disebut Sankara, maka dalam Islam kita mengena ar-Rahman dan ar-Rahim.

063. Kehilangan adalah kepedihan. Berbahagialah engkau, wahai musafir papa, yang tidak memiliki apa-apa maka tidak akan pernah kehilangan apa-apa.

064. Jika engkau kagum kepada seseorang yang engkau anggap Wali Allah, jangan engkau terpancang pada kekaguman akan sosok dan perilaku yang diperbuatnya. Sebab saat seseorang berada pada tahap kewalian, maka keberadaab dirinya sebagi manusia telah lenyap, tenggelam ke dalam al Waly.

065. Kewalian bersifat terus menerus, hanya saja saat tenggelam dalam al Waly. Berlangsungnya Cuma beberapa saat. Dan saat tenggelam ke dalam al Waly itulah sang wali benar-benar menjadi pengejawantahan al Waly. Lanaran itu sang wali memiliki kekeramatan yang tidak bisa diukur dengan akal pikiran manusia, dimana karamah itu sediri pada hakekatnya pengejawantahan al Waly. Dan lantaran itu pila yang dinamakan karamah adalah sesuatu diluar kehendak sang wali pribadi. Semua itu semata-mata kehendak-Nya mutlak.

066. Kekasih Allah itu ibarat cahaya. Jika ia berada di kejahuan, kelihatan sekali terangnya. Namun jika cahaya itu didekatkan ke mata, mata kita akan silau dan tidak bisa melihatnya dengan jelas. Semakin dekat cahaya itu kemata maka kita akan semakin buta tidak bisa melihatnya.

067. Engkau bisa melihat cahaya kewalian pada diri seseorang yang jauh darimu. Nemun engkau tidak bisa melihat cahaya kewalian yang memancar dari diri orang-orang yang terdekat denganmu.

068. Saya hanya akan memberi sebuah petunjuk yang bisa digunakan untuk meniti jembatam (shiratal mustaqim) ajaib ke arahnya. Saya katakan ajaib karena jembatan itu bisa menjauhkan sekaligus mendekatkan jarak mereka yang meniti dengan tujuan yang hendak dicapai.

069. Bagi kalangan awan, istighfar lazimnya dipahami ebagai upaya memohon ampun kepada Allah sehingga mereka memperoleh pengampunan. Tetapi bagi para salik, istighfar adalah upaya pembebasan dari belenggu kekakuan kepada Allah sehingga memperoleh ampun yang menyingkap tabir ghaib yang menyelubungi manusia. Sesungguhnya di dalam asma al Ghaffar terangkum makna Maha Pengampun dan juga Maha menutupi, Maha Menyembunyikan dan Maha Menyelubungi.

070. Semua itu terika itu benar, hanya nama dan caranya saja yang berbeda. Justru ”cara” itu menjadi salah dan sesat ketika sang salik melihat menilai terlalu tinggi ”cara” yang diikutinya sehinga menafikan ”cara” yang lain.

071. Semua rintangan manusia itu berjumlah tujuh, karena kita adalah makhluk yang hidup di atas permukaan bumi. Allah membentangkan tujuh lapis langit yang kokoh di atas kita, sebagaimana bumipun berlapis tujuh, dan samuderapun berlapis tujuh. Bahkan neraka berlapis tujuh. Tidakkah anda ketahui bahwa suragapun berjumlah tujuh. Tidakkah Anda ketahui bahwa dalam beribadaaah kepada Allah manusia diberi piranti tujuh ayat yang diulang-ulang dari Al-Quran untuk menghubungkang dengan-Nya? Tidakkah Anda sadari bahwa saat Anda sujud anggota badan Anda yang menjadi tumpuan?

072. Di dunia manusia mati. Siang malam manusia berpikir dalam alam kematian, mengharap-harap akan permulaan hidupnya. Hal ini mengherankan sekali. Tetapi sesungguhnya manusia di dunia ini dalam alam kematian, sebab di dunia ini banyak neraka yang dialami. Kesengsaraan, panas, dingin, kebingungan, kekacauan, dan kehidupan manusia dalam alam yang nyata.

073. Dalam alam ini manusia hidup mulia, mandiri diri pribadi, tiada diperlukan lantaran ayah dan ibu. Ia beberbuat menurut keingginan sendiri tiada berasal dari angin, air tanah, api, dan semua yang serba jasad. Ia tidak menginginkan atau mengaharap-harapkan kerusakan apapun. Maka apa yang disebut Allah ialah barang baru, direka-reka menurut pikiran dan perbuatan.

074. Orang-orang muda dan bodoh banyak yang diikat oleh budi, cipta iblis laknat, kafir, syetan, dan angan-angan yang muluk-muluk, yang menuntun mereka ke yang bukan-bukan. Orang jatuh ke dalam neraka dunia karena ditarik oleh panca indera, menuruti nafsu catur warna : hitam, merah, kuning, serta putih, dalam jumlah yang besar sekali, yang masuk ke dalam jiwa raganya.

075. Saya merindukan hidup saya dulu, tatkala saya masih suci tiada terbayangkang, tiada kenal arah, tiada kenal tempat, tiada tahu hitam, merah, putih, hijau, biru dan kuning. Kapankah saya kembali ke kehidupan saya yang dulu? Kelahiranku di dunia alam kematian itu demikian susah payahnya karena saya memiliki hati sebagai orang yang mengandung sifat baru.

076. Kelahiranku di dunia kematian itu demikian susah payahnya karena saya memiliki hati sebagai orang yang mengandung sifat baru.

077. Keinginan baru, kodrat, irodat, samak, basar dan ngaliman )’aliman). Betul-betul terasa amat berat di alam kematian ini. Panca pranawa kudus, yaitu lima penerangan suci, semua sifat saya, baik yang dalam maupun yang luar, tidak ada yang saya semuanya iti berwujud najis, kotor dan akan menjadi racun. Beraneka ragam terdapat tersebut dalam alam kematian ini. Di dunia kematian, manusia terikat oleh panca indera, menggunakan keinginan hidup, yang dua puluh sifatnya, sehingga saya hampir tergila-gila dalam dan kematian ini.

078. Hidup itu bersifat baru dan dilengkapi dengan panca indera. Panca indera ini merupakan barang pinjaman, yang jika sudah diminta oleh yang mempunyai, akan menjadi tanah dan membusuk, hancur lebur bersifat najis, oleh karena itu panca indera tidak dapat dipakai sebagai pedoman hidup. Demikian pula budi, pikiran, angan-angan dan kesadaran, berasal dari panca indera, tidak dapat dipakai sebagai pandangan hidup. Akal dapat menjadi gila, sedih, bingung, lupa, tidur dan sering kali tidak jujur. Akal itu pula yang siang malam mengajak kita berbuat dengki, bahkan merusak kebahagian orang lain. Dengki juga akan menimbulkal kejahatan, kesombongan yang pada akhirnya membawa manusia ke dalam kenistaan dan menodai citranya. Kalau sudah samapai sedemikian parahnya manuasia biasanya baru menyesali perbuatannya.

079. Apakah tidak tahu bahwa penampilan bentuk daging, urat, sungsum, bisa merusak dan bagaimana cara anda memperbaikinya. Biarpun bersembahyang seribu kali tiap harinya akhirnya mati juga. Meskipun badan anda, anda tutupi akhirnya kena debu juga. Tetapi jika penampilan bentuknya seperti Tuhan, apakah para wali dapat membawa pulang dagingnya, saya rasa tidak dapat. Alam semesta ini adalah baru. Tuhan tidak akan membentuk dunia ini dua kali dan juga tidak akan membuat tatanan baru.

080. mayat-mayat berkeliaran kemana-mana, ke Utara dan ke Timur, mencari makan dan sandang yang bagus dan permata serta perhiasan yang berkilauan, tanpa mengetahui bahwa mereka adalah mayat-mayat belaka. Yang naik kereta, dokar atau bendi itu juga mayat, meskipun seringkali ia berwatak keji terhadap sesamanya.

081. Orang yang dihadapi oleh hamba sahayanya, duduk di kursi, kaya raya, mempunyai tanah dan rumah yang mewah, mereka sangat senang dan bangga. Apakah ia tidak tahu, bahwa semua benda yang terdapat di dunia akan musnah menjadi tanah. Meskipun demikia ia bersifat sombong lagi congkak. Oh, berbelas kasihan saya kepadanya. Ia tidak tahu akan sifat-sifat dan citra dirinya sebagai mayat. Ia merasa dirinya yang paling cukup pandai.

082. Di alam kematian ada surga dan neraka, dijumpai untung serta sial. Keadaan di dunia seperti ini menurut Syekh Siti Jenar, sesuai dengan dalil Samarakandi ”al mayit pikruhi fayajitu kabilahu” artinya Sesungguhnya orang yang mati, menemukan jiwa raga dan memperoleh pahala surga serta neraka.

083. ”Keadaan itulah yang dialami manusia sekarang” demikian pendapat Syekh Siti Jenar, yang pada akhirnya Siti Jenar siang malam berusaha untuk mensucikan budi serta menguasai ilmu luhur dengan kemuliaan jiwa.

084. Di alam kematian terdapat surga dan neraka, yakni bertemu dengan kebahagian dan kecelakaan, dipenuhi oleh hamparan keduniawian. Ini cocok dengan dalil Samarakandi analmayit pikutri, wayajidu katibahu. Sesungguhnya orang mati itu akan mendapatkan raga bangkainya, terkena pahala surga serta neraka.

085. Surga neraka tidaklah kekal dan dapat lebur, ataupun letaknya hanya dalam rasa hati masing-masing pribadi, senang puas itulah surga, adapun neraka ialah jengkel, kecewa dalam hati. Bahwa surga neraka terdapat dia akhirat. Itulah hal yang semata khayal tidak termakan akal.

086. Sesungguhnya, meurut ajaran Islam pun, surga dan neraka itu tidak kekal. Yang menganggap kekal surga neraka itu adalah kalangan awam. Sesungguhnya mereka berdua wajib rusak dan binasa. Hanya Allah Dzat yang wajib abadi, kekal, langgeng, dan azali.

087. Sesungguhnya, tempat kebahagian dan kemulian yang disebut swarga oleh orang-orang Hindu-Budha, di dalam Islam disebut dengan nama Jannah (taman), yang bermakna tempat sangat menyenangkan yang di dalamnya hanya terdapat kebahagian dan kegembiraan. Hampir mirip dengan swarga yang dikenal di dalam Syiwa-Budha, di dalam Islam dikenal ada tujuh surga besar yang disebut ’alailliyyin,al-Firdaus, al-Adn, an-Na’im, al-Khuld, al-Mawa, dan Darussalam. Di surga-surga itulah amalan orang-orang yang baik ditempatkan sesuai amal ibadahnya selam hidup di dunia.

088. Sementara itu, tidak berbeda dengan ajaran Syiwa-Budha yang meyakini adanya Alam Bawah, yaitu neraka yang bertingkat-tingkat dan jumlahnya sebanyak jenis siksaan, Islam pun mengajarkan demikian. Jika dalam ajaran Syiwa-Budha dikenal ada tujuh neraka besar yaitu, Sutala, Wtala, Talata, Mahatala, Satala, Atala, dan Patala. Maka dalam Islam juga dikenal tingkatan neraka yaitu, Jahannam, Huthama, Hawiyah, Saqar, Jahim, dal Wail.

089. Sebetulnya yang disebut awal dan akhir itu berda dalam cipta kita pribadi, seumpama jasad di dalam kehidupan ini sebelum dilengkapi dengan perabot lengkap, seperti umur 60 tahun, disitu masih disebut sebagai awal, maka disebut masyriq (timur) yang maknanya mengangkat atau awal penetapan manusia, serta genapnya hidup.

090. Yang saya sebut Maghrib (Barat) itu penghabisan, maksudnya saat penghabisan mendekati akhir, maksudnya setelah melali segala hidup di dunia. Maka, sejatinya awal itu memulai, akhir mengakhiri. Jika memang bukan adanya zaman alam dunia atau zaman akhirat, itu semua masih dalam keadaan hidup semua.

091. Untuk keadaan kematian saya sebut akhirat, hanyalah bentuk dari bergantinya keadaan saja. Adapun sesungguhnya mati itu juga kiamat. Kiamat itu perkumpulan, mati itu roh, jadi semua roh itu kalau sudah menjadi satu hanya tinggal kesempurnaannya saja.

092. Moksanya roh saya sebut mati, karena dari roh itu terwujud keberadaan Dzat semua, letaknya kesempurnaan roh itu adalah musnahnya Dzat. Akan tetapi bagi penerapan ma’rifat hanya yang waspada dan tepat yang bisa menerapkan aturannya. Disamping semua itu, sesungguhnya semuanya juga hanya akan kembali kepada asalnya masing-masing.

093. Ketahuilah, bahwa surga dan neraka itu dua wujud, terjadinya dari keadaan, wujud makhluk itu dari kejadian. Surga dan neraka sekarang sudah tampak, terbentuk oleh kejadian yang nyata.

094. Saya berikan kiasan sebagai tanda bukti adanya surga, sekarang ini sama sekali berdasarkan wujud dan kejadian di dunia. Surga yang luhur itu terletak dalam perasaan hati yang senang. Tidak kurang orang duduk dalam kereta yang bagus merasa sedih bahkan menangis tersedu-sedu, sedang seorang pedagang keliling berjalan kaki sambil memikul barang dangangannya menyanyi sepanjang jalan. Ia menyanyikan berbagai macam lagu dengan suara yang terdengar mengalun merdu, sekalipun ia memikul, menggendong, menjinjing atau menyunggi barang dagangannya pergi ke Semarang. Ia itu menemukan surganya, karena merasa senang dan bahagia. Ia tidur di rumah penginapan umum, berbantal kayu sebagai kalang kepala, dikerumuni serangga penghisap darah, tetapi ia dapat tidur nyenyak.

095. Orang disurga segala macam barang serba ada, kalau ingin bepergian serba enak, karena kereta bendi tersedia untuk mondar-mandir kemana saja. Tetapi apabila nerakanya datang, menangislah ia bersama istri atau suaminya dan anak-anaknya.

096. Manusia yang sejati itu ialah yang mempunyai hak dan kekuasaan Tuhan yang Maha Kuasa, serta mandiri diri pribadi. Sebagai hamba ia menjadi sukma, sedang Hyang Sukma menjadi nyawa. Hilangnya nyawa bersatu padu dengan hampa dan kehampaan ini meliputi alam semesta.

097. Adanya Allah karena dzikir, sebab dengan berdzikir orang menjadi tidak tahu akan adanya Dzat dan sifat-sifatnya. Nama untuk menyebut Hyang Manon, yaitu Yang Maha Tahu, menyatukan diri hingga lenyap dan terasa dalam pribadi. Ya dia ya saya. Maka dalam hati timbul gagagasan, bahwa ia yang berdzikir menjadi Dzat yang mulia. Dalam alam kelanggengan yang masih di dunia ini, dimanapun sama saja, hanya manusia yang ada. Allah yang dirasakan adanya waktu orang berdzikir, tidak ada, jadi gagasan yang palsu, sebab pada hakikatnya adanya Allah yang demikian itu hanya karena nama saja.

098. Manusia yang melebihi sesamanya, memiliki dua puluh sifat, sehingga dalam hal ini antara agama Hindu-Budha Jawa dan Islam sudah campur. Di samping itu roh dan nama sudah bersatu. Jadi tiada kesukaran lagi mengerti akan hal ini dan semua sangat mudah dipahami.

099. Manusia hidup dalam alam dunia ini hanya mengadapai dua masalah yang saling berpasangan, yaitu baik buruk berpasangan dengan kamu, hidup berjodoh dengan mati, Tuhan berhadapan dengan hambanya.

100. Orang hidup tiada mersakan ajal, orang berbuat baik tiada merasakan berbuat buruk dan jiwa luhur tiada bertempat tinggal. Demikianlah pengetahuan yang bijaksana, yang meliputi cakrawala kehidupan, yang tiada berusaha mencari kemuliaan kematian, hidup terserah kehendak masing-masing.

101. Keadaan hidup itu berupa bumi, angkasa, samudra dan gunung seisinya, semua yang tumbuh di dunia, udara dan angin yang tersebar di mana-mana, matahari dan bulan menyusup di langit dan keberadaan manusia sebagai yang terutama.

102. Allah bukan johor manik, yaitu ratna mutu manikam, bukan jenazah dan rahasia yang gaib. Syahadat itu kepalsuan.

103. akhirat di dunia ini tempatnya. Hidup dan matipun hanya didunia ini.

104. Bayi itu berasal dari desakan. Setelah menjadi tua menuruti kawan. Karena terbiasa waktu kanak-kanak berkumpul dengan anak, setelah tua berkumpul dengan orang tua. Berbincang-bincanglah mereka tentang nama sunyi hampa, saling bohong membohongi, meskipun sifat-sifat dan wujud mereka tidak diketahui.

105. Takdir itu tiada kenal mundur, sebab semuanya itu ada dalam kekuasaan Yang Murba Wasesa yang menguasai segala kejadian.

106. Orang mati tidak akan merasakan sakit, yang merasakan sakit itu hidup yang masih mandiri dalam raga. Apabila jiwa saya telah melakukan tugasnya, maka dia akan kembali ke alam aning anung, alam yang tentram bahagia, aman damai dan abadi. Oleh karena itu saya tidak takut akan bahaya apapun.

107. Menurut pendapat saya. Yang disebut ilmu itu ialah segala sesuatu yang tidak kelihatan oleh mata.

108. Mana ada Hyang Maha Suci? Baik di dunia maupun di akhirat sunyi. Yang ada saya pribadi. Sesungguhnya besok saya hidup seorang diri tanpa kawan yang menemani. Disitulah Dzatullah mesra bersatu menjadi saya.

109. Karena saya di dunia ini mati, luar dlam saya sekarang ini, yang di dalam hidupku besok, yang di luar kematianku sekarang.

110. Orang yang ingin pulang ke alam kehidupan tidak sukar, lebih-lebih bagi murid Siti Jenar, sebab ia sudah paham dengan mengusai sebelumnya. Di sini dia tahu rasanya di sana, di sana dia tahu rasanya di sini.

111. Tiada bimbang akan manunggalnya sukma, sukma dalam kehingan, tersimpan dati sanubari, terbukalah tirai, tak lain antara sadar dan tidur, ibarat kaluar dari mimpi, menyusupi rasa jati.

112. Manusia tidak boleh memiliki daya atau keinginan yang buruk dan jelek.

113. Manusia tidak boleh berbohong.

114. Manusia tidak boleh mengeluarkan suara yang jorok, buruk, saru, tidak enak didengar, dan menyakiti orang lain.

115. Manusia tidak boleh memakan daging (hewan darat, udara ataupun air).

116. Manusia tidak boleh memakan nasi kecuali yang terbuat dari bahan jagung.

117. Manusia tidak boleh mengkhianati terhadap sesama manusia.

118. manusia tidak boleh meminum air yang tidak mengalir.

119. Manusia tidak boleh membuat dengki dan iri hari.

120. Manusia tidak boleh membuat fitnah.

121. Manusia tidak boleh membunuh seluruh isi jagad.

122. manusia tidak boleh memakan ikan atau daging dari hewan yang rusuh, tidak patut, tidak bersisik, atau tidak berbulu.

123. Bila jiwa badan lenyap, orang menemukan kehidupan dalam sukma yang sungguh nyata dan tanpa bandingan. Ia dapat diumpamakan dengan isinya buah kamumu. Pramana menampilkannya manunggal dengan asalnya dan dilahirkan olehnya.

124. tetapi yang kau lihat, yang nampaknya sebagai sebuah boneka penuh mutiara bercahaya indah, yang memancarkan sinar-sinar bernyala-nyala, itu dinamakan pramana. Pramana itu kehidupan badan. Ia manunggal dengan badan, tetapi tidak ambail bagian dalam suka dan dukanya. Ia berada di dalam badan.

125. Tanpa turut tidur dan makan tanpa menderita kesakitan atau kelaparan. Bila ia terpisah dari badan, maka badan ikut tertinggal tanpa daya, lemah. Pramana itulah yang mampu mengemban rasa, karena ia dihidupi oleh sukma. Kepadanya diberi anugrah mengemban kehidupan yang dipandang sebagai rahasia rasa nya Dzat.

126. Penggosokan terjadi karena digerakkan oleh agin. Dari kayu yang menjadi panas muncullah asap, kemudian api. Api maupun asap keluar dari kayu. Perhatikanlah saat permulaan segala sesuatu, segala yang dapat diraba dengan panca indera, keluar dari yang tidak kelihatan tersembunya…..

127. Ada orang yang menyepi dipantai. Mereka melakukan konsentrasi di tepi laut. Buka dua hal yang mereka pikirkan. Hanya Pencipta semesta alam yang menjdai pusat perhatiannya. Karena kecewa belum dapat berjumpa dengan-Nya, maka mereka lupa makan dan tidur.

128. Badan jasmani disebut cermin lahir, karena merupakan cermin jauh dari apa yang dicari dalam mencerminkan wajah dia yan ber-paes. Cermin batin jauh lebih dekat.

129. Siang malam terus menerus mereka lakukan shalat. Dengan tiada hentinya terdengarlah pujian dan dzikir mereka. Dan kadang mereka mencari tempat lain dan melakukan konsentrasi di kesunyian hutan. Luar biasalah usaha mereka, hanya Penciptalahyang menjadi pusat pandangannya.

130. Badan cacat kita cela, keutamaan kerendahan hati kita puji, tetapi keadaan kita ialah digerakkan dan didorong olek sukma. Tetapi sukma tidak tampak, yang nampak hanya adan.

131. Cermin batin itu bukanlah cermin yang dipakai orang-orang biasa. Cermin ini sangat istemewa, karena mendekati kenyataan. Bila kau mengetahui badan yang sejati itulah yang dinamakan kematian terpilih.

132. Bila engkau melihat badanmu, Aku turut dilihat … Bila kau tidak memandang dirimu begitu, kau sungguh tersesat.

133. Sukma tidak jauh dari pribadi. Ia tinggal di tempat itu jua. Ia jauh kalau dipandang jauh, tetapi dekat kalau dianggap dekat. Ia tidak kelihatan, karean antara Dia dan manusia terdapat kekuadaan-Nya yang meresapi segala-galanya.

134. Hyang Sukma Purba menyembunyikan Diri terhadap peglihatan, sehingga ia lenyap sama sekali dan tak dapat dilihat. Kontemplasi terhadap Dia yang benar lenyap dan berhenti. Jalan untuk menemukan-Nya dilacak kembali dari puncak gunung.

135. Tetapi Hyang Sukma sendiri tidak dapat dilihat. Cepat orang turun dari gunung dan dengan seksama orang melihat ke kiri ke kanan. Namun Dia tidak ditemukan, hati orang itu berlalu penuh duka cita dan kerinduan.

136. Hendaklah waspada terhadap penghayatan roroning atunggil agar tiada ragu terhadap bersatunya sukma, pengahayatan ini terbuka di dalam penyepian, tersimpan di dalam kalbu. Adapun proses terungkapnya tabir penutup alam gaib, laksana terlintasnya dlam kantuk bagi orang yang sedang mengantuk. Penghayatan gaib itu datang laksana lintasan mimpi. Sesungguhnya orang yang telah menghayati semacam itu berarti telah menerima anugrah Tuhan. Kembali ke alam sunyi. Tiada menghiraukan kesenangan duniawi. Yang Maha Kuasa telah mencakup pada dirinya. Dia telah kembali ke asal mulanya…..

137. Mati raga orang-orang ulama yang mengundurkan diri di dalam kesunyian hutan ialah hanya memperhatikan yang satu itu tanpa membiarkan pandangan mereka menyinpang. Mereka tidak menghiraukan kesukaran tempat tinggal mereka hanya Dialah yang melindungi badan hidup mereka yang diperlihatkan. Tak ada sesuatu yang lain yang mereka pandang, hanya Sang Penciptalah yang mereka perhatikan.

138. Yang menciptakan mengemudi dunia adalah tanpa rupa atau suara. Kalbu manusia yang dipandang sebagai wisma-Nya. Carilah Dia dengan sungguh-sungguh, jangan sampai pandanganmu terbelah menjadi dua. Peliharalah baik-baik iman kepercayaanmu dan tolaklah hawa nafsumu.

139. Bila kau masih menyembah dan memuji Tuhan dengan cara biasa, kau baru memiliki pengetahuan yang kurang sempurna. Jangan terseyum seolah-olah kau sudah mengerti, bila kau belum mengetahui ilmu sejati. Itu semua hanya berupa tutur kata. Adapun kebenaran sejati ialah meninggalkan sembah dan pujian yang diungkapkan dengan kata-kata.

140. Sembah dan puji sempurna ialah tidak memandang lagi adanya Tuhan, serta mengenai adanya sendiri tidak lagi dipandang. Papan tulis dan tulisan sudah lebur, kualitas tak ada lagi. Adamu tak dapat diubah. Lalu apa yang masih mau dipandang. Tiadak ada lagi sesuatu. Maklumilah.

redroseandaheart
————————————–
Alang Alang Kumitir.
http://alangalangkumitir.wordpress.com/2009/04/07/ajaran-dan-pemikiran-syekh-siti-jenar/


INI ADALAH SYAHADAT SYEH SITI JENAR

Aku bersaksi di hadapan Dzat-Ku sendiri
Sesungguhnya tiada Tuhan selain Aku
Aku bersaksi sesungguhnya Muhammad itu utusan-Ku
Sesungguhnya yang di sebut Allah itu badan-Ku
Rasul itu rasa-Ku
Muhammad itu cahaya-Ku
Akulah yang hidup tidak terkena kematian
Akulah yang kekal tanpa kena perubahan di segala keadaan
Akulah yang selalu mengawasi dan tiada sesuatu pun yang luput dari pengawasan-Ku
Akulah yang mahakuasa, yang bijaksana, tiada kekurangan dalam pengertian
Sempurna terang-benderang
Tidak terasa apa-apa
Tidak kelihatan apa-apa
Hanya Aku yang meliputi seluruh alam dan kodrat-Ku


Sumber ; http://danalingga.wordpress.com/2007/11/09/syahadat-jenar/

Selasa, 30 Maret 2010

KUMPULAN PANTUN



Budak keciak teguliak-guliak
Nduak bapakau ntah di manau
Injiak ibau kami ndak baliak
Takut adiak sanak ndiak nerimau

Pegi ke umau setulungan nuggal
Gheghadu jerang makan kecepul
Lalamau kitau ndiak betunggal
Mangku teriingat palak Gundul

Gigi putiah trsusun recap
Teraghasau ngilu makan kuini
Katau di ati sudah terucap
Sambutan aku sampai disini

Anak rajau duduak di lepau,
Ceranau kuning jak tembagau,
Gundul ngiciak penyambung ghasau,
Karenau di tunjuak tuwau kerejau.

Tandau Gundul ijiak ibau,
Ku buat pantun tandau cintau,
Adiak sanak tua mudau,
Mohon nian ingat gundullau

Pegi ke masat mbeli lemang
Lemang dimakan dengan tapai
Injiak ibau kami yang datang
Amu la baliak sedut sampai

Merdu dan indah suara perkutut
Terbang melayang si burung balam
Tanda tanda hati sudah terpaut
Rindu menggugu siang dan malam

Betapa indah pelabuhan belawan
Tempatnya ada dikota Medan
Kalau tanda kita berkawan
Kilaf dan salah saling maafkan

Anak raja beli permata
Keris tersisip disamping pinggang
Walau jauh di ujung mata
Di dalam hati tetap terkenang

Putra mahkota pergi brperang
Pasukan berbaris di tengah laman
Bependirian kokoh laksana karang
Begayalah kita ikuti zaman

Baju kurung kancing peniti
Sanggul berhias bunga ilalang
Kalau tulus cinta di hati
Dukunglah gundul menang berperang

Begitu indah bintang gemintang
Pertanda malam akan menjelang
Harapkan pajar segera datang
Untuk mengusir hati nan bimbang

Melihat bunga di isap kumbang
Minum anggur saling bersulang
Sungguh hati rindu dan bimbang
Tunggulah di sana dinda kujelang

Awan beriring berlapis-lapis
Mega mendung dibulan puasa
Hadiri Undang di Air Nipis
Smga mempelai bahagia sntosa

Anak kecil ngomongnya pelo
Riang brmain dgn temannya
Utk kawanku yg masih jomblo
Smga bertmu belahan hatinya

Emak-emak di manau emak
Kami di anjung sendirian
Amu ndak ngecap asau lemak
Cubau kulum ijat deghian

Harum wangi bunga melati
Penyegaran minuman kelapa puan
Harap diharap didalam hati
Bagai pungguk merindukan bulan

Taman bunga indah tertata
Berbaris cantik pinggir telaga
Kalaulah kasih cintakan beta
Beta berikan jiwa dan raga

Habis ngetam banyak jerami
Apa lagi di musim ini
Mari gabung bersama kami
Bersama barisan jihad Nurani

Anak raja senjata belati
Dia juga pandai memanah
Bila GUNDUL terpilih nanti
Insya Allah akan Amanah


Burung dara sayapny pata
Anak yg punya namanya budi
Di dalam dada hanya la Cinta
Sebagai modal utk mengabdi

Putih putih warna melati
Banyak di jual depan terminal
Bila GUNDUL terpilih nanti
Listrik BBM pasti normal

HUMOR UJANG TAPAI / GERAWAUWAN MASAK


(1)
Syukur saya dpt pelajaran saat Pelatikan HIMSU (Medan Bah) kata merka ; Hutanny SINGARIMBUN; Jalanny BUKIT & MANURUNG; Tambangnya BATUBARA ; Wirausahanya PANJAITAN; Pisauny Sitompul ; Banyak mreka senang memanjat TOBING dan naik POHAN; Matahari terbenam ke Hutabarat; Banyak yg tidak bisa baca tulis alias HUTAURUK ; Makanan kecilnya kue LUBIS ; Tukang pangkasnya pake GINTING; Musim kemarau sawahnya GIRSANG ...Jgn marah Lai n Ito peace :-)

(2)
Kakek 90 thn dgn bngga brcerita kpda dokterny bhwa istriny sdang hamil. Sambil menahan perasaan, sang dokter berkata, "Kakek, Saya punya sebuah cerita. Seorang lelaki dungu pergi berburu, tetapi karena dungunya ia malahan membawa payung, bukannya senapan. Nah, di tengah hutan ia dihadang oleh seekor beruang besar. Kemudian ia menodongkan payungnya, menembak si beruang, dan beruang itu mati seketika". "Mustahil!!!" potong si kakek. "Pasti ada orang lain yang menembak beruang itu!" teriaknya lagi. "Tepat sekali," jawab si dokter sambil memandang sang kakek dengan prihatin

(3)
Adau jmau dusn (Ujang Tapai) mpai sekali ke Mannak mbeli es krim (Es Puter yg pakai tuntung kerupuak), Pass udim makan, mamang tukan es tadi pegiii, Tepekiak ble manggil "Mang mangkuak au tinggal, kelau mamang rugi" katau ble. "Makan ajau Ding, ghetup" katau mamang, bingung Uj Tapai masau makan mangkuak, ble ghetup stu mbak itu, tekelenjit ble ngapau mangkuak ni asau kerupuak...Ai mangkuak jmau mannak pacak di pajua...

(4)
Ujang TAPAI jdi murid bru d SMPN 1 Manna, Aku hrus jago bhsa Ingris ktau Ble, saat pljarn B Inggris tiba, guru btnya, Apa B. Ingg mkann ksukaan, nunjuak Ble "Gul ter un the pal" (gulai teghung undak palau) ktau Ble, SLAH ujur Guru, Apa arti "Good Morning" tnya guru lgi. Nunjuak lagi Ble "Kembang Jaguang Pak" katau Ble. SLAH katau guru. Ayo Apa arti "Every Day" kta guru. Nunjuak lagi Ble "Ndiak kslah lagi pak psti BATU SINTIR" ktau Ble..DASAR TAPAI..:)

(5)
Uj TAPAI mulai knal gaul kota (Alkohol) saat sdg mabuak Ble ndiak ta'an ndak kemiah, Pas ndak Ble pancarka, adau satpam melarang "Ui jangan kemiah di situ" katau satpam. Trus Ble pasighi Pos satpam "Kaba kirau pacak melarang aku kemiah haa" katau Ble gaya mabuak sambil gelenggaman. Trus Uj TAPAI baliak guak kawan2nau "Aku tipukah satpam, mpuak ble larang aku masih pacak kemiah" sambil nunjuak celanau Ble yg bancugh ngan ayiak kemiah...kmiah dlm seluagh..

(6)
Libur skull Uj TAPAI njual tmpuyak, hasil njual ble blika piring 1 lusin. Luak mnau nipuka Uda Padangni ktau ble. Saat Udah ngejuaka piring 11 bh Ble lngsung blaghi. "Sutiak agi" ktau Uda manggil TAPAI. Tmbah kunak ble blaghi. Critau ngan kawan "Aku nipuka Udah Pdang, Mbeli slusin ku ambiak 11, matilh uda Pdg" Ktau Ble...Tapai2 ndiak keruan 1 Lusin 12 bh...TAPAI

(8)
Uj TAPAI mintak ughut, kbetuln tukang ughut ni jandau mudau, "Aku ni peghut telulugh" katau Ble ngan tukang ughut. Nginak Ujang ni masiah budak, tkang ughut lbih smngat. Nah saat naghiak ndak naika peghut Tapai, Tkang ughut kdalaman ngeduak, bkn peghut tlulugh yg naik, tpi sgnggam bulu kriting Tapai tbabut ngan tukang ughut..."Aduaaaa" Tapai tpekiak, smbil nginak tgn tukang ughut ngenggam mbaku alus ble....Kasian TAPAI...

(9)
UJ TAPAI mbli komputer baru, "Kalau ada masalah, nanti Mas klik saja HELP" kata pnjual mnjelaskn. Sampai di ghumah Ble cubauka, saat la bingung Ble klik HELP, udim tu Ble tunggu. La 1/2 aghi ble tlp pnjual "Ui mang, katau kaba amu adau masalh picit HELP ini la 1/2 aghi aku tunggu, kaba ndiak datang2 apau ndiak nyalur ngan kaba HELP yg ku picit tadi" katau Ble...Akhirny pnjual datang smbil snyum2 nginak TAPAI

(10)
Mnguak Uj TAPAI lum ghadu. "Niak beniau akhu nyang niak pasyak" katau Ble *Menguak / Bindeng mode On* "Mbesikir pasyak, Mbeninang pacak". "BESIUL" pak Uncu katau budak keciak ngucaki Ble "Ngurang ayagh kaba, luak manau akhu nak besiul amu niak mbebibigh" katau bele sambil ngabiak batu ndak ncipat "ngemuuutttt" katau budak keciak ngunjak Ble sambil ngacir mutar kertangin...*TAPAI kna Batunya

(11)
Uj. TAPAI nlung clon mrtuwau ngtam, la sktar jam 10 ghghadu mkn snuak prenggi, skin la lapagh lum uncam2, lnsung Ble lntak stepil prenggi msuk mlut ble, ndik sdar Ble mpuak diluagh dngin ddlm angat tgalau snuak mpai ngangkit jak tungku tu. Pas Ble ppak, tklenjit Ble lidah ngan llangit asau nglung baghau, ndak dluihka maluan ngan mrtuwau "Hhhaaaaaaa, alahhhh kaaahhhh hiiibaghhhh sahhwaaahhh baakkhhhee" ktau Ble smbil nnjuak ngliahka prhatian Camer, ndiak thn angat....

(12)
Uj Tapai.. Masih nulung ngetam Camer (calon mertuaw) saat gheghadu mkn ble ngambiak tepil balung ayam (ngeyut), ndiak taan lapagh ble plitata ngubit balung ayam, kuat igau ngubit tepelanting ke ajang camer, smbil nyengigh ble " hehehe aku ndak ngejuaki bak nian" katau ble nutup maluan...Tapai memang tak prnah matiii.

(13)
UJ. TAPAI trlibat abroln maslah Tuhan. Tmbiluak "Tuhan itu laki2 n ganteng brbadan tgap". Yung Pandir "Bkn tuhan itu Ga bsa dlihat dgn mata dia itu dewa d kayangn" UJ TAPAI "Tdk Tuhan itu prmpuan & kakiny d atas, sya lhat sndri wktu sya pulng skolah kmarin, saya ngintip Ayah sya sdng smbayang d t4 tidur, ad kaki tuhan d bahu ayh sya, "Ohhh my God" kata ayah n Tuhan jawab suara perempuan "Yesshhhee hhhoonneyyhh ohh"... Benarkah Tapai lihat tuhan..???

(14)
Uj. TAPAI masih di hotel (Madan Story). Pas ndak mandi ble bingung ndalak bak ayiak ngan pncibuak di hotel cuma adau (bathtube n sower model), bingung ble, ble kinak-i adau kran batan whuduk, ndiak nganju ble putar kran langsung nyuruak bwah kran, krepak-repak ble ngguliak2 mandi di bawa kran ndap tu luak ibik mandi. Trus kawan ble imbangka, tkelenjit ble, sambil idar ndalak anduak nutup jawatan ... LV U

(15)
Uj. Tapai Mbli Parabola, amu ktau jmau ngan parabula tu slruh siaran TV dpt galau. Singkt critau La brenak ajau budak kciak, lanang tinau tuawa mudau dbrendau ndak nuntun parabola ble, tughun tkang ndak nytel d TV "Pk mna TVny" ktau tkang prbula. Brerejiz Tapai "Yak msiah ndak be TV nntun pabula tu" ktau ble ". "Apa yg mau di lihat pak klo ga ada TVny" kta tukang. Tapai2 mbli prbula ndiak be TV.

(16)
Uj. Tapai sedang di Mall, Ble ndiak taan ndak ke Toilet. Singkataw, nurut ptunjuak satpam amu ndak bbasuah putar kran smping blakang.Nah pas Ble putar ndecis macar ayik, tpekiak ndak ncadak "ULAGHHHH" pkiak ble..mncauwan ble bisau ulagh mughauw, mancar mlantak anu Ble...smbil tplanting teantuak bngkak kning ble, kruanlh bucur blumigh ajau stitu di balung ble...TAPAI2

By gusnan gundul....

Kamis, 11 Maret 2010

RINDU SANG PENCINTA SEJATI


Kasih kalau seandainya di dunia ini kau dpt mnjumpai surga mka akulah yang akan mnjadi surgamu & apabila aku diazab neraka di dunia ini mka neraka itu adlah saat engkau mnjauhi dan meninggalkan aku. Seandainya ada pahit biarlah itu untuk ku dan bila ada manis maka akan aku persembahkan untukmu, bila engkau luka biarlah kutanggung perihnya, namun bila ada indah biar bahagianya kupearsembahkn untukmu.

Akan ku biarkan setiap napas ini mnjadi cintaku untuk MU, maka biarknlah denyut jatung ini brsama jalan cintaMU, bila cinta ini hancur biarlah hidupku hancur brsama cintaMU, bagai mana aku akan pergi kalau ENGKAU telah merantai jiwaku, seandainya ENGKAU pergi tolong bawa nyawaku dan asaku, namun bila ENGKAU brsamaku izinkanlah aku mnjadi taman surgaMU sepanjang hidupku...

MataMU mungkin tdk bisa memandang cintaku, namun bukalah matahati MU di sana ada cahaya cintaku, sedangkan mataku memang sudah dibutakan oleh cintaku kepadaMU, sehingga penglihatnku jauh lebih terang saat kupejamkan mataku karena sudah disinari cahaya cintaku untukMU. Maka jadikan sinar cintaMu mnggatikn sinar rembulan yg penuh kelembutan dan kujadikn cintaku sebagai cahaya Mentari yg akan bisa menerangi sampai relung jiwamu.

Kadang kita butuh mata orang lain melihat diri kita sendiri dan memerlukn hati orang lain utk memahami diri kita sendiri. Kasih jadikanlah mataku sebagia cermin agar engkau bisa mengenali dirimu sndiri dan mohon izinkan mata Mu utk kujadikan cermin diriku. Inginnya aku menjadikan hatiMU sebagai lautan luas ilmu pengetahuan bagiku dan cobalah lihat ke hatiku disana juga ada diriMU. Kasih tiada lagi sanggup aku merangkai kata utk mengungkap rasa dijiwa. Hidup ini rasanya mati tanpa dirimu dan cintamu.

Kalau memang aku akan membuat mu luka, maka bunuhlah aku dengan cara kau putuskan tali kasih ini, agar RINDU ku bawah mati. Biarkan keabadian kasihku terbang menebar bersma desah napasku yg trakhir melayang menyebar memenuhi setiap pojok dan ruang hampa yg nelangsa, mungkin disana dia bisa menebar benih kasih di relung jiwa yg hampa walau hanya roh yang tiada mempunyai raga. Semga desa nafasku menemukan ruang di hatimu.

Kasih walau kau jauh dimata namun sangat dekat terasa, sedekat gula dengan manisnya, sedekat laut dengan gelombangnya, sedekat angin dan hembusannya, sedekat jantung dengan denyutnya. Aku tak akan kehabisan air mata untuk kucurahkan menyiram jiwamu yang rapuh agar tumbuhlah taman yg subur. Akupun sudah tdk memikirkan kan diriku sendiri sbb seluruh hidupku adalah utk mengabdi kepadamu. Kuserahkn padamu hidup dan matiku. RINDU MAHA RINDU.

Jumat, 05 Maret 2010

RINDU UNTUK RINDU, CINTAKU


Kasih aku sekarang sudah tiada karena aku sudah lebur dalam kuburan cinta yang sengaja kugali untuk ku sebagai bukti cinta suci ku untuk Mu, kini aku larut dalam kemabukan sejati oleh anggur merah CINTA & AIR MATA kerinduan yg teramat dalam melebihi dalam samudera yang tak berdasar, Aku menangis karena sangat takut kehilangan Mu, namun air mataku telah kering sebab semua sudah aku kucurkan untuk menyiram taman bunga kasih sayang bhakti KASIH TAK BERTEPI.

Kasih kini nadi ku telah putus jantung telah pecah sebab aku inginkan menyiram darah suci kekasih sejati agar taman surga Mu menjadi berkilau emas kasih sayang ku, beruntai indah mutiara CINTAku, bertahta manikam mutiara kerinduan tramat sangat, hingga bulan, bintang, matahari malu brsinar oleh karena cahayanya tertutup CAHAYA CINTA ku , bertabir pelangi SAYANGKU, padam oleh air mata KERINDUAN ku.

Kasih Tangisku adalah nyanyian semangat kehidupan yang lara, yang layu karena terinjak langkah keangkuhanmu, yang tercampak karena ketidak pedulianmu bahwa aku kelu, kaku, beku dalam rindu, setiap pagi menjelang mentari datang, aku harus menjemur bantal duka ku sebab basah sudah membuat kering tak bersisa oleh air mata tangis kerinduan dalam kegelapan harapan yang pupus di terpa badai keangkuhan mu.

Kasih! Kini aku cuma berteman malam kerinduan, kasih kini aku hanya di peluk selimut kebekuan, kasih kini aku terbujur kaku semangat asa terbang tertiup badai kedukaan, Kasih yang tersisa hanya kepingan-kepingan harap dan dendam, aku kumpulkan itu dalam keranjang sisa semangat yang hampir padam, menanti fajar di ufuk senja, antara ada dan tiada.


Kasih tangis tak bersuara adalah teman karibku, Kasih mata ku tak bisa melihat lagi karena tertutup lukisan indah wajah mu, namun semakin jelas cantik wajah mu semakin kabur dan nanar tatap mata ku, ooohh wajah segenap rindu di manakah engkau berada, mampukah sayap cintaku mengitari luas dunia persembunyian mu dari dekap rinduku, tiadaka kau dengar lengkingan jerit rinduku, tiadaka kau dengar rintihan tangis cintaku.

Minggu, 01 November 2009

CINTA SUCI TAK PERNAH MATI



Ketika jiwa mati di terpa badai, daun semangat gugur menguning, kemudian kering jatuh berserak di hati yang gersang, keyakinan hilang apakah hujan akan mampu membuat akarku kuat menghisap air penyambung hidup, keraguan menerpa tekad mungkinkah beningnya sungai yang sejuk membuat segar tubuh yang layu. Semua sudah ada jodohnya, kasih malam tak akan indah bila tiada pelukan rembulan, sungai tak punya tujuan bila laut menutup diri, sekarang kemanakah tujuan ku dengan lentera jiwa yang padam. Ku coba mencari kemana angan akan bertaut sebab kasih diluar harap.

Wahai jiwa terbalut cinta, jangan mati sebelum ajal. Bukankah engkau telah bersumpah menjadi hamba ratu hatimu. Hidup ini bukan milikmu tapi milik kekasih hati. Hamba sejati tak akan mati bila tuan belum berpulang.

Janji adalah sumpah, sumpah adalah janji, jiwa raga adalah hamba tiada lain hanya mengabdi. Kasih itulah asal tekad diri memacu jantung agar hidup bisa berlangsung. Walau kasih di ujung mata tertutup kabut awan kelabu. Namun asa tetap berkembang menekur langkah menggapai mimpi.

Sinar jinga di ujung angan aku datang membawa luka, setiap langkah ku tercecer jejak kisah cinta kasih yang lara. Tiada lain tekad dihati pergi berperang menantang badai. Aku harus buktikan janji kalau diri sebagai hamba. Wahai sang kekasih hati, kaulah raja dalam hidupku.
(Gusnan Gundul)

Rabu, 28 Oktober 2009

MERUBAH PENGANGGURAN MENJADI KEMAKMURAN


Gusnan Mulyadi
Sebagai mana saya uraikan pada tulisan saya beberapa waktu yang lalu, bahwa seorang pemimpin yang baik harus bisa merubah hambatan dan tantangan menjadi peluang. Ada beberapa permasalahan mendasar yang ada di Propinsi Bengkulu terkhususnya Bengkulu Selatan. Misalnya krisis pupuk yang membuka peluang untuk berbisnis di bidang distribusi pupuk, krisis BBM berarti membuka peluang untuk para investor menanamkan modalnya di bidang usaha SPBU, krisis listrik membuka peluang para investor untuk membangun pembangkit listrik tenaga air maupun tenaga uap, tidak adanya pelabuhan nelayan di pasar bawah membuka peluang bagi invertor untuk membangun pelabuhan dan fasilitas lainnya, banyaknya pengangguran membuka peluang kita untuk bangun industri dan terutama pengiriman tenaga kerja keluar negeri. Khusus untuk pengangguran saya akan mencoba untuk mengurai benang kusutnya dan mencari jalan keluarnya.
Tiga tahun terakhir pendidikan Indonesia terus terpuruk. Data yang ada menunjukkan masih ada 15,4 juta penduduk berusia di atas 15 tahun yang menderita buta aksara. Pada tahun 2007 Indonesia menduduki peringkat 62 dari 130 negara, dan pada 2006 justru bertengger di tangga 58. Terkait hal itu, kita masih tetap harus bersedih karena daya saing Indonesia masih sangat rendah, bukan cuma di mata dunia internasional, tapi juga di antara negara-negara ASEAN. Berdasarkan laporan World Economic Forum (WEF) 2008-2009, daya saing Indonesia hanya mampu menduduki peringkat 55. Peringkat itu berada di bawah beberapa negara ASEAN, seperti Singapura di peringkat 5, Malaysia 21, Thailand 34, dan Brunei Darussalam 39. Ada banyak faktor yang membuat daya saing Indonesia dinilai masih rendah, seperti infrastruktur, birokrasi, persoalan energi, penegakan hukum, dan tentu saja kualitas SDM yang terkait dengan kualitas pendidikan.
Rendahnya kualitas pendidikan ini juga sangat berpengaruh terhadap tingkat pengangguran, apalagi khusus untuk lulusan SLTA Sederajat sangat kurang sekali mempunyai kemampuan skill/keterampilan. Semakin betambahnya dari tahun ketahun barisan pencari kerja yang tidak terdidik dan tidak terampil ini juga semaki menambah berat pemasalahan pengangguran di negeri ini (ndak pulau kerejau, tapi tupau ndak di kerejauka katau mereka).
Ada beberapa cara untuk mengatasi pengangguran ini antara lain 1). Menyiapkan atau menyediahkan lapangan pekerjaan di bidang industri, pertanian, perdagangan di dalam daerah (lokal). 2). Menjadikan mereka tenaga kerja diluar daerah baik itu didalam negeri maupun di luar negeri. Dalam waktu yang singkat tidaklah mungkin untuk menjadikan Bengkulu Selatan sebagai daerah industri dan juga tidaklah mungkin kita bisa membangun sebuah pabrik (kecuali pabrik CPO/Sawit, Tepung Singkong) di daerah ini. Beberapa syarat untuk membangun sebuah industri minimal mempunyai ; 1). Pelabuhan laut yang memadai. 2) Angkutan darat yang murah (kereta api) 3). Ketersedian pembangkit listrik yang cukup besar 4). Tenaga kerja yang tersedia 5). Bahan baku yang tersediah. Nah ! untuk Bengkulu Selatan semua aspek itu tidak tersediah jadi saya berkesimpulan bahwa belumlah saatnya untuk kita bercita-cita tinggi ingin membangun sebuah industri di Bengkulu Selatan dalam waktu singkat ini. Salah satu jalan yang sangat cepat bisa di kerjakan yaitu pengiriman tenaga kerja keluar negeri. Dalam tulisan singkat ini saya akan mencoba memaparkan bagai mana membangun sebuah usaha pengirimkan tenaga kerja ini untuk Pemerintah Daerah.
Saya beberapa kali diskusi dengan seorang sahabat saya Nofel. SH (dari PT. SABIKA) dan beliau mempunyai pemikiran yang sangat cemerlang soal penanganan pengangguran ini, (jujur saya sangat salut dan kagum dengan pemikiran beliau yang masih sangat muda ini). Salah satu konsep yang beliau tawarkan yaitu TKI center. TKI center ini adalah sebuah lembaga pemerintah yang berkerja sama dengan swasta dan manajemen pengelolaannya di tentukan oleh standarisasi yang ditetapkan oleh pengguna tenaga kerja (luar negeri). Khusus TKI center ini pengelolaannya nanti akan lebih banyak peran pihak swastanya demikian juga soal pendanaan pihak swasta juga akan memberikan andil yang cukup besar disamping juga akan disediakan dana dari Pemerintah Daerah. Dari kegiatan atau usaha ini pemerintah daerah juga akan mendapat pemasukan berupa PAD.
TKI Centre yang akan di bangun ini meliputi beberapa kegiatan, antara lain ; 1). Pengrekrutan atau penenimaan calon TKI, seleksi dan uji kesehatan. Lembaga ini nanti akan menerima dan meyeleksi clon TKI yang berasal baik dari Provinsi Bengkulu dan sekitarnya. Kita akan membuat jaringan meliputi wiyalah Provinsi Bengkulu dan Provinsi Tetangga terutama kabupaten yang berbatasan seperti Lampung Utara, Lahat, Pagar Alam, Lintang Empat Lawang, Linggau, Musi Rawas dan lain-lainnya . Setelah mereka di seleksi dan di lakukan tes kesehatan maka mereka akan di kelompokan pada kelompok sesuai dengan kebutuhan negara penerima TKI tersebut. 2). Pelatihan bahasa, ketrampilan, budaya dll. Dari hasil seleksi dan pengelompokan tersebut akan di lakukan pelatihan sesuai dengan persyaratan yang di tentukan oleh Pihak Penerima calon TKI tersebut. Pelatihan ini meliputi keterampilan, Bahasa, Olah raga atau fisik, Kerja Sama tim dan lain-lain 3). Pengiriman dan Pemulangan. Setelah dinyatakan bahwa para Calon TKI tersebut siap untuk di kirim maka akan dilakukan pengiriman dan sekaligus pemulangan bila sudah berakhir masa kontrak. Untuk semua kegiatan ini akan semaksimal mungkin dibiayai oleh TKI centre sehingga calon TKI tidak merasa di beratkan bahkan mendapat kemudahaan untuk berangkat kerja keluar negeri. Untuk mengembalikan biaya yang dikeluarkan oleh TKI Centre dan sekaligus PAD bagi pemerintah maka setiap TKI yang di kirim harus tanda tangan kontrak perjanjian atas pengembalian biaya tersebut yang akan di potong dari gaji TKI yang di kirim.
Lembaga TKI centre ini tidak akan berhenti kegiatannya sebab selama-lamanya kebutuhan TKI ini akan selalu ada. Sekarang pertanyaannya “Apakah negara kita akan selalu menjadi negara pekerja ?” Jawabnya tentu tidak. Setiap TKI yang dikirim akan pulang membawa uang berupa tabungan yang akan bisa di jadikan modal usaha di kampung halaman. Di sisi lain para TKI yang sudah pulang bisa kembali lagi berkerja sebagai TKI dengan level yang lebih baik. Para TKI yang sudah pulang tentu sudah mempunyai keunggulan berupa keterampilan dan penguasaan bahasa untuk itu bila dia ingin kembali berkerja sebagai TKI maka kita akan latih mereka kembali untuk bisa ditempatkan pada level pekerjaan yang lebih baik, dengan demikian berarti tingkat penghasilan mereka pun akan lebih baik. Semakin baiknya tingkat keterampilan dan kedudukan kerja mereka maka pengahasilan mereka akan semakin besar yang juga kan berpengaruh positif terhadap PAD.
Sebagai bahan motivasi untuk kita bersama berikut ini saya kutipkan kisah sukses Eni Kusuma TKW (pembantu rumah tangga di Hongkong) . Profesi sebagai pembantu rumah tangga atau TKW di negeri orang, sering dipandang sebelah mata. Sekalipun, mereka adalah penyumbang devisa negara yang tidak bisa disepelekan jumlahnya. Mereka punya peran untuk keluarga maupun bangsanya, walau penghargaan maupun perlindungan terhadap mereka sangatlah minim. Tak heran jika yang sering kita dengar adalah kisah-kisah pilu tentang tidak berdayanya para TKW ini.
Namun, Eni Kusuma, membalikkan semua pandangan tersebut. Enam tahun menjalani profesi sebagai pembantu rumah tangga di Hong Kong, Eni berhasil pulang dengan membawa sesuatu. Bukan harta yang berlimpah, tetapi sebuah hasil proses pembelajaran yang sangat menakjubkan. Di tengah-tengah kesibukannya sebagai pembantu rumah tangga, ia berhasil mengasah bakat menulisnya dan bergaul dengan komunitas yang lebih luas melalui internet.
Lulusan sebuah SMA di Banyuwangi, Jawa Timur, ini pun aktif di sejumlah mailing list penulisan. Di sana keterampilannya berkembang pesat dan ia mulai bergaul dengan sejumlah penulis sukses. Artikel-artikelnya pun tersebar dan semakin diapresiasi oleh khalayak. Sejumlah artikel motivasinya juga berhasil dimuat di situs motivasi dan pengembangan diri terpopuler, Pembelajar.com. Dari situlah akhirnya pada April ini Eni berhasil meluncurkan sebuah buku motivasi berjudul Anda Luar Biasa!!! (Fivestar, 2007). Berikut adalah wawancara Edy Zaqeus dari Pembelajar.com dengan Eni Kusuma melalui email akhir Maret 2007 lalu.
Selama ini, pembantu rumah tangga selalu dikonotasikan sebagai orang tidak berpendidikan, minim keterampilan, dan hidup tanpa harapan dengan gaji yang sangat rendah. Pandangan Anda?
Saya tidak pernah memandang orang dari profesinya. Profesi hanya sementara. Sebagai batu loncatan saja untuk mendaki ke profesi yang lain yang lebih baik. Saya hanya memandang orang dari “kemauannya untuk belajar”. Siapa pun dia! Meskipun dia seorang pejabat, anggota dewan yang terhormat, pembantu, pemulung, tukang kayu, dan tukang sapu jalan. Jika tidak mau BELAJAR, maka mereka termasuk yang tidak berpendidikan.
Banyak orang-orang dari profesi “terhormat” yang merugikan orang lain dan negara. Sebaliknya, tidak sedikit orang-orang dari profesi “rendahan” yang berguna bagi orang lain dan negara. Kami, para pembantu, tertawa saja melihat ulah birokrasi yang merugikan dan mempersulit kami. Padahal, semuanya bisa dipermudah. Atau sebagai orang miskin, kami geli dengan anggota dewan yang terhormat, protes atau demo karena diminta untuk mengembalikan uang rapelan.
Sekarang jelas bukan, siapa yang berpendidikan apa? Siapa yang lebih miskin? Siapa yang merasa lebih “rendah” gajinya? Saya justru termasuk pembantu dengan nomor urut ke sekian dari sekian banyak senior saya yang sukses menjadi pengusaha, wartawan, penulis, pengajar, investor, dll. Karena, mereka punya dream (Mimpi) dan mau BELAJAR.
Sekarang setelah kembali ke Indonesia, apa yang ingin Anda lakukan?
Belajar banyak hal. Sekarang lagi aktif menulis dan belajar menulis skenario. Dalam kesempatan ini saya hendak meminta kepada para penulis skenario profesional. Buatlah cerita yang masuk akal, mencerdaskan, dan memotivasi! Energi yang muncul dari cerita yang memotivasi pasti akan sangat dahsyat efeknya bagi perkembangan kualitas mental pemirsa. Jangan bikin yang sebaliknya. Karena, energi negatif dari suatu cerita yang sebaliknya, akan berdampak sama pula. Saya juga siap sharing kepada siapa saja.
Oya, seratus persen dari penjualan buku Anda Luar Biasa!!! ini akan masuk ke rekening yayasan Eni Kusuma Foundation, yang ingin saya dirikan untuk memberi pendidikan anak-anak miskin. Ini mimpi terbesar saya. Semoga. Tuhan memberkati kita semua. By the way, saya juga berkeinginan, suatu saat nanti saya diberi kesempatan berada di antara para anggota dewan yang terhormat. Sebenarnya, ada apa sih antara pemerintah dengan kondisi Indonesia saat ini?
Apa yang ingin Anda serukan kepada para pembantu rumah tangga di seluruh Indonesia, bahkan mungkin dunia?
Pesan saya, jadilah pembantu yang profesional. Bekerjalah sambil belajar. Dan, belajarlah dari orang-orang sukses. Untuk mempercepat, jangan belajar dari orang-orang “kebanyakan”. Banyaklah melihat dunia dengan membaca. Pembantu adalah profesi yang sangat terhormat, tanpa tanda kutip! Pembantu adalah profesi yang “kaya”. Karena, itu profesi yang melambangkan kesabaran. Kesabaran adalah ibu dari kesuksesan. Pembantu yang baik adalah tangan Tuhan yang penuh dengan pengabdian. Beranilah bermimpi dan wujudkanlah apa yang kalian inginkan. Bukalah pikiran. Tuhan Memberkati.
Seruan Anda bagi generasi muda kita, terutama para mahasiswa?
Unktu para generasi muda, terutama untuk para mahasiswa, kendalikan emosimu! Banyaklah membaca dan belajar! Kenali minatmu sedini mungkin! Carilah mentor! Jika perlu, jadilah orang suruhan dari orang sukses di bidang yang engkau minati! Serap ilmunya! Bekerja samalah dan jual ide kamu pada mereka! Jangan pernah menyerah! Dan, sukses hanyalah efek! Tuhan memberkati! (sumber www.pembelajar.com).
Uraian singkat ini hanya salah satu pemikiran saya untuk merubah sebuah tantangan menjadi sebuah peluang emas untuk meraik kesuksesan, merubah pengangguran menjadi kemakmuran. Sebagian orang tentu akan mengatakan mustahil namun bagi orang yang mempunyai kemauan dan kemampuan pasti mengatakan mesti berhasil. (penulis Alumni FE UNIB)

DARI DESA MENUJU SEJAHTERA



Gusnan Mulyadi, SE. MM

Untuk meningkatkan kinerja dari pemerintahan daerah, termasuk pemerintahan desa, pemerintah pusat beberapa kali telah mengeluarkan Undang-Undang yang berkaitan dengan hal tersebut, diantaranya Undang-Undang No, 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam undang-Undang ini disebutkan disebutkan :
1. Desa berdasarkan undang-undang ini adalah Desa atau yang disebut dengan nama lain sebagai suatu kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai susunan asli berdasarkan hak asal usul yang bersifat istimewa, sebagaimana dimaksud dalam penjelasan pasal 18 Undang-Undang Dasar 1945. Landasan pemikiran dalam pengaturan mengenai Pemerintahan Desa adalah keanekaragaman, partisipasi, otonomi asli, demokratisasi, dan pemberdayaan masyarakat.
2. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa merupakan subsistem penyelenggaraan pemerintahan sehingga Desa memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat. Kepala Desa bertanggung jawab pada badan perwakilan Desa dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas tersebut kepada Bupati.
3. Desa dapat melakukan perbuatan hukum, baik hukum publik maupun hukum perdata, memiliki kekayaan, harta benda, dan bangunan serta dapat dituntut dan menuntut di pengadilan. Untuk itu Kepala Desa dengan persetujuan Badan Perwakilan Desa mempunyai wewenang untuk melakukan perbuatan hukum dan mengadakan perjanjian yang saling menguntungkan.
4. Sebagai perwujudan demokrasi, di Desa di bentuk Badan Perwakilan Desa atau sebutan lain yang sesuai dengan budaya yang berkembang di Desa yang bersangkutan, yang berfungsi sebagai lembaga legislasi dan pengawasan dalam hal pelaksanaan Peraturan Desa, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, dan Keputusan Kepala Desa.
5. Di Desa dibentuk lembaga kemasyarakatan Desa lainnya sesuai dengan kebutuhan Desa. Lembaga dimaksud merupakan mitra Pemerintah Desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat Desa.
6. Desa memiliki sumber pembiayaan berupa pendapatan desa, bantuan pemerintah dan Pemerintah Daerah, pendapatan lain-lain yang sah, sumbangan pihak ketiga dan pinjaman Desa.
7. Berdasarkan hak asal-usul Desa yang besangkutan, Kepala Desa mempunyai wewenang untuk mendamaikan perkara/sengketa dari para warganya.
8. Dalam upaya meningkatkan dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat yang bercirikan perkotaan dibentuk Kelurahan sebagai unit Pemerintah Kelurahan yang berada di dalam daerah Kabupaten dan/atau Daerah Kota yang setara dengan Desa.
Dari uraian di atas ada bebrapa hal yang menarik bagi saya dan hal tersebut belum tersentuh maksimal oleh pemerintah sebagai salah satu pilar utama untuk membangun daerah. Antara lain ; 1). Anggaran Pendapatan Belanja Desa. Dengan adanya kewenangan desa untuk menentukan sendiri APB Desa berarti Desa mempunyai kewewenanagn untuk menentukan arah kegiatan pembangunan Desa. Sepengetahuan saya (maaf kalau salah) sampai saat ini pembangunan yang berdasarkan aspirasi masyarakat desa itu sangat sedikit, bahkan lebih banyak yang bersifat dari atas kebawah seperti program pembangunan dari pusat, provinsi dan kabupaten. Hal ini merupakan salah satu penyebab banyaknya pembangunan yang gagal karena tidak tepat guna dan tepat azaz manfaatnya. Salah satu contohnya misalnya pabrik pengelolaan CPO/Minyak Goreng di Sulau, Pabrik Pengelolaan Jarak di Ulu Manna yang cenderung menjadi besi tua,terminal Gunung Ayu yang tidak termanfatkan sehingga seperti rumah hantu, Dermaga sandaran perahu di Pasar Bawah yang menjadi tambatan perahu karena di bangun di darat, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Pemerintah desa yang terdiri dari masyarakat di desa tersebut tahu persis kebutuhan sarana dan prasarana yang mereka butuhkan, oleh karena itu selayaknya setiap pembangunan hendaknya berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Desa. Agar pemerintah Desa bisa menjalankan kewewenangannya untuk membangun desa dengan baik, maka seharusnya pemerintah Kabupaten bisa mengalokasikan dana pembangunan yang cukup kepada Desa. Dengan dana yang ada tersebut diharapkan pemerintah Desa bisa melaksanakan pembangunan sesuai dengan skala prioritas kebutuhan Desa.
2). Sumber Dana. Merujuk kepada PP 72 tahun 2005 tentang desa, maka pemerintah Desa berhak untuk mendapatkan Alokasi Dana Desa (ADD). Kalau saja pemerintah desa mempunyai ADD sebesar Rp. 50 jt sampai Rp. 100 jt perdesa atau kelurahan maka saya sangat yakin bahwa beberapa pembangunan yang mendesak di desa tersebut akan dapat dilaksanakan oleh pemerintah dan masyarakat desa tanpa merepotkan pemerintah kabupten. Namun untuk melaksanakan hal tersebut pemerintah Kabupaten harus bersediah melepas sebagian kewewenangnnya kepada Pemerintah Desa secara konsisten.
3). Gaji Kepala dan Perangkat Desa. Aparat desa terutama Kepala Desa sesungguhnya mempunyai tugas yang sangat berat di mana jam kerjanya tidak mengenal waktu. Bukanlah hal yang jarang terjadi kalau Kepala Desa terganggu tidur malamnya karena ada urusan masyarakat yang sangat mendesak. Namun sangat di sayangkan sampai saat ini gaji Kepala Desa tidak sebanding dengan Tugas dan tanggungjawab serta pekerjaan yang dia emban. Menurut saya gaji Kepala Desa minimal setara dengan gaji Sekertaris Desa yang PNS dan demikian juga dengan gaji Aparat Perangkat Desa minimal sebesar UMR termasuk BPD.
Nah !. Apabila tiga hal diatas yaitu ; Pemerintah Desa menyusun sendiri APB Desanya, dan tersediah dari ADD dan kesejahteraan Kepala dan perangkat desa cukup baik , maka saya yakin pembangunan di tingkat desa akan semakin baik. Kalaulah pembangunan di desa cukup baik pasti akan berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat desa. Dengan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa yang didukung dengan pembangunan disektor ekonomi, sosial dan budaya secara terpadu bersama pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten maka saya yakin akan berpengaruh positif terhadap kemajuan Daerah secara luas. Katakanlah bila setiap desa dan kelurahan sudah makmur berarti seluruh Kabupaten Bengkulu Selatan akan makmur. Dengan pemikiran demikian saya sangat berharap pemimpin Bengkulu Selatan kedepan dapat berfikir dan menerapkan pembangunan yang dimulai dari Desa bukan di mulai dari atas kebawah. Kalau boleh kita jujur pola pembangunan yang dari atas ke bawah sebagai mana kita laksanakan selama ini belum bisa meningkatan kesejahteraan rakyat, untuk itu kita harus berani merubah pola fikir dan cara kerja yang kurang berhasil tersebut.
Sebagai salah satu contoh kegagalan tersebut yaitu kabupaten Bengkulu Selatan yang pernah menjadi lumbung beras / pangan sudah cukup sering kekurangan pangan terutama beras, bukanlah hal yang aneh kalau masyarakat Seginim, Air Nipis dan Kedurang sudah sangat sering menjadi penerimah beras miskin. Kekurangan pangan dan gizi buruk yang melandah masyarakat desa di Bengkulu Selatan tersebut adalah salah satu contoh kegagalan yang ada. Disamping itu kegagalan lain yaitu sangat banyaknya masyarakat Bengkulu Selatan yang berusaha / berkebun keluar daerah seperti Jambi, Seluma, Bengkulu Utara, Kaur dan daerah lainnya. Secara ekonomi Bengkulu Selatan sudah sangat dirugikan karena tenaga kerja yang sangat Potensial ini berkerja atau berkebun di luar daerah. Nah ! untuk mengantisipasi kekurang pangan mestinya kita belajar dengan kasus sejarah Nabi Yusuf yang menumpuk hasil panennya selama 3 tahun untuk menghadapi paceklik selama 3 tahun dengan mengaktifkan kembali lumbung desa (Tengkiyang). Sedangkan untuk mengurangi larinya tenaga kerja potensial keluar daerah tidak ada jalan lain selain kita harus membuka lahan persawahan baru dan lahan pertanian baru dengan membuka jalan kehutan-hutan (Koral Masuk Hutan). Ini adalah salah satu contoh atau cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Kalau saya menguraikan hal di atas saya yakin-seyakinnya adau yang bekatau dalam ati “Gusnan cuma pacak ngiciak bukan mudah jak manau tanciau” . Hehehehe..... itukah pernyataan klasik yang selama ini selalu di dengung-dengungka oleh para pemimpin kitau, bahkan ndiak jarang para pemimpin menjanjikan beberapa hal termasuk kesejahteraan aparat desa dan pembangunan yang berpihak kepada desa, namun hal tersebut kadang hanya janji belaka karena pejekau puyang la di buang “JANJI NUNGGU KATAU BETARU”. Amu tanci untuk rakyat ndiak bediau tapi amu tanci batan mbeli STUM dinas adau.....hehehehe.....(Penulis Alumni FE UNIB).

Sabtu, 29 Agustus 2009

CINTA UNTUK ANAK NEGERI


(Ratapan Pilu Anak Desa)

Ketika kusibak tabir kehidupan di depan wajah, tepana aku mantap dirimu yang terduduk lesu, di suduk duka kehidupan hampa. Harapan yang kau ukirkan dulu, sudah bukan milik mu,terampas kuat tangan serakah. Kerbau dan sapi yang kau jaga hanya sekedar pengisi hari yang tak berarti, sebab kau tak mampu memilikinya semua itu adalah harta mereka yang hidup belimpa harta. Pujian tulus yang aku sampaikan, betapa indah hamparan sawah kuning emas kilau kemilau jaminan hidup anak negeri, lantas kau bilang itu bukan milikmu lagi, dengan wajah kuyu engkau berkata sudah terjual untuk putra yang membeli ilmu dibangku sekolah. Kulihat dilain sudut ruang duka, lesuh pemuda tak mendapat kerja karena ijazah tiada berguna yang berguna hanyalah rupiah. Saat daku beranjak pulang lirih terdengar suara keluhan, ada yang sakit tiada obat. Rela bepulang karena sakit harga obat laksana emas. Wahai Engkau sang Maha Kasih luka anak negeri menyanyat hati.
Wahai engkau penulis takdir mohon dengar niat dihati . Inginnya hidupku laksana lebah mengambil yang baik memberi yang terbaik, kerja sama mengerti tugas dan fungsinya, menjadi sahabat bagi yang baik, menjadi musuh bagi pengganggu, kerja ikhlas sekuat tenaga, berjuang rela berpulang sebelum menang, hidup bersama saling berbagi, hidup indah tiada sedih.
Jika tanganku mampu menggenggam setetes air, pasti kupersembahkan sebuah sungai untuk mu yang saat ini kehausan. Bila desah ku adalah angin pasti kuhembuskan semilir lembut untuk mu yang saat ini sedang kegalauan. Bila mataku adalah cahaya maka untuk mu ku bersinar terangi engkau dalam kegelapan. Bila tetes darahku butiran emas maka kan kutebar bibitnya di hamparan lahan untuk kau petik buahnya.
Aku kan tetap menjadi ombak, tak kan lelah aku belari mengejar pantai, aku tak peduli badai atau teriknya mentari, ku akan belari mengejar indah dikau di tepi pantai yang menunggu aku di dalam sunyi, aku tahu engkau hampir beku karena tak ada tangan bijaksana membelai jiwamu, aku akan datang untuk mu saudara jiwaku .
Aku tak lelah belajar bernyanyi walau ku tahu suaraku sumbang, aku tak lelah belajar menari walau kutahu gerakku kaku, aku tak lelah menulis puisi walau ku tahu kalimatku hampa, aku tak lelah belajar melukis walau ku tahu warnanya buram, aku tak akan lelah sampai engkau menyadari aku la yang terbaik untukmu.
Sebuah batu permata yang indah di bangun dengan kepedihan jiwa sang batu biasa yang rela dibakar membara dapur bumi dan ikhlas pedih di asa oleh tangan pengukirnya hingga menjadi sangat indah dan berharga, ku yakinkan diri aku pasti bisa, menjadi permata indah sebagai hiasan penambah indah taman harapmu.
Saudaraku ! sang burung membutuhkan sarang, laba-laba membutuhkan jaring, ikan membutuhkan air, sedang aku membutuhkan seorang sahabat yang bisa menjadi teman dalam berjuang, tempat aku memberikan kasih, kawan berbagi dikalah bahagia, teman sejati disaat sedih, sahabat akan kujadikan engkau tujuanku mengabdikan diri, membalut luka anak negeri. Saudaraku! beri aku cinta agar aku kuat dan bisa menggengam dunia yg akan ku persembahkan untukmu.
Aku tak lelah apa lagi berhenti, akan aku rubah tunggu menjadi bertemu, jalan menjadi tujuan, pinta menjadi beri, harap menjadi nyata, mimpi menjadi bukti, tanya menjadi jawab, tolak menjadi pinta, benci menjadi cinta, dendam menjadi rindu, pisah menjadi jumpa, jauh menjadi dekat, batuan menjadi hiasan. Engkau tahu suara hatiku menembus relung jiwa mu, saudaraku kembalilah kepada dirimu dengarlah bisik tulus kata hatimu, demi Sang Penggenggam jiwa aku berjanji tak ada khianat dihati. Akan kubentang di hadapanmu JALAN BARU MENUJU SEJAHTERA.
Kebijaksanaan datang dari pengalaman, pengalaman terkadang datang dari kesalahan dan kebodohan, maka janganlah takut melakukan kesalahan yang penting bagaimana memperbaiki kesalahan dan juga jangan takut dengan kebodohan sebab kebodohan selalu bisa di usir dengan pelajaran. Kesalahan masa lalu bukan lagi suatu kebodohan namun sudah berganti menjadi pengalaman guru terbaik untuk berbenah.
Wahai anak negeri ! aku akan berlayar ditengah badai dan gelombang samudera perjuang untuk menjemput mimpi-mimpi mu yang terobang-ambing di sana, akan ku genggam mutiara terindah untuk perhiasan masa depan mu, akan ku tampung air kesejukan untuk menentramkan jiwamu yang resah, Bumi Sekundang dengar jiwaku, cinta ini tiada batas.
Sahabat bila kita tidak punya kompas dan peta dalam perjalan menggapai cita mengharap sejahtera , sedangkan kita harus tetap melangkah, hanya satu yg kita butuh yaitu KEYAKINAN bahwa kita akan menemukan jalan keluar dari segala kesulitan yang kita hadapi. Tak ada masalah tanpa solusi. Bila kita bergerak bersama, berjuang bersama saling membahu, yakin jalan akan terbentang, sengsara akan berganti menjadi sejahtera. Namun bagi jiwa terbelenggu ragu di persimpangan jalan yang membimbangkan ,maka kita cuma perlu KEARIFAN agar tidak menempuh jalan penyesalan, aku disini menunggumu, cintaku dalam tak berdasar.
Sahabat Salah dan benar adalah dua hal yang selalu berdampingan, sudah menjadi adat biasa bila ada yang bersikap salah, dia benci setengah mati, bagi yang benar disanjung dipuji. Bila begitu adat caranya , pasti kita akan sering prustasi dengan kecewa di dalam dada. Mari kita bersikap bijak bagi yang salah kita maklumi berikan maaf tulus dihati, namun bila kita berbuat salah segera berbenah diri meminta maaf. Kalau ini cara bersikap yakin hidup terasa indah, kasih bersama hidup berbagi.
Sungguh banyak caci dan hinaan namun itu jadikan pupuk . Takkan ku biarkan mental ini menjadi rapuh, perasaan yakin menjadi pesimis, semangat yang kuat menjadi kendor, keyakinan terang menjadi kabur. Dengan tegas ku usir semua sikap negatif yang melemahkan jihad. Perjuangan ini adalah tugas sebagai khalifah di muka bumi. Menjemput takdir menjadi pemimpin, merubah nasib anak negeri.
Sahabat! mana mungkin akan merdeka bila yang dijadikan tujuan adalah kemerdekaan, bila ingin merdeka jauhkan diri dari keinginan untuk merdeka, hiduplah tanpa beban yang membelenggu jiwa, tujuan diri hanya mengabdi, jangan takut untuk memulai dan jangan bersedih bila gagal. Jihad yang suci hanya harapkan ridho Sang Maha segala Maha.
Ibu pertiwi lagi berduka, harapkan putra terbaik menjadi tumpuan. Orang baik akan di bimbing Tuhan sedangkan yang jahat di bimbing setan . Wahai kawan sadarilah, hanya kitalah yang menempatkan nilai baik atau buruk untuk diri kita sendiri, kebaikan akan menjadi pemicu untuk kita mencapai tujuan, sedangkan keburukan akan menuntun kita kejurang kehancuran.
Tiadalah mungkin air itu hanyut ke hulu, begitupun masa lalu tidak mungkin bisa di perbaiki, tiadalah guna meratapinya hanyalah kesia-siaan belaka, namun karena masa depan bisa kita perbaiki maka tataplah masa depan itu dengan semangat dan fikiran yang jernih serta usaha yang tak kenal putus asa.
Jujur aku tak mampu berjalan sendiri, Hingga tanya di dalam hati, mampukah aku menerangi jalan panjang yang membentang di depanku dengan kilau cahaya api jiwa yang hampir padam, jujur aku ragu, rembulan berilah terang walau hanya kilau temaram, inginnya aku tetap menganyunkan langkah diujung semangat yang terluka, namun aku masih punya alasan untuk bertahan, bukankah disana engkau dalam kebimbangan yang nyata, ku dengar bisik lirih di sudut jiwamu ada namaku berdesa samar disana, namun kenapa engkau lari dari hati bukankah itu kata yang terindah, saat kau berkata tidak! lukamu akan mengangah, kawan ketahuilah bila hati pedih terluka saat kita melawan katanya, maka itulah sesungguhnya kejujuran yang terjujur bahwa hati mu sudah menegormu engkau berada dalam jalur yang salah.
Dalam kesesatan akan datang petunjuk, dalam kesulitan ada kemudahan, setiap kegelapan ada terang berderang. Yakinlah pertolongan akan datang kepada orang yang tak pernah berputus asa secepat kilat. Kobaran api tidak mampu membakar Ibrahim, lautan luas tak mampu menenggelamkan Musa karena Allah bersama orang dalam kesulitan. Amun memang keselikur ndiak ke mandak di dua puluah, amu ke jadi jaguak ndiak kemati disambar elang, patian idup niniak puyang “JANJI NUNGGU KATAU BETARUA” (penulis adalah Alumi FE UNIB)

KUPU-KUPU TERINDAH KU


Wahai engkau sang ulat cantik, sayang dan cinta tulus ku membuat aku berharap engkau menjadi kupu-kupu yang termanis, tanpa engkau sadari betapa rasa cinta dan sayang ku sudah menjagamu. Ingatkah dirimu betapa banyak ancaman dari burung liar yang hampir mematuk mu. Saat itu aku selalu mendekapmu dalam cinta sehingga tidak seekorpun yang mengganggumu. Adakalahnya saat kau sedang terbaring lemah aku hadir dengan ciuman terindah penuh kasih. Tahukah engkau aku ingin kau menjadi ratu di kerajaan hatiku.

Tidak pernah sedetikpun aku biarkan engkau lara. Ketika kutatap mata kecil itu jantungku memacu darah menggetarkan jiwa. Wahai sang pemilik alam aku sudah luruh jatuh cinta kepadanya, namun tangan angkuh keadaan membuat aku hidup dipadang tandus. Kasih ingatkah engkau dikala teriakmu menghentikan nafasku. Wahai sang penjaga kedamaian datanglah kepadaku sebab aku terancam jiwa dan raga, tangan-tangan kebohongan sudah datang menipuku, itulah katamu, aku disini dalam takut yang teramat mengerikan jeritmu dari taman bunga negeri kembang. Dengan segenap jiwa aku terbang laksana kilat memberi terang mengusir takut setiap desir dan nafasmu. Kasih aku adalah hamba dan penjagamu maka aku datang memberi damai dari cinta di lubuk hati.

Aku sangat merasa tersiksa saat engkau di belenggu oleh setiap kulit keras kepompongmu. Mohon jangan menyalah angin apa lagi menyalahkan ku, sebab cangkang kepompong yang menyiksamu adalah lara buah congkakmu, pedih dari luka jatuhmu saat lari mengejar bayangan. Tiadalah mungkin pencinta sejati melukai kekasihnya, aku sangat mencintaimu jadi mana mungkin luka yang ada dari sikapku, tapi nafsumulah yang membimbingmu mengejar luka bukan aku. Kasih ingatkah engkau saat air mataku kau kuras meninggalkan bekas lembam mata yang bengkak, aku akan jadikan semua itu air segar memupuk taman bunga tempatmu bermain. Kini mataku semakin kabur nanar menatap mentari berpamit.

Kasih dengan kesabaran yang dipupuk oleh cinta sejatiku kini sudah kuantar engkau menjadi bidadari kecil kupu-kupu terindah. Warna sayapmu begitu indah laksana lukisan cinta dewa asmara yang selalu membuat mata mengarah silau ingin membelai. Nyanyian suaramu bagai denting kecapi dewi cinta di terang bulan yang bisa menghanyutkan jiwa menuju damai. Mata indahmu sudah bening selaksa cahaya, tatapanmu penerang kalbu jiwa nan kelabu. Kupu-kupu ku betapa cantiknya engkau terbang melayang di taman bunga, aku bangga telah menjagamu. Sayap indah mu semakin lebar kerpakannya semakin kuat, hingga kau bisa mengitari selaksa taman penuh bunga. Kini kau bukanlah kepompong apalagi ulat. Seiring angan dan mimpimu yang semakin tinggi kau selalu mengejar taman yang terindah. Dengan segenap kecongkakan akan keindahan yang kau miliki kau terbang bertualang mengejar mimpi mengikuti nafsu, meninggakan lara disetiap jejakmu. Wahai jiwa yang berbalut kefasikan tiada taman selalu indah, sebab bunga mengenal layu, yakinku kau akan mengenal hampa.

Kupu-kupu ku ! Aku berjanji Demi cinta yg sudah membelenggu jiwa, tertatihpun aku tetap melangkah, seluruh jiwa & raga kupersembahkan untuk mu, karena bila aku sudah mencinta, Bukanlah urusanku memikirkan diriku sendiri, karena urusanku adalah mencintaimu dengan sepenuh hati dan memberikan setiap waktuku untuk mengabdi padamu, membuat setiap gerak hidup ku untuk membahagiakanmu,kasih aku akan brusaha dalam sepanjang umurku untuk mempersembahkan yang terbaik untukmu, sungguh aku berharap engkau memikirkan ku.

Kasih terbanglah engkau sesukan hatimi dan tataplah cahaya fajar d antara rimbun puncak bukit, memantul kemilau disungai nan jernih, adakah keindahan disana, aku yakin jawabnya tidak!. Kemudian engkau berlarilah kebibir pantai, duduk senduh dirindang cemara, nun jauh disana cahaya jingga kilau kemilau, berebut pesona buih gelombang, mentari jingga hendak berpamit. Adakah keindahan disna saya yakin jawabnya tidak! Keindahan mu ada tersimpan di tulus cintaku yang takkan kau temukan di tempat yang lain, aku telah bentangkan taman sorga tempat kau bermanja diri sepanjang hayat.Aku bersumpah surgamu akan ku gemgam erat. (By. gmoelya).

Jumat, 28 Agustus 2009

MEMAKNAI MUSLIM ITU BERSAUDARA


ISLAM YANG TERCABIK DAN UMATNYA YANG TERPURUK
Kita sadari atau tidak sesungguhnya kapal negeri ini yang bernama Negara Republik Indonesia atau Kabupaten Bengkulu Selatan ini sedang diambang ketenggelaman yang sangat mencemaskan jiwa dan hati kita semua, membuat jiwa kita galau, hati kita penuh cemas, bulu kuduk kita merinding, bagaimanakah nasib anak cucu kita kedepan nantinya? Beranikah kita menghadapkan diri kita, ke Illahi Rabbi, karena kita semua turut bertanggung jawab akan semua ini.
Kapal ini sedang di hantam badai dahsyat kemungkaran, berupa ketidakjujuran, ketidakadilan, ketidakpedulian terhadap sesama, keserakahan dan ketamakan segelintir manusia serta egoistis mau menang sendiri. Bendera islam yang dikibarkan oleh insan-insan mulia waliyullah para pendahulu kita tercabik-cabil oleh fikiran sempit umat muslim sendiri. Sehingga sangat banyak sekali orang yang tersesat dijalan yang benar. Kita bersahadat tapi kita tidak paham hakekatnya bershadat, sebagian dari kita menunaikan ibadah haji, tapi mereka tidak paham kenapa pada saat pakaian ikhram tidak boleh membunuh binatang, apa hakekat melempar jumro, apakah tawab sesungguhnya dan setelah pulang haji bukan hanya binatang yang mereka bunuh bahkan mereka saling hina, fitnah, irih dengki sesama manusia. Umat islam mengucapkan salam sambil menoleh kanan dan kiri dalam sholat yang hakekatnya mendoakan apapun sebelah kanan dan kiri, tapi mereka malah serakah, saling tindas, memakan hak sesama, sewenang-wenang menggunakan harta dan kedudukan, bahkan ada yang berani proklamir, sayalah yang paling hebat, paling gagah, paling kaya. Ini seperti firaun membeli kemanusiaan dengan kedudukan dan harta .
Saat ini aliran yang satu mencela dan menyalahkan aliran yang lain, orang organisasi A tidak sepaham dengan B, Aliran C mencelah D, Pengikut Fulan bertentangan dengan pengikut si Badu, Ahli-ahli Fiqih menyalahkan orang tasawuf dan orang tasawuf menganggap dangkal Ahli fiqih. Para pendahulu kita pasti sedih dengan hal ini. Pertanyaan kita kenapa hal ini bisa terjadi ? Hal ini terjadi karena terlalu sempitnya pemahaman terhadap agama Tauhid ini. Kalau saya boleh mengumpamakan Islam itu seperti durian, maka semua orang akan berpendapat berbeda tentang durian ini. Sekelompok orang saya tanya, menurut kalian apakah durian? itu mereka menjawab durian itu buah yang berduri, sekelompok orang berpendapat durian itu harum dan manis dan menurut tukang kayu durian itu adalah batang yang bisa dibuat papan, Nah sekarang mana yang durian sesungguhnya, durian sesungguhnya ada akarnya, ada batangnya, ada daunnya, ada cabangnya, ada buahnya, ada isi buahnya. Lantas yang harum dan manis itu apa ? yang harus dan manis adalah penomena durian itu, sedangan durian sesungguhnya tidak bisa dilihat oleh mata orang yang memandang, tidak bisa diraba oleh tangan orang yang memegang, tidak bisa tergambarkan oleh orang yang membayangkan, durian sesungguhnya bersemanyam di dalam jantung hati durian yang bernama bijinya, karena didalam biji durian ada akar durian, ada batang durian, ada daun durian, ada buah durian, ada isi durian, bahkan ada berjuta biji durian. Nah sekarang yang mana islam itu. Islam itu bukan hanya syariat bukan juga hanya hakikat, bukan hanya fiqih bukan hanya tasawuf, bukan hanya NU dan bukan juga hanya Muhammadiyah. Islam itu adalah semua dari itu, islam itu adalah satu yaitu agama Tauhid yang di bawah cahaya segala cahaya, rahasia segala rahasia, obat segala obal insan pilihan kekasih Allah Muhammad. SAW

Inna
haadzihii ummatukum ummataw waahidataw wa ana rabbukum fa’ buduun
Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku. Q.S. Al Ambiyaa’ (21) : 92
Islam itu rahmatan lilalamin. Nikmatnya sholat, manisnya puasa, indahnya zikir itu hanya penomena dari kecintaan akan Allah semata. Maka kalau mau mendapat nikmatnya, sejahtera hidup dalam islam, masuklah islam secara utuh RAILAH HAKIKAT dan JANGAN TINGGALKAN SYARIAT.
Yakinlah bila kita sudah masuk kedalam islam lahir dan bhatin dan kita sudah Meraih Hakikat dan Mendirikan Syariat maka tidak akan terjadi perpecahan, tidak akan masalah lagi perbedaan pendapat. Karena perbedaan aliran, paham, organisasi hanyalah buatan manusia bukan buatan Rasulullah apalagi Allah. Sesungguhnya Muslim itu bersaudara. Apabila seorang sudah bersahadat maka dia adalah muslim dan muslim itu bersaudara. Sesungguhnya, melalui Rasulullah SAW sebagai penutup risalah kenabian, Allah SWT telah menurunkan dua model syariat islam yang masing-masing saling melengkapi . PERTAMA, syari’atul jawariah, atau syariat yang diperuntukan bagi jasmani kita. Inilah yang kemudian disebut ilmu fiqih, yang mengatur seputar halal dan haram, sah dan batal, serta seputar wajib, sunnah, mubah, makruh. Dasar syariat ini adalah nash-nash yang tertuang dalam Al-Quran dan Sunnah, serta ijma’ ulama dan qiyas. Syariat KEDUA adalah Syari’atul bhatin yakni syariat bhatin yang mengatur gerak hati agar senantiasa berjalan dijalan yang benar. Syariat bhatin ini jika dijalankan dengan benar akan berpengaruh positif terhadap kesempurnaan pelaksanaan syari’atul jawarih. Syariat bhatin bersumber dari ajaran akhlaq dan tata hati Nabi kepada beberapa sahabat khususnya itulah yang belakangan berkembang menjadi ilmu tasawuf. Semakin bagus akhlaq seseorang maka akan semakin tinggi pula ilmu tasawufnya. Mengutip Buya Hamka pada buku Ihya Ulumiddin, terjemahan Prof. Tk. H. Ismail Yakub Ma, S.H., berkata :
” Syariat tanpa hakekat, menjadi bangkai tak bernyawa. Hakekat tanpa syariat menjadi nyawa tidak bertubuh “.
Kapal negeri ini tercabik cabik dan sudah bolong menabrak karang kemiskinan yang telah membuat luka kita semua semakin pedih. Kapal ini limbung tak tahu arah kemana dermaga kesejahteraan yang menjadi tujuan para penumpangnya, karena tertutup oleh kabut kebodohan yang sangat pekat, ditambah oleh kemelut penumpangnya yang sesama muslim. Permasalahan kemiskin dan kebodohan ini tidak mungkin akan kunjung akhir kalau kita masih saja sibuk dengan egoitis mempertahankan pendapat sendiri yang juga belum tentu benar, kenapa kita tidak pernah mau melihat lebih dalam, kenapa kita selalu membicarakan perbedaan, kenapa kita tidak pernah membicarakan kesamaan. Sekarang marilah kita jangan persoalan tata cara ibadah sesorang, organisasi seseorang, marilah kita melihat lebih dalam, bagaimana ibadah kita, bagai mana akhlaq kita, karena sangat banyak orang yang rajin sholat hanya mendapat capek, banyak orang puasa hanya mendapat lapar, sementara sholat rajin, ngaji rajin, puasa rajin, korupsi rajin, iri dan dengki jalan, hasut dan fitnah hobby. Na kalau begini mana islamnya, bukankah islam rahmatanlilalamin, bukankah kita ini khalifah yang harus bisa menjadi rahmat seluruh alam, Sebelum naik masjid kita lepas alas kaki (pakaian dunia) yang hakekatnya umat Islam harus jangan bangga dengan pakaian dunia berupa jabatan, harta. Habis sholat kita salam kanan dan kiri yang maknanya mendoakan seluruh alam yang disebelah kanan dan sebelah kiri. Sekali lagi bukankah umat muslim itu bersaudara.

Innamal mu’minuuna ikwatun fa ashlihuu baina akhawaikum wat taqullaaha la’allakum turhamuun.
Sesungguhnya orang-orang mu'min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.
Q.S Al-Hujaraat (49) 010.
Ketahuilah negeri ini membutuhkan orang-orang yang mempunyai ilmu dan akhlaq mulia. Apabila penduduk-penduduknya mempunyai ilmu dan akhlaq mulia niscaya Allah akan menjadikan negeri ini negeri yang sejahtera lahir dan bhatin. Orang yang berilmu, beriman dan bertakwa tidak lah mungkin akan terjebak dengan fikiran dangkal, dia pasti akan bisa memahami bahwa dia itu adalah khalifah dia akan faham bahwa sesungguhnya umat muslim itu bersaudara. Sesama saudara mereka akan senantiasa bejihad dijalan Allah, berjihad untuk bisa memerangi kebodohan dan kemiskinan ini, dia akan faham makna dari beribadahlah seakan engkau meninggal esok dan berkerjalah seakan engkau hidup selamanya. Apabila kita sudah memahami, menghayati, dan mengamalkan Islam dalam kehidupan yakinlah Allah akan memenuhi janjinya.

Wa lau anna ahlal quraa aamanuu wat taqau la fatahnaa ‘alaihim barakaatim minas samaa-i wal ardhi walaakin kadzdzabuu fa akhadznaahum bi maa kaanuu yaksibuun.
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
(Q.S.Al-A'raf: 96)

“Fa alhamahaa fujuurahaa wa taqwaahaa, Qad aflaha manzakkaaha, wa qad khaaba man dassaahaa” Q.S Asy Syams 91:8-10 “Allah mengilhami sukma kejahatan dan kebaikan. Sesungguhnya bahagialah siapa yang mensucikannya. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

Marilah kita masuk kedalam islam lahir dan bhatin agar kita bisa mendapatkan keindahan, kedamaian, kesejahteran dalam islam. Hal ini hanya bisa dilakukan apabila kita dapat menyatukan hakikat dan syariat, apabila kita mengutamakan sukma kebaikan dan mengubur sukma kejahatan, apabila kita mengedepankan akhlaq dalam bertindak, apabila kita menjadikan iman dan taqwa sebagai landasan Ilmu. Marilah kita jadikan sifat-sifat Rasulullah dan nilai luhur Asmaulhusna yang melekat dalam diri dan hati kita sebagai landasan gerak kehidupan, yakinlah kita akan menjadi insan pilihan di tengah masyarakat yang akan Menjadi Tempat Bertanya Dikala Mereka Tak Bisa. Menjadi Tempat Mengadu Dikala Mereka Sendu. Menjadi Tempat Bertimbang Dikala Mereka Bimbang. Menjadi Tempat Meminta Dikala Mereka Tak Punya. Menjadi Tempat Berlindung Dikala Mereka Lemah. Menjadi Tempat Berbagi Rasa Dikala Mereka Suka maupun Duka. Menjadi Penjaga Penjara Bagi Mereka Yang Bersalah. Menjadi Piala Bagi Mereka Yang Berjaya.ahimakumullah
Pesan saya untuk kita semua baik menjadi orang penting tapi lebih penting menjadi orang baik. Marilah kita semua senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah.

Bengkulu Selatan Tercinta Januari 2009

JANGAN JADI PEMIMPIN BENGKULU SELATAN KALAU........?


Merubah Hambatan Menjadi Modal Dasar Pembangunan
Oleh : Gusnan Mulyadi, SE. MM

Dari beberapa hasil diskusi saya dengan beberapa kalangan masyarakat Bengkulu Selatan baik di Bengkulu Selatan sendiri maupun yang di rantau, baik dengan tatap muka maupun melalui internet , ada beberapa ungkapan pertanyaan yang mereka sampaikan kepada ku tentang layak tidaknya seseorang menjadi pemimpin di Bengkulu Selatan. Jangan jadi bupati Bengkulu Selatan kalau tidak mampu kasian rakyat kata mereka, (sehubungan dengan PILKADA ulang nantinya). Beberapa ungkapan itu antara lain ; 1). Mengertikah mereka calon pemimpin dengan permasalahan di Bengkulu Selatan, 2). Bagai mana cara mengatasinya. 3). Kapan memulai mengatasinya. Saya sangat terhenyak dengan beberapa pertanyaan kritis namun sangat tepat ini, lantas saya berfikir dan mengarahkan pertanyaan itu kepada saya sendiri, jangan-jangan saya belum layak untuk menjadi pemimpin apalagi mengingat umur biologis saya masih muda yaitu 40 tahun (maaf! kalau umur psychologist di ukur dari kemampuan nalar, pengalaman dan pengedalian diri belum tentu yang tua bisa mengalahkan yg muda...hehehehe). Nah saya mencoba menjawab beberapa pertanyaan itu dengan beberapa pencaharian yang akan saya coba jelaskan di sini.
Pertama ; Permasalahan yang sangat mendesak dan sudah meresahkan masyarakat di Bengkulu Selatan ini antara lain : 1). Krisis Litrik, BBM, Pupuk. 2). Sumber mata pencaharian atau pengangguran yang sangat banyak. 3). Berlarinya sumber ekonomi atau modal keluar daerah karena tidak ada pabrik sawit. 4). Rendahnya mutu pendidikan sehingga banyak lulusan yang jadi pengangguran. 5). Belum di manfaatkannya laut sebagai sumber ekonomi Bengkulu Selatan dan masih banyak lagi masalah yang lainnya.
Kedua ; Untuk mengatasi atau menyelesaikan permasalahan di atas tentu dibutuhkan langka nyata yang bukan Cuma kata-kata wacana dan teori belaka (kritikan kawan2 di internet “Gundul jangan cuma ngiciak tapi buktikan”....hehehe). Pada tulisan ini saya mncoba menguraikan langkah dasar yang wajib sudah dimiliki calon pemimpin Bengkulu Selatan untuk mengatasi masalah tersebut. 1). Krisis listrik sebenarnya saya siap membatu mulai dari tahun kemarin bahkan saya sudah dua kali menulis pada harian ini bagai mana mngatasi krisis ini. Saya pada hari....tanggal.... yang lalu kembali membuat kesepakatan dengan PT. Tehnik Unggul (Irwandi) hitam di atas putih bermaterai 6.000 menyatakan mereka siap menyuplai genset baru sesuai dengan kebutuhan Bengkulu Selatan paling lambat 30 hari kerja sejak diterima pesanan (saya di bawa ke pabrik mereka di Balaraja Tangerang), bahkan sekarangpun mereka siap kalau Pemkab siap berkerja sama. Kalau soal krisis BBM saya sebenarnya sudah ada kesepakatan dengan Dirwan Mahmud, bila beliau dilantik maka kawan saya sudah siap dengan dana segar untuk investasi SPBU di Bengkulu Selatan demi mengatasi krisis BBM, beliau sepakat dan menunggu beliau di lantik (smoga beliau dilantik amin). Kenapa harus menunggu Dirwan dilantik karena investor minta jaminan keamanan investasi mereka. Soal pupuk saya sudah pernah menulis di harian Rasel tercinta ini dan saya sudah diskusikan dengan kawan-kawan di PUSRI Bengkulu, mereka siap bantu.
Masalah ke 3). Menciptakan sumber mata pencaharian atau lapangan kerja, ini nampaknya salah satu masalah yang tak kunjung pernah ditangani dengan serius oleh pemerintah kita baik dari tingkat pusat, tingkat propinsi maupun kabupaten/kota (kecuali penerimaan PNS...hehehe). Banyaknya pengangguran merupakan tantangan yang sangat berat bagi seorang pemimpin kedepan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi seorang pemimpin kedepan harus bisa mengatasi dan menyelesaikan masalah ini, kalau tidak bisa mencari jalan keluarnya kata para pengkritik saya belum layak menjadi pemimpin (kata mereka “Gundul mundur saja dari calon kalau tidak punya solusi mengatasi pengangguran” tegalau kritikan mereka tapi mereka benar). Saya sangat setuju dengan kritikan itu, seorang pemimpin masa depan harus bisa “Merubah Hambatan dan Tantangan Menjadi Peluang”. Pada program utama di dalam visi dan misi saya kemarin ada satu point yang memuat penanganan pengangguran dengan membuka peluang kerja keluar negeri. Pangsa pasar tenaga kerja diluar negeri ini sangat besar sekali asal kita bisa mengaksesnya. Seperti negara Syiriah, Saudi Arabia, Kwait, Jordan, Australia, Malaysia. Taiwan, Korea dan Jepang. Sedangkan bidang kerja yang tersedia disana antara lain pembantu rumah tangga, sopir, perawat kesehatan, tukang las, teknologi tinggi /IT, tukang bangunan, pertanian, tukang jahit, tukang masak dan accounting. Namun tidaklah segampang membalikan telapak tangan untuk melakukan semua ini, sebab ada beberapa persyaratan penting yang harus ada yaitu ; 1). Pemimpin pemerintah harus mempunyai hubungan baik dengan beberapa PJKTI baik dalam maupun luar negeri. 2). Calon TKI harus mempunyai keterampilan/skill dan menguasai bahasa, Arab, Inggris, Mandarin, Korea, Jepang (ini bisa dididik dan dilatih). Saya sudah mempelajari sistem dan seluk beluk pengiriman TKI ini dengan seorang sahabat saya direktur utama sebuah perusahaan PJTKI terbesar indonesia dan kami sudah membuat sebuah rencana pembangunan TKI CENTER di Bengkulu Selatan yang akan melayani pengiriman TKI ini untuk wilayah propinsi Bengkulu dan sekitarnya (ini bisa dilaksanakan oleh pemerintah sekarang saya siap menjadi konsultannya....). Sebagai gambaran gaji pemanen Anggur di Australia tidak kurang dari Rp. 75.000 jam kalau 8 jam kerja berarti Rp. 750.000,- perhari atau Rp. 22.500.000,- perbulan ini tenaga kerja yang tidak terampil. Saya akan uraikan secara gamblang bagai mana soal tenaga kerja ini pada tulisan berikutnya.
Persoalan ke 3) yaitu larinya modal atau keuntungan ke luar daerah terutama penjualan TBS (sawit) yang setiap hari sampai ratusan truk. Dalam kasus ini petani sawit sangat dirugikan sekaligus merugikan ekonomi daerah. Kalau kita beransumsi bahwa setiap hari ada 100 truk dengan beban 7.000 kg/truk dengan selisih harga 300 rupiah antara harga Bengkulu Selatan dengan pembeli luar daerah maka dalam satu bulan petani dan daerah sudah dirugikan 100 truk X 7.000 kg X Rp. 300 X 30 hari = Rp. 6.300.000.000 kalau satu tahun berarti Rp. 75.600.000.000 ,- sungguh luar biasa. Sedangkan untuk membangun sebuah pabrik sawit (PKS) dengan kapasitas 30 ton perjam diperlukan lebih kurang biaya investasi Rp. 50 M sedangkan kerugian kita adalah Rp. 75,6 M pertahun, jadi bila kita membangun sendiri maka satu tahun pertama berarti secara ekonomi daerah sudah di untungkan Rp. 25,6 M. Nah kenapa kita tidak bangun sendiri ?. Saya tentunya tidak mau dituduh Pemimpin yang tidak punya kemampuan dan tidak punya konsep dan rencana yang jelas dalam memimpin seadainya ada amanah itu, maka saya sudah menjajaki dengan kawan-kawan saya baik pengusah di Jakarta maupun dari Malaysia untuk pembangunan PKS ini. Mereka sangat siap untuk investasi dengan persyaratan pemerintah bisa berkerja sama dengan baik dan keamanan investasi mereka terjamin. Pengalaman saya selama ini dengan membawah calon investor terhambat dengan para pemimpin yang ingin segera mendapat keuntungan pribadi dan ketidak mengertian pihak pemerintah terhadap dunia bisnis ini, hal inilah salah satu penyebab utama para investor menjadi mundur. Nah pemimpin Bengkulu Selatan kedepan harus bisa membangun PKS ini demi untuk peningkatan ekonomi daerah (siapapun yang memimpin saya siap untuk membantu mewujudkannya).
Masalah ke 4). Mutu lulusan pendidikan yang rendah menyebabkan pengangguran. Pembangunan TKI Center yang kita rancang itu mulai dari Medical Check, Balai Latihan Kerja, Ansuransi, Asrama dan sarana olah raga. Nah bila TKI Center ini sudah terwujud maka otomatis bisa menjadi pusat pendidikan yang bisa memberikan ilmu dan keterampilan yang tidak di dapat di bangku sekolah. TKI Center yang kita bangun itu akan berkerja sama dengan pihak swasta sehingga pendanaanpun akan lebih banyak di tanggung oleh pihak swasta mitra kita, bahkan TKI center dan pengiriman ini nantinya akan menjadi sumber PAD cukup besar untuk Bengkulu Selatan.
Selajutnya ke 5). Laut lepas Bengkulu Selatan sangat banyak menganduk sumber daya ekonomi mulai dari Minyak bumi (cekungan Bengkulu) dan kekayaan laut berupa ikan, udang , rumput laut dal lain2nya. Sumber daya ekonomi yang dari laut ini sampai saat ini belum pernah tergarap dengan maksimal. Kendala utama yaitu tidak adanya pelabuhan nelayan yang memadai untuk berlabuhnya kapal nelayan skala menengah dan besar. Ada dua pilihan untuk membangun pelabuhan nelayan ini yaitu Muara Pasar Bawah dan Muara Air Pino. Saya ingat beberapa tahun yang lalu ada pengusaha dari Kuala Lumpur Malaysia melalui sahabat saya Lukman Hakim salah satu manager Singapore Airline saat itu yang membutuhkan ikan (racuk) sebanyak 20 ton perhari untuk kebutuhan pasar kuala lumpur dan sekitasnya. Mereka siap investasi sampai pembangunan cool storage pun mereka siap. Nah bila Bengkulu Selatan punya pelabuhan yang cukup bagus tentu bisa memenuhi permintaan mereka 20 ton per hari itu, apalagi lapangan terbang Ex jepang di padang panjang bisa kita jadikan landasan pacu untuk pesawat cargo kecil yang langsung bisa export hasil laut ke luar negeri. (siapapun jadi pemimpin saya siap untuk membantu mewujudkan hal ini).
Para pembaca Rasel yang budiman.
KETIGA ; Kawan-kawan dikusi saya mengatakan jangan menunggu jadi bupati dulu berbuat untuk daerah, mulai saja dari sekarang (hehehe.... luar biasa kritik dan tantangan mereka). Sesungguhnya saya sudah memulai ini sejak beberapa tahun yang lalu. Saya ingat saya pernah kirim surat kepada Bupati Iskandar Dayok untuk investasi Pembangkit listri tenaga air di sungai luas kaur dan kita (konsorsium) sudah siap uang Rp. 200 M dan sampai saat ini surat itu hanya ditanggapi melalui telepon oleh Kabag Pembangunan waktu itu tanpa tindak lanjut nyata seperti mengundang kita. Sehingga uang Rp. 200 M di investasikan di Indonesia timur dengan membangun pembangkit listrik tenaga angin. Dan untuk saat ini semua yang saya uraikan diatas bisa segera dilaksanakan bila pemerintah mau berkerja sama dengan kita saya jaminanannya bahwa yang saya katakan di atas bisa dilaksanakan segera bila pemerintah mau, tapi dengan catatan belum tentu para investor percaya dengan pemimpin daerah kita kalau tidak ada jaminan dari orang yang mereka percaya. Untuk lebih detailnya masalah TKI Center, Pabrik Kelapa Sawit (PKS) saya akan uraikan dalam tulisan berikutnya. Nah kalau pertanyaannya Kapan harus dimulai ? Saya katakan “Seorang pemimpin harus sudah menyiapkan dirinya dengan segenap langkah yang bisa dipertanggunjawabkan dan diwujudkan untuk mngatasi masalah yang ada jauh sebelum ia menjadi seorang pemimpin” Pembaca Budiman Seorang Pemimpin Bijaksana siap berada dalam lingkaran kekuasaan dan siap juga berada diluar kekuasaan namun selalu siap untuk berbuat, maaf ! saya memang belum bisa berbuat banyak untuk daerah kita, namun saya siap menjadi mitra pemimpin Bengkulu Selatan nantinya bila saya bukan pemimpinnya. Semoga ada manfaatnya untuk pemimpin. Janji Nunggu Katau Betarua (penulis adalah alumi FE UNIB.silahkan kunjungi www.gusnan-mulyadi.blogspot.com).

Minggu, 23 Agustus 2009

Kumpulan Wisdoms Dang Gusnan



Tidak mungkin kita sampai di indahnya fajar kalau kita tdk melewati gelapnya malam, Tidak juga mungkin kita sampai di puncak kalau kita tdk sanggup melewati lereng tebing yg terjal...:)

Kawan!! kalau kita dibenci, dihina, dicaci, tdk dsenangi bahkan di fitnah, jgnlah mrasa sedih&sakit hati sbb hal itu bukanlh prbuatan jahat. Ssungguhny mreka yg mlakukn hal itu kpada kitalah yg brbuat jahat bahkan sgt jahat, jadi takut & sdihlah jk kita yg mlakukn smua kjahatn itu, karena siapa yg mlakukn kjahatn brarti mnghancurkn diriny sndiri...I LV U FULL

Kawan bila anda di sakiti, di khinat&di jauhi bhkan di putuskn sang kkasih, jgn anda brsedih bhkan anda harus brsyukur sbb anda sudah tahu watak jahat dr kkasih mu itu, ssungguhny dia bukanlh kkasih sjati namun hnya seorang pnjahat tengik, yg tdk lyak mnerima cinta tulusmu, buang saja kisah itu sbb ia hanya sampah khidupn mu yg mmberatkn & akn mnghalangi ksuksesn mu...I LV U FULL

Kesulitan dan Halangan sering dtg pada org yg berjuang meraih sukses.Kadang cuma krn faktor sepele saja,yaitu kurang pandai bergaul dan menghargai org lain....:)

Modal utama mnjadi pngusaha kaya adalah keinginan yg kuat yg diwujudkn dlm bntuk sikap & prilaku shingga mnjadi kbiasaan yg akn mmbentuk krakter "Maka bila kamu tlh slesai (dr suatu urusn), kerjahknlah dg sungguh2 (urusan) yg lain, & hnya kpda Tuhanmulah hndakny kamu brharap" (QS.Al-Insyirah 7-8)...:)

Menyadari diri kita bodoh berarti sesungguhnya kita orang yg beruntung karena kita sudah membuka diri utk belajar lebih banyak yg akan berbuah kepintaran dan kebijaksanaan....:)

Menyadari diri kita salah adalah awal sebuah kesuksesan karena berarti kita sudah tahu mana yg benar...:)

Cinta akan menumbuhkn rindu dan rindu itu akan membimbingmu menelusuri jalan panjang yg penuh onak dan duri, kadang perih kadang sedih, namun bila cinta itu benar2 suci maka tetesan darah dr luka yg ada akn mnjadi anak sungai yg menyuburkn taman kasih sang pencinta....I Lv U Full..

Bagai mana engkau akan menemukan kebahagian kalau engkau sudah jatuh dlm cinta yg dlm tak berdasar, sbb kalau engkau sdh jatuh cinta brarti engkau sdh mnjadi hamba bagi sang kekasih yg hnya lanyak memberi tanpa berhak utk meminta, jadi kalau engkau mau bahagia bersyukurlah bila engkau yg dicintai dan cukup sayangilah saja orang yg mencintaimu....:)

Wahai anak negeri aku akan berlayar ditengah badai dan gelombang samudera perjuang utk menjemput mimpi-mimpi mu yg terobang-ambing di sana, akan ku genggam mutiara terindah utk prhiasn masa depan mu, akan ku tampung air kesejukan utk menentramkan jiwamu yg resah...I Lv U Full Bengkulu Selatan

Betapa banyak gadis & perjaka yg menangis sedih menunggu sang kekasih yg telah hilang di gulung ombak kesesatan hati sang kekasih yg brnama KHIANAT, kini berhentilah engkau larut dlm duka, rasaknlah dgn hatimu, ada yg hadir dlm detak jantung mu siap membalut luka itu....:)

Ketika warna indah lukisan cinta itu mulai memudar jgnlah bersedih, yakinlah akan datang musim semi yg baru penuh bunga merah jingga yg akan dipersembahkan oleh sang pemilik taman kasih sayang yg akan menebar harum dlm kisah cintamu yg baru....:)

Keindahan yg terindah adalah ketika kita melihat dan merasakan cahaya kasih tulus yg memancar dari jiwa suci sang kekasih hati...Wahai engkau jiwa yg berselimut duka aku akan datang dengan sinar terindah dari tulusnya jiwa ku yg penuh cahaya, kan ku lukis uraian warna pelangi terindah di atas taman cinta ku yg penuh bunga tuk mengusir duka yg menyiksa mu...:)

Mnatap wajah terindah sang Maha Cinta menbuat hati histeris tanpa suara, tak ingin kupalingkan wajah ku dari indah wajah mu sang Maha Cinta, aku rindu wajah mu sang Maha Kasih walau hanya sekilas pandang....:)

Ingin aku menemukan kanvas putih keikhlasanmu tmpat aku melukiskan rangkaian nafas cintaku, denyutan jantung kasihku, aliran darah sayangku. Akan aku bingkai dengan indahnya jiwa penuh peduli, akan aku lapisi dengan bening kaca air mata ketulusan, akan kugantung di diding kebanggaan, akan aku sinari dgn cahaya maha cahaya yg sejuk tak menyilaukn mata memancar tiada henti dari lilin cinta sejatiku..

Tringat manusia pujaan jiwa bla agusts tba BungKarno pahlwn bangsa, PROKLAMASI mmrdekakn ngeriku dr pnjajah saat itupn RAMADHAN puasa suci d tngh Agustus, Sorang ibu dibln yg sma dg cinta brtaruh nyawa mlahirkn sorang putra dibri nama a-GUS-tus NAN MULYAdi, BungKarno aku brsumpah mnjadi SUKARNO muda hdir dgn INDONESIA MNGGUGAT III, Usir kmiskinn&kbodohn dr ngeriku..:)

Kasih ttaplah chaya fajar d antra rimbun pncak bukit, mmntul kmilau dsungai nan jrnih, adkh kindahn dsna, jwbny tdk!. Kmudian engkau brlari kbibir pntai, dduk snduh drindang cmara, nun jauh dsana chaya jngga klau kmilau, brebut psona buih glombang, mntari jngga hndak brpamit. Adkah keindahn dsna jwbny tdk! Kindahn mu ada trsimpan d tlus cintaku yg tkan kau tmukn d t4 yg lain,aku tlah bntangkn tman sorga tmpt kau brmnja dri spnjang hayat...:)

Kasih kau hujam daku dgn selaksa tombak pengertian yang membuat aku smakin pasra dan tiada brdaya sehingga aku akan smakin rela dgn ke ikhlasan jiwa utk mjadi hamba sayahaya mu, yg akan stiap melayani mu laksana lebah terhadap ratunya, laksana ibu pada putrinya, laksana ayah pada putranya, laksana matahari menyinari bumi, laksana air memanjahkn ikan....Kasih jajahlaj daku biar aku terpenjara dlm belenggu cinta mu...kini aku sdh tdk ada tujuan lagi selain tujuanku adalah membahagiakan mu....:)

Banyak orang trjebak dgn puasa hanya sbatas saur, tdk makan, buka, tarawih dan hari raya idul fitri...ketahuilah bahwa tujuan dari puasa itu kembali fitrah yaitu tujuan sejati manusia sejati, puasa hanya bngku sekolah utk mnperoleh ijazah fitrah yg diharapn bisa mnjadi landasan gerak kehidupn nantinya setlah puasa, yaitu kehidupn yg di atur oleh kata hati nurani....:)

KEKASIH kejujuran yang sangat jujur yaitu kata hati ku yg mengatakan bahwa aku sangat mencintai Mu, aku tak bisa kehilangan Mu karena engkaulah hidup dan mati ku, sampai sang waktu tiba jasadku tiada nyawa, kita akan bersatu selamanya....Kasih aku sgt mncintai Mu....: